Home Berita Nasional Banjir Rendam Empat Desa, Satu Warga Hanyut Terseret Arus

Banjir Rendam Empat Desa, Satu Warga Hanyut Terseret Arus

Sumbawanews.com,- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, selama semalaman memicu banjir bandang dan tanah longsor yang merendam empat desa, serta menewaskan satu warga yang hanyut terseret arus. Korban, yang sempat hilang setelah terbawa material longsor hingga ke laut, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah proses pencarian intensif dilakukan oleh tim gabungan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bone Bolango, Achril Yoan Babyonggo, mengonfirmasi kejadian yang terjadi pada Selasa (27/5) pukul 22.00 WITA. “Hujan tak berhenti sejak sore, hingga akhirnya tanah di lereng gunung jenuh dan longsor. Air meluap deras, menghanyutkan rumah, jalan, dan sejumlah barang milik warga,” ujarnya.

Bencana itu mengakibatkan 35 unit rumah terendam, dengan satu rumah hancur total terbawa arus. Sebanyak 105 jiwa dari 35 keluarga harus dievakuasi ke lokasi pengungsian di Dusun 3, Desa Muara Bone. Mereka kini bertahan di tempat penampungan sementara yang disiapkan oleh pemerintah daerah.

Empat desa yang terdampak parah adalah Desa Muara Bone (50 jiwa), Moodulio (97 jiwa), Taludaa (100 jiwa), dan Masiaga (10 jiwa). Sebagian besar warga adalah petani dan nelayan yang tinggal di kawasan dataran rendah dekat aliran sungai, sehingga sangat rentan terhadap luapan air.

BPBD masih terus memantau kondisi cuaca dan ketinggian air. Wilayah tersebut dilaporkan masih berpotensi mengalami hujan berulang dalam beberapa hari ke depan. Tim evakuasi juga tengah mendata kerusakan infrastruktur, termasuk jembatan dan jalan akses yang putus, yang menghambat distribusi bantuan.

Warga setempat menggambarkan kejadian itu sebagai yang paling dahsyat dalam lima tahun terakhir. “Kami tidak sempat menyelamatkan apa-apa. Hanya bisa berlari menyelamatkan diri dan anak-anak,” kata salah seorang warga Desa Taludaa yang enggan disebut namanya.

Pemerintah daerah telah mengaktifkan posko darurat dan mengirimkan logistik berupa makanan, air bersih, dan perlengkapan kesehatan. Menteri Sosial juga menyatakan siap memberikan bantuan tambahan jika diperlukan.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Sulawesi hingga akhir pekan, terutama di daerah berlereng curam dan dekat sungai besar. Masyarakat diminta tetap waspada dan menghindari aktivitas di sekitar aliran sungai atau lereng gunung.

Previous articleRibuan Warga Jereweh Padati Lapangan Lalu Maga Parang, Shalat Idul Adha Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru
Next articleITB Tegaskan Tesis Prihantini Tak Terkait Konferensi Palsu
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik