Sumbawanews.com,- Patrick Kluivert menolak tawaran menjadi pelatih Timnas Senegal demi menunggu kesempatan bergabung sebagai asisten pelatih Timnas Belanda, setelah Ronald Koeman mengundurkan diri pasca-Piala Dunia 2026. Meski Federasi Sepakbola Belanda (KNVB) memilih Xavi Hernandez sebagai pelatih utama, Kluivert tetap menjadi kandidat utama untuk posisi pendamping, menurut laporan jurnalis Belanda Verweij dalam podcast Kick-off milik De Telegraaf. Ia dikabarkan sengaja melewatkan peluang di Senegal karena menanti panggilan dari Nigel de Jong, direktur teknik KNVB, yang hingga kini belum datang.
Setelah menangani Timnas Indonesia dari Januari hingga Oktober 2025, Kluivert tetap menjadi sosok yang dicari di kancah internasional, meski gagal membawa Garuda lolos ke Piala Dunia 2026. Ia kemudian ditunjuk sebagai penasihat teknis Timnas Suriname di awal 2026, bekerja sama dengan Clarence Seedorf, namun upaya itu juga berakhir tanpa hasil setelah Suriname gagal lolos dari playoff CONCACAF. Meski demikian, reputasinya sebagai pelatih berpengalaman tidak surut—tawaran dari Senegal dan posisi di KNVB membuktikan bahwa ia masih menjadi pilihan utama di level tim nasional.
Verweij menyebut proses yang melibatkan Kluivert “seperti taman kanak-kanak”, menggambarkan dinamika yang rumit antara ambisi pribadi, keputusan federasi, dan spekulasi media. Kluivert, yang pernah menjadi legenda Ajax dan Barcelona sebagai pemain, kini berada di persimpangan karier: memilih antara jabatan utama di luar Eropa atau membangun masa depannya di bawah naungan tim nasional tempat ia memulai segalanya.















