Sumbawanews.com,- Chelsea meraih kemenangan 3-2 atas Fulham pada laga pembuka Premier League 2026-2027, Selasa (25/8/2026) dini hari WIB di Craven Cottage, namun performa kiper Robert Sanchez menjadi sorotan tajam dari legenda Manchester United, Gary Neville. Kesalahan Sanchez saat menghadapi tembakan Josh King memicu penyamaan skor bagi Fulham, mengubah momentum pertandingan dan memicu kekhawatiran atas stabilitas lini belakang tim asuhan Xabi Alonso.
Gol awal Chelsea dicetak Joao Pedro hanya 31 detik setelah laga dimulai, diikuti oleh dua gol Cole Palmer yang memastikan kemenangan The Blues. Namun, ketidakpercayaan terhadap Sanchez terus menghantui, terutama setelah kesalahan fatalnya membuahkan gol lawan. Neville menilai, meski struktur tim Chelsea mulai menunjukkan kemajuan signifikan di bawah Alonso, posisi kiper tetap menjadi titik lemah yang berisiko mengganggu proyek jangka panjang tim.
“Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, saya benar-benar menyukai tulang punggung tim Chelsea. Kiper mungkin bisa ditingkatkan, tetapi sepertinya hal itu tidak akan terjadi,” ujar Neville. Ia menekankan bahwa inkonsistensi Sanchez bukan sekadar kesalahan individu, melainkan ancaman terhadap ketenangan dan kepercayaan tim secara keseluruhan. “Chelsea berada dalam kondisi yang sangat bagus, menunjukkan rasa hormat kepada Fulham. Xabi Alonso pasti akan berpikir, ‘Bagaimana kami bisa kebobolan dari situasi seperti ini?’.”
Neville tetap optimistis terhadap potensi Chelsea sebagai penantang Arsenal di papan atas liga, namun ia memperingatkan bahwa tanpa solusi jelas di posisi kiper, progres yang dibangun Alonso bisa terhambat oleh kesalahan-kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.















