Home Berita Nasional 10 WNI Terbukti Narkoba Diamankan di Soetta

10 WNI Terbukti Narkoba Diamankan di Soetta

Sumbawanews.com,- Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap sepuluh warga negara Indonesia yang terbukti mengonsumsi narkoba saat tiba dari Bangkok, Thailand, di Terminal Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Operasi yang berlangsung pada Senin (8/6) malam itu merupakan bagian dari Operasi Sekuens “Sapu Bersih Narkotika”, yang digelar setelah pengembangan kasus dua warga negara Rusia yang sebelumnya ditangkap membawa 7,8 kg hashish.

Kepala BNN, Komjen Suyudi Ario Seto, menjelaskan bahwa petugas mengidentifikasi 14 penumpang WNI dari penerbangan Bangkok untuk diperiksa lebih lanjut. Dari jumlah tersebut, sepuluh orang dinyatakan positif mengonsumsi narkotika berdasarkan tes urine awal—meliputi metamfetamina, THC, amfetamina, hingga kokain. Keempat lainnya dinyatakan negatif.

Nama-nama yang terlibat adalah M.M., FR., GAS., MA., ASM., DP., HP., MI., AN., dan RA. Salah satu dari mereka, HP, ditemukan membawa serbuk seberat 22 gram yang diduga ketamin dalam koper pribadinya. Meski ketamin bukan termasuk narkotika golongan I, BNN tetap melakukan uji laboratorium untuk memastikan komposisi dan asal-usul zat tersebut.

Hasil asesmen lebih lanjut menunjukkan bahwa kesepuluh tersangka masuk dalam kategori penyalahguna narkoba kategori ringan—atau “coba pakai.” Tidak ada indikasi mereka terlibat dalam jaringan perdagangan atau penyelundupan. Oleh karena itu, mereka tidak ditahan secara pidana, melainkan dikenai program rehabilitasi rawat jalan di Klinik IPWL BNN RI di Cawang, Jakarta, dengan kewajiban lapor rutin.

Pada Rabu (10/6) pukul 07.30 WIB, kesepuluh orang tersebut dilepaskan setelah menandatangani komitmen mengikuti program pemulihan. Mereka diberi waktu 30 hari untuk menyelesaikan sesi konseling dan pengawasan medis, serta wajib melaporkan perkembangan kondisi kesehatan mereka secara berkala.

Suyudi menekankan bahwa penanganan ini mencerminkan pendekatan humanis BNN yang mengutamakan rehabilitasi daripada hukuman bagi pengguna narkoba yang tidak terlibat dalam peredaran. “Kami tidak hanya menangkap, tapi juga menyelamatkan. Ini bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi permintaan narkoba di masyarakat,” ujarnya.

Operasi ini juga menjadi bukti sinergi intelijen lintas batas yang terus diperkuat BNN, terutama dalam memantau pergerakan penumpang dari destinasi rawan narkoba seperti Thailand. Petugas kini terus mengembangkan jejak dari dua warga Rusia yang menjadi awal dari operasi ini, dengan harapan dapat mengungkap jaringan transnasional yang lebih luas.

Previous articlePrabowo Bahas Rupiah dan MBG dengan Dewan Ekonomi
Next articleBelfast Terbakar, Kerusuhan Meledak Usai Kasus Penusukan Brutal
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.