Home Serba Serbi Tekno Harga HP Xiaomi Naik Akibat Lonjakan Biaya RAM

Harga HP Xiaomi Naik Akibat Lonjakan Biaya RAM

Sumbawanews.com,- Seiring kenaikan harga komponen RAM yang drastis, Xiaomi resmi menyesuaikan harga sejumlah perangkatnya. Kenaikan ini berlaku mulai 1 September 2026 untuk produk Xiaomi dan Redmi, serta 4 September 2026 untuk seri POCO, sebagai respons atas tekanan biaya produksi yang tak lagi dapat ditanggung perusahaan.

Xiaomi 17T Pro dengan konfigurasi 12GB/256GB naik dari 139.800 Yuan (sekitar Rp 368,1 juta) menjadi 159.800 Yuan (sekitar Rp 420,8 juta), sementara versi 12GB/512GB mengalami kenaikan yang sama. POCO X8 Pro Max 12GB/256GB melonjak dari 79.980 Yuan (sekitar Rp 210,6 juta) menjadi 99.980 Yuan (sekitar Rp 263,2 juta). Beberapa varian POCO X8 Pro juga mengalami kenaikan sebesar 20.000 Yuan (sekitar Rp 52,6 juta). Untuk tablet, kenaikan lebih ringan, berkisar antara 2.000 hingga 10.000 Yuan (sekitar Rp 5,2 juta hingga Rp 26,3 juta).

Lonjakan harga ini terjadi setelah Xiaomi selama ini menyerap biaya komponen demi menjaga harga tetap terjangkau. Namun, krisis RAM global yang memukul seluruh industri ponsel membuat perusahaan terpaksa mentransfer beban biaya ke konsumen. Data dari Counterpoint Research menunjukkan penjualan ponsel di China anjlok 13% selama festival belanja “618” akibat produsen mengurangi diskon dan menaikkan harga untuk menutupi kenaikan biaya memori.

Tren ini tidak hanya terjadi pada Xiaomi. Industri ponsel secara luas, termasuk Apple, diprediksi akan mengikuti langkah serupa. Pendapatan lini produk Xiaomi sendiri turun 7,5% secara tahunan pada kuartal kedua 2026, sementara pengiriman perangkat anjlok hingga 26%.

Previous articleMendukung Penuh Penanganan Karhutla, TNI AU Terbangkan A-400M Bawa Bantuan Presiden RI Yang Dikirim oleh Kemhan-Kementan
Next articleCristiano Ronaldo Dekati Milestone 1.000 Gol, Butuh 23 Laga Lagi