Sumbawanews.com,- Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengumumkan rencana pemulihan Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis, yang sebelumnya ditutup akibat risiko longsor. Pemkot Bogor akan melakukan penghijauan masif dan penguatan struktural untuk menstabilkan lereng sekaligus memulihkan fungsi jalan sebagai destinasi wisata malam yang populer—dikenal sebagai “City Light”—dengan pemandangan Gunung Salak dan lampu kota yang memukau.
Dedie menjelaskan, penguatan dilakukan secara komprehensif melalui kolaborasi dengan Balai Besar Teknik Perkeretaapian dan Pemprov Jawa Barat. Trase baru Jalan Batutulis yang sedang dibangun diharapkan selesai pada November 2026, mengurangi tekanan pada jalur lama. Sementara itu, di sisi jalan yang rawan longsor, Pemkot akan membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) yang lebih kokoh, disertai penanaman vegetasi strategis untuk menyerap air hujan dan mencegah erosi.
“Kami akan bikin leuweung—hutan kecil di sepanjang lereng. Ada ahli sipil, arsitek, dan ahli lingkungan yang akan mengukur zona aman dan zona rawan. Tujuannya, beban tanah tidak lagi berlebihan,” ujar Dedie di Jalan Padi, Bogor, Senin (1/6/2026).
Meski jalan sempat ditutup karena kekhawatiran keselamatan, warga tetap antusias menunggu pembukaan kembali lokasi ini. Selama penutupan, banyak pengunjung yang masih datang, memarkir kendaraan di bahu jalan demi menikmati pemandangan malam yang menjadi ikonik di kawasan ini. Dedie menegaskan, penghijauan bukan sekadar estetika, tapi solusi teknis berbasis ekologi.
“Orang datang hanya untuk lihat Gunung Salak dan lampu kota—tidak berat. Tapi setelah dihijaukan dan diperkuat, Insya Allah, tempat ini bisa aman dan tetap indah,” katanya.
Rencana ini sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan ruang publik yang nyaman, sekaligus menunjukkan komitmen Pemkot Bogor terhadap pembangunan berkelanjutan yang mengutamakan keselamatan dan kelestarian lingkungan. Dengan pendekatan yang menggabungkan teknik sipil dan pendekatan ekosistem, City Light Batutulis tidak hanya akan kembali dibuka—tapi akan hadir dalam bentuk yang lebih tangguh dan ramah alam.















