Home Berita Internasional UFO Melintas di Langit Washington D.C, Memicu Kekacauan Radar Militer

UFO Melintas di Langit Washington D.C, Memicu Kekacauan Radar Militer

Sumbawanews.com,- Pada 19 Juli 1952, sejumlah objek tak dikenal melintas di langit Washington D.C., memicu kepanikan di sistem radar militer dan menarik perhatian para pilot Angkatan Udara. Beberapa menit sebelum tengah malam, petugas lalu lintas udara di Bandara Nasional mendeteksi titik-titik aneh di layar radar yang tak sesuai dengan pola penerbangan pesawat biasa. Segera setelah itu, Tower Central dan Pangkalan Angkatan Udara Andrews juga melaporkan keberadaan objek-objek bergerak cepat, berhenti mendadak, dan berbelok tajam—pergerakan yang tidak mungkin dilakukan pesawat konvensional pada masa itu.

Objek-objek tersebut terdeteksi secara bersamaan oleh tiga sistem radar yang berbeda, sambil disaksikan langsung oleh pilot dan petugas di darat. Salah satu pesawat F-94 yang dikerahkan untuk menghampiri objek itu mengaku bahwa benda asing itu berbalik arah, mendekati pesawatnya, lalu mengelilinginya sejenak sebelum menghilang. Pilot Letnan William Patterson sempat menghubungi pangkalan untuk meminta izin menembak, tetapi respons yang diterima adalah keheningan yang membeku.

Keesokan harinya, fenomena serupa kembali terjadi: objek bergerak dengan kecepatan 1.448 kilometer per jam, memancarkan sinyal radar yang identik dengan pesawat tempur. Angkatan Udara AS pun menggelar konferensi pers besar untuk merespons tekanan publik. Juru bicara Albert M. Chop menyatakan bahwa objek-objek itu tetap diklasifikasikan sebagai “benda tak dikenal.” Seorang kapten, Roy James, yang baru tiba di ibu kota dan tidak terlibat dalam penyelidikan, kemudian menyatakan bahwa fenomena itu disebabkan oleh inversi suhu udara—penjelasan yang langsung ditolak oleh Biro Cuaca AS dan para saksi mata yang melihat objek secara langsung.

Media nasional, termasuk Washington Daily News, memuat judul besar: “Peringatan ‘Piring Terbang’ Ditolak oleh Pentagon; Objek Radar Terletak Kepada Formasi Udara Dingin.” Namun, penjelasan ini gagal meyakinkan para petugas radar, pilot, dan ilmuwan yang menyaksikan gerakan objek-objek itu secara langsung. Hingga kini, insiden 19 Juli 1952 tetap menjadi salah satu kasus UFO paling terdokumentasi dalam sejarah militer AS.

Previous articleInggris Kalahkan Prancis 6-4, Raih Peringkat Tiga Piala Dunia 2026
Next articleInggris Raih Medali Perunggu Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Prancis 6-4