Sumbawa – Dinamika politik di kabupaten Sumbawa kian hangat dan dinamis. Pasca pendaftaran di hari pertama jumat 4 sptember 2020, Partai Kebangkitan Bangsa bergejolak. Pasalnya, partai yang di komandoi Muhaimin Iskandar ini merasa di tinggalkan dalam perahu koalisi paslon H. Mahmud Abdullah – Dewi Noviany.
Sebagaimana di ketahui, saat pendaftaran di KPUD Sumbawa tadi pagi yang di terima KPUD Sumbawa hanya tiga partai pengusung untuk paslon Mo Novi, yaitu PKS, Nasdem dan Golkar.
Ketua DPC PKB Sumbawa angkat bicara, jika partainya tidak menjadi pengusung maka akan di evaluasi dukungan partainya. ” kami tidak ingin menjadi partai pendukung “. Tegas H Muhammad Idham SE.
Diungkapkannya, sikap ini di ambil berdasarkan arahan DPP Partai. dalam amanatnya DPP PKB menginstruksikan dukungan partai untuk pengusung pasangan calon bukan sebagai partai pendukung.
Saat ini, saat berita ini di tulis jajaran partai PKB Sumbawa bersama utusan DPW PKB NTB sedang melakukan pleno menentukkan sikap politik dan arah dukungan.
DPP partai dengan tegas menginstruksi PKB mesti menjadi Pengusung pasangan calon..sikap ini tidak bisa di tawar- tawar ungkap H. Id sapaan akrab ketua PKB Sumbawa.
Sebagai sikap politik akhir untuk keputusan arah dukungan, dirinya bersama segenap jajaran penggurus menunggu arahan dan sikap politik DPP PKB terkait persoalan ini.
Kami sudah dari awal berjuang namun perjuangan partai PKB tidak do hargai sebagaimana mestinya, ungkap H. Id dengan nada kecewa.

















