Home Serba Serbi Tekno Green Dot di Layar Samsung? Ini Artinya

Green Dot di Layar Samsung? Ini Artinya

Sumbawanews.com,- Samsung pengguna ponsel pintar mungkin pernah melihat titik hijau kecil muncul di sudut kanan atas layar—tanpa sebab jelas. Jangan panik. Itu bukan kerusakan, bukan pula tanda virus, melainkan fitur keamanan bawaan Android yang dirancang untuk melindungi privasi Anda.

Titik hijau ini muncul ketika sebuah aplikasi sedang mengakses kamera atau mikrofon ponsel. Fitur ini pertama kali diperkenalkan Google pada Android 12 tahun 2021, sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi penggunaan data pribadi. Saat kamera atau mikrofon aktif, indikator awalnya muncul sebagai tab hijau yang menampilkan ikon kamera, mikrofon, atau keduanya. Setelah beberapa detik, tab itu menyusut menjadi titik hijau kecil yang berdampingan dengan ikon baterai, Wi-Fi, dan sinyal seluler.

Jika Anda tidak membuka aplikasi apa pun yang seharusnya memakai kamera atau mikrofon—misalnya saat sedang berada di layar beranda—maka kehadiran titik hijau ini bisa menjadi peringatan. Kemungkinan ada aplikasi yang berjalan di latar belakang dan mengakses sensor tanpa izin Anda.

Untuk mengetahui aplikasi mana yang sedang aktif, cukup tarik layar dari atas untuk membuka notifikasi, lalu ketuk titik hijau tersebut. Sistem akan langsung menampilkan nama aplikasi yang sedang memanfaatkan kamera atau mikrofon—bisa jadi kamera bawaan, Instagram saat Anda membuat Story, atau bahkan aplikasi yang tidak Anda kenali.

Jika titik hijau terus muncul meski tidak ada aplikasi yang Anda buka, langkah pertama adalah me-restart ponsel. Jika masalah berlanjut, jalankan pemindaian keamanan. Di perangkat Samsung, buka pengaturan, cari “App security”, lalu pilih “Google Play Protect” untuk memindai perangkat dari aplikasi berbahaya. Anda juga bisa mengikuti panduan resmi Google untuk memeriksa virus atau malware secara menyeluruh.

Jika Anda ingin membatasi akses aplikasi tertentu ke kamera atau mikrofon, cukup ketuk titik hijau, pilih opsi “Being used by [nama aplikasi]”, lalu ubah izinnya dari “Allow” menjadi “Don’t allow” atau “Ask every time”. Dengan begitu, Anda mempertahankan kendali penuh atas data pribadi Anda—tanpa perlu menghapus aplikasi atau mengkhawatirkan pengintaian diam-diam.

Previous articlePrabowo: Indonesia Salah Arah Sejak 1990-an
Next articleTujuh Saksi Dugaan Penipuan Dam dan Badal Haji Diperiksa di Bandara
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.