Sumbawanews.com,- Cuaca panas di musim kemarau mendorong penggunaan air conditioner (AC) menjadi lebih sering, berpotensi meningkatkan tagihan listrik. Namun, kenyamanan rumah tidak perlu dikorbankan jika langkah-langkah efisien diterapkan. Pengguna dapat menjaga suhu ruangan tetap sejuk sekaligus mengurangi konsumsi energi dengan memperhatikan kapasitas AC, meminimalkan masuknya udara panas, mengatur suhu secara bijak, merawat unit secara rutin, dan memilih perangkat hemat energi.
Pertama, pastikan kapasitas AC sesuai luas dan kondisi ruangan. AC dengan daya tidak sesuai akan bekerja lebih keras, meningkatkan konsumsi listrik. Pertimbangkan faktor seperti jumlah orang, aktivitas dalam ruangan, paparan sinar matahari, dan panas dari perangkat elektronik. Simulasi kapasitas dapat dilakukan melalui kalkulator resmi Daikin.
Kedua, kurangi masuknya hawa panas dari luar dengan menutup rapat pintu dan jendela. Gunakan tirai atau gorden tebal untuk menghalangi sinar matahari langsung yang memperpanjang kerja AC.
Ketiga, atur suhu AC pada rentang 24–26 derajat Celsius. Suhu terlalu rendah memperpanjang waktu kerja kompresor, sehingga boros energi. Rentang ini memberi keseimbangan antara kenyamanan dan efisiensi listrik.
Keempat, jaga kebersihan AC secara berkala. Filter yang kotor menghambat aliran udara, membuat unit bekerja lebih keras dan lebih lama. Daikin merekomendasikan pembersihan setiap tiga bulan sekali untuk menjaga performa dan memperpanjang umur pakai.
Kelima, pertimbangkan penggantian AC standar dengan model inverter. Teknologi inverter menyesuaikan kecepatan kompresor sesuai kebutuhan pendinginan, berbeda dengan AC konvensional yang on-off berulang. Pilih AC dengan label Tanda Hemat Energi berbintang lima, yang menunjukkan efisiensi tertinggi. DAIKIN Nusantara Prestige, termasuk varian ALPHA dan BETA Inverter, dirancang khusus untuk iklim Indonesia dengan fitur pelapis anti-korosi, Super PCB untuk ketahanan tegangan listrik, dan teknologi pemurnian udara. BETA Inverter juga memiliki fitur Low Watt yang memungkinkan operasi dengan daya hanya 50% dari normal, ideal untuk malam hari atau saat suhu lebih sejuk. Kedua model ini dapat dikendalikan lewat smartphone, dengan integrasi Wi-Fi pada ALPHA Inverter dan perangkat tambahan pada BETA Inverter.
Penghematan listrik bukan hanya soal perangkat, tapi juga cara penggunaan sehari-hari yang bijak.















