Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Pelaksana Harian Kepala Kantor Imigrasi Sumbawa mengungkapkan, terdapat 3 orang Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok yang bekerja di PT Ngali Sumbawa Mining. Demikian disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) lintas komisi terkait kegiatan PT Ngali Sumbawa Mining, Kamis (29/01) di DPRD Sumbawa.
Baca Juga: Kegiatan PT Ngali Sumbawa Mining Minta Dihentikan, DPRD Sumbawa Gelar RDP
“Seorang sedang cuti,” katanya.
Dijelaskan, ketiga WNA yang bekerja pada perusahaan tersebut memiliki Izin Tunggal Terbatas untuk tenaga kerja. “Secara aturan memiliki izin tinggal yang sah dan masih berlaku,” ungkap dia.
Di tempat yang sama, Perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa mengakui, belum melakukan pencatatan terhadap pekerja di PT Ngali Sumbawa Mining. Sebab dari berkas yang diajukan sebelumnya masih ada kekurangan yang perlu penyempurnaan, sehingga dikembalikan.
Humas PT Ngali Sumbawa Mining mengakui, lumpur dari kegiatan turun ke jalan akibat terbawa air hujan. Kerusakan jalan terjadi pada sepanjang sekitar 1 Km, namun jalan tersebut merupakan jalan akses ke lokasi yang dibangun perusahaan.
Ia juga mengakui, akibat musim hujan, tanggul lahan tambang jebol yang menyebabkan lahan pertanian warga tertimbun. Dan belum dilaksanakan normalisasi terhasap 4 cek dam yang terdampak kegiatan.
“Ada yang datang minta ganti rugi, sedang berproses,” jelas dia.
Terkait tenaga kerja, ia mengungkapkan, terdapat sekitar 20 pekerja di bawah perusahaan sub kontraktor alat berat. Dan belasan pekerja PT Ngali Sumbawa Mining yang hingga saat ini belum Berkontrak. (Using)















