Sumbawanews.com,- Pemerintah Indonesia sedang mendalami dugaan bahwa delapan warga negara Indonesia terlibat dalam pasukan Rusia di Ukraina, setelah laporan dari otoritas Ukraina mengungkapkan keterlibatan mereka. Kementerian Luar Negeri RI menekankan bahwa proses verifikasi sedang berlangsung, dengan fokus pada identitas para individu dan kemungkinan adanya penipuan dalam proses perekrutan. Juru Bicara Kemlu Yvonne Mewengkang menyatakan, pemerintah akan menyelidiki apakah para WNI tersebut dijanjikan pekerjaan biasa, tetapi justru dipaksa bergabung dengan militer Rusia. Jika terbukti menjadi korban penipuan atau eksploitasi, pemerintah berkomitmen memberikan perlindungan sesuai hukum yang berlaku.














