Sumbawanews.com,- Jonatan Christie resmi menduduki peringkat satu dunia dalam klasemen BWF, menggeser Kunlavut Vitidsarn dan Shi Yuqi, berdasarkan perhitungan poin pekan ini. Meski hanya meraih 6.000 poin dari babak 16 besar Kejuaraan Dunia 2026 dan kehilangan 8.200 poin dari hasil Kejuaraan Dunia 2025 yang sudah habis masa berlakunya, penurunan poin Jonatan jauh lebih ringan dibandingkan dua rival utamanya. Poin dari Kejuaraan Asia 2026, di mana ia mencapai perempat final dan mengantongi 6.600 poin, menjadi pengganti krusial dalam daftar 10 hasil terbaiknya, sehingga total poinnya tetap bertahan di angka 87.631—turun 1.600 dari 89.231 pekan sebelumnya.
Kunlavut Vitidsarn terpuruk ke peringkat tiga setelah digeser oleh Christo Popov, sementara Shi Yuqi anjlok ke posisi keenam akibat kehilangan lebih dari 10.000 poin. Kedua pemain ini mengalami penurunan poin jauh lebih tajam karena hasil terbaik mereka di turnamen sebelumnya tidak lagi masuk dalam perhitungan 10 hasil terbaik, sementara Jonatan berhasil mempertahankan konsistensi performa di sejumlah turnamen besar sepanjang 2025–2026.
Berikut daftar 10 turnamen terbaik Jonatan Christie yang masuk dalam perhitungan poin BWF:
1. Denmark Open 2025 (11.000 poin)
2. Indonesia Open 2026 (10.200 poin)
3. India Open (9.350 poin)
4. Hylo Open 2025 (9.200 poin)
5. Korea Open 2025 (9.200 poin)
6. Thomas Cup 2026 (8.481 poin)
7. Malaysia Open 2026 (8.400 poin)
8. BWF World Tour Finals 2025 (7.800 poin)
9. China Open 2026 (7.400 poin)
10. Kejuaraan Asia 2026 (6.600 poin)
Pencapaian ini menandai titik balik karier Jonatan Christie, yang kini menjadi pemain tunggal putra Indonesia pertama yang memimpin klasemen dunia sejak sistem poin BWF diterapkan. Konsistensi di turnamen level Super 1000 hingga kejuaraan beregu menjadi kunci utama keberhasilannya, meski tak sempurna di Kejuaraan Dunia 2026.















