Sumbawanews.com,- Pada Kamis, 27 Agustus 2026 sore WIB, Dewa United memukul mundur Brisbane Roar dengan skor telak 4-0 di Banten International Stadium, menjadi sorotan menjelang laga uji coba Persija Jakarta melawan tim asal Australia itu. Gol-gol kemenangan Dewa United dicetak oleh Rafael Struick (5′), Carlos Lury (35′), Taisei Marukawa (61′), dan Egy Maulana Vikri (83′). Kemenangan spektakuler ini menjadi catatan langka bagi klub Indonesia yang mampu mengalahkan tim dari A-League dengan selisih empat gol, sekaligus menambah tekanan psikologis bagi Shin Tae-yong, pelatih Persija Jakarta, yang akan menghadapi Brisbane Roar dalam laga launching tim dan jersey musim 2026-2027 pada Sabtu, 29 Agustus 2026 malam WIB di Jakarta International Stadium.
Laga melawan Brisbane Roar bukan sekadar uji coba biasa. Persija menjadikannya momen penting untuk memperkenalkan identitas baru tim, termasuk seragam resmi musim depan, sekaligus membuktikan kesiapan tim menjelang kompetisi Super League 2026-2027. Kemenangan telak Dewa United, yang dilatih Osmar Loss—pelatih berpengalaman juara Liga Thailand dan Liga Iran—menjadi pengingat keras bahwa level persaingan di domestik kian ketat. Persija, yang sebelumnya tampil impresif selama pemusatan latihan di Thailand dengan dua kemenangan berturut-turut (2-1 atas Police Tero dan Chiangrai United), kini diharapkan menunjukkan performa setara bahkan lebih tajam.
Shin Tae-yong, yang terus memantau perkembangan tim lewat sesi latihan intensif, belum mengungkapkan susunan pemain pasti untuk laga melawan Brisbane Roar. Namun, kehadiran Egy Maulana Vikri yang tampil gemilang bersama Dewa United menjadi bahan refleksi: apakah Persija mampu menunjukkan kekuatan serangan yang lebih konsisten? Sementara itu, keputusan meminjamkan bek muda Dani Ibrohim ke Deltras FC demi menambah jam terbang juga menunjukkan fokus pelatih pada pembangunan jangka panjang, bukan hanya hasil sesaat.
Dengan suporter The Jakmania yang siap memenuhi stadion, tekanan untuk menang bukan hanya datang dari manajemen, tapi juga dari harapan jutaan fans yang menanti kebangkitan Persija. Laga Sabtu malam bukan sekadar pertandingan persahabatan—ia adalah ujian awal, sekaligus panggung pertama Persija di era Shin Tae-yong yang penuh ambisi.















