Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, ambruk di lapangan usai laga final leg kedua Piala AFF 2026 berakhir imbang 2-2 melawan Thailand di Stadion My Dinh, Kamis, 27 Agustus 2026. Kemenangan agregat 4-2 memastikan Vietnam mempertahankan gelar juara, tetapi perjalanan menuju titel itu menguras seluruh tenaga sang pelatih. Dalam konferensi pers, Kim mengaku benar-benar kelelahan setelah pertandingan sengit yang mempertaruhkan reputasi timnya sebagai juara bertahan.
Kim mengakui bahwa Vietnam tampil lesu di babak pertama leg kedua, terlalu fokus mempertahankan keunggulan 2-0 dari leg pertama hingga serangan mereka kehilangan daya ledak. Ia menilai, kecemasan untuk tidak kehilangan keunggulan agregat membuat tim kehilangan inisiatif. Namun, setelah turun minum, perubahan taktik yang ia terapkan berhasil mengembalikan kendali permainan dan memicu gol penyama kedudukan yang menentukan. Meski tidak menyebut nama pencetak gol, ia menegaskan bahwa para pemain adalah pahlawan di balik keberhasilan ini. “Saya terutama ingin berterima kasih kepada para pemain karena tidak menyerah, berjuang hingga menit terakhir untuk mewujudkan hasil ini,” ujarnya.
Kemenangan ini menjadi prestasi langka dalam sejarah Piala AFF, sebab Vietnam menjadi tim pertama yang berhasil mempertahankan gelar sejak turnamen ini diadopsi oleh AFF. Kim, pelatih asal Korea Selatan, tak hanya menjadi arsitek taktis, tetapi juga simbol ketahanan mental timnya. Ia bahkan terjatuh di tengah lapangan usai peluit panjang berbunyi, sebuah gambaran nyata betapa beratnya perjuangan meraih kembali mahkota. Dengan kemenangan ini, Vietnam kembali menancapkan tanda bahwa mereka adalah kekuatan dominan di Asia Tenggara.















