Sumbawanews.com,- Seorang perempuan berusia 49 tahun menikam dua orang secara acak di Times Square, New York, pada Senin, 31 Agustus 2026, menewaskan satu korban dan melukai lainnya sebelum ditembak mati oleh polisi. Kejadian terjadi sekitar pukul 16.30 di dekat pos NYPD, tepat di luar One Times Square, saat korban pertama—seorang pria 68 tahun—baru keluar dari stasiun kereta bawah tanah dan menunggu menyeberang bersama istrinya. Pelaku, yang mengeluarkan dua pisau besar dari tas belanja, langsung menikam perut pria itu, lalu menyerang seorang perempuan berusia 32 tahun dengan cara serupa. Korban perempuan meninggal di rumah sakit, sementara pria itu dalam kondisi stabil.
Petugas polisi berusaha membujuk pelaku selama beberapa menit agar melepaskan senjata, tetapi ia menolak dengan mengatakan, “Saya tidak akan menjatuhkan apa pun, saya lebih memilih membunuh kalian berdua.” Setelah Taser gagal melumpuhkannya, dua petugas menembaknya saat ia berlari mendekat sambil mengayunkan pisau. Rekaman video menunjukkan pelaku jatuh ke tanah, lalu segera diborgol dan diberi pertolongan pertama oleh petugas lain.
Perempuan itu memiliki riwayat kesehatan mental yang terdokumentasi oleh NYPD sejak 2018 dan 2019, namun tidak pernah ditangkap sebelumnya. Komisaris Polisi New York Jessica Tisch menegaskan tidak ada indikasi penyerangan ini terkait terorisme. Wali Kota New York Zohran Mamdani menyatakan keluarga korban akan terus mendapat dukungan, dan memuji respons cepat aparat yang mencegah korban lebih banyak. Setelah kejadian, sebagian ruas 7th Avenue ditutup sementara, dan garis polisi dipasang untuk mengamankan lokasi. Insiden ini menjadi kasus pembunuhan kedua di Times Square sepanjang tahun ini, meski angka kejahatan kekerasan di New York City secara keseluruhan menurun tajam.















