Sumbawanews.com,- Chelsea menghadapi Fulham di Craven Cottage pada Selasa (25/8/2026) dini hari WIB dalam laga pembuka Liga Inggris 2026/2027, sekaligus debut kompetitif Xabi Alonso sebagai pelatih utama The Blues. Tim tamu datang dengan tekanan besar setelah gagal menang dalam tiga laga pembuka Premier League berturut-turut — imbang melawan Liverpool di musim 2023/24, imbang lagi melawan Crystal Palace di 2025/26, dan kalah 0-2 dari Manchester City di laga pertama musim 2024/25 di bawah Enzo Maresca. Jika kembali gagal menang di Craven Cottage, Chelsea akan mencatatkan empat laga pembuka tanpa kemenangan secara beruntun, rekor buruk terakhir kali terjadi pada periode 1995/96 hingga 1998/99.
Fulham, meski tak lebih unggul dalam sejarah head-to-head, menjadi tantangan nyata. The Cottagers memenangkan pertemuan terakhir kedua tim di kandang sendiri pada Januari 2026 dengan skor 2-1. Performa mereka di Craven Cottage sejak awal 2026 pun mengesankan: enam kemenangan dan 18 poin dari sembilan laga Premier League, hanya kalah dari Manchester United dalam hal jumlah kemenangan kandang. Sementara itu, Chelsea belum meraih kemenangan tandang sejak 4 Maret 2026, ketika mereka menang 4-1 atas Aston Villa — artinya, mereka telah melewati 17 laga tandang tanpa menang di liga.
Fulham juga memiliki catatan buruk di awal musim, hanya menang satu dari enam laga pembuka terakhir di Premier League, dan selalu kalah saat menghadapi derby London di awal musim. Namun, keunggulan psikologis dan performa kandang mereka musim ini membuat Chelsea harus waspada. Laga ini bukan sekadar pembuka musim, tapi ujian besar bagi Alonso untuk segera menancapkan jejaknya di Stamford Bridge — atau justru memperdalam sejarah kelam The Blues di awal musim.















