Home Berita Olah Raga Derby DIY Kembali Hidup: PSIM vs PSS, Duel Pelatih Belanda di Stadion...

Derby DIY Kembali Hidup: PSIM vs PSS, Duel Pelatih Belanda di Stadion Sultan Agung

Sumbawanews.com,- Pada 10 Desember 2026 pukul 15.30 WIB, Stadion Sultan Agung di Bantul akan menjadi saksi hidupnya kembali Derby DIY di kancah tertinggi sepak bola Indonesia, saat PSIM Yogyakarta menjamu PSS Sleman dalam laga putaran pertama BRI Super League 2026/2027. Kedua tim, yang kembali bersua di kasta teratas setelah masing-masing promosi melalui jalur juara Liga 2 2024/2025 (PSIM) dan runner-up Championship 2025/2026 (PSS), akan bertarung di hadapan publik lokal yang menanti laga sengit ini setelah sekian lama absen di level tertinggi.

Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menyambut hangat kembalinya derby ini. Ia menegaskan bahwa pertemuan antara dua klub dari Yogyakarta di BRI Super League adalah momen spesial yang tak bisa diabaikan. “Ya, tahun ini kita punya derby yang sesungguhnya. Jadi ini selalu menjadi pertandingan yang spesial. Kita harus siap untuk laga ini, tentu saja,” ujar Huistra, Selasa (11/8/2026). Ia juga menyampaikan harapan agar suporter bisa hadir di stadion, meski menekankan bahwa keputusan akhir berada di tangan otoritas keamanan dan pemerintah daerah. “Kalau terserah saya, ya pasti. Tapi tentu saja pihak kepolisian dan Bupati. Keputusan akhir selalu ada di tangan mereka. Dan mereka bertanggung jawab atas keselamatan semua orang. Jadi apa pun yang mereka putuskan, harus kita hormati.”

Laga ini semakin menarik karena mempertemukan dua pelatih asal Belanda: Pieter Huistra yang menangani PSS, dan Jean-Paul van Gastel yang memimpin PSIM. Huistra mengakui hubungan pribadi yang baik dengan rekan senegaranya itu, sering berkomunikasi di luar lapangan. “Dia teman yang baik, rekan kerja yang baik,” katanya. Namun, ia tegas: “Saat kita bertanding melawan satu sama lain, tentu kita berdua sama-sama ingin menang. Saya ingin menang, itu sudah pasti.”

PSIM tampil sebagai tuan rumah dalam laga perdana derby ini, dengan dukungan penuh dari suporter setia di Stadion Sultan Agung. Sementara PSS datang dengan misi mencuri poin di kandang lawan, demi memperkuat posisi di papan atas klasemen musim baru. Kehadiran penonton diyakini akan memperkuat atmosfer laga, yang telah lama dinantikan masyarakat Yogyakarta sebagai salah satu duel paling bergengsi di tanah air.

Previous articleAnsu Fati Resmi Pergi dari Barcelona, Tak Simpan Dendam
Next articleIWL 2026-2027 Resmi Bergulir, Kuota 4 Pemain Asing Dibuka untuk Klub Putri