Sumbawanews.com,- Meski kata sandi kuat dan unik menjadi prioritas utama, keamanan akun online tidak bisa diandalkan hanya pada satu elemen itu saja. Tiga komponen krusial—alamat email, kata sandi, dan verifikasi dua langkah—harus dikelola secara seimbang untuk mencegah peretasan. Alamat email utama, yang sering dianggap sekunder, justru berperan sebagai kartu identitas digital; pengguna disarankan memakai email alias seperti SimpleLogin atau DuckDuckGo untuk menyembunyikan alamat asli dan membatasi kebocoran data saat layanan diretas. Sementara itu, kata sandi tetap penting, tetapi penggunaan ulang di berbagai akun membuatnya rentan; solusinya adalah pengelola kata sandi yang mampu menghasilkan dan menyimpan kata sandi unik per layanan, sekaligus menghindari risiko phishing. Terakhir, verifikasi dua langkah dengan OTP, TOTP, atau kunci keamanan fisik seperti YubiKey menjadi tameng terakhir yang mampu menghentikan akses penyusup bahkan ketika email dan kata sandi sudah bocor. Tanpa penerapan ketiga lapisan ini secara serentak, akun tetap berisiko tinggi terhadap serangan siber.















