Sumbawanews.com,- China sedang mengembangkan sistem peringatan dini untuk mendeteksi asteroid yang berpotensi menabrak Bumi, dengan mengandalkan jaringan teleskop darat dan konstelasi satelit di orbit. Menurut Li Mingtao, kepala ilmuwan di pusat penelitian pemantauan asteroid di bawah Administrasi Luar Angkasa Nasional China, hingga kini tidak ada asteroid yang diprediksi berada di jalur tabrakan langsung dengan Bumi. Namun, sekitar 45 persen asteroid berukuran sekitar 140 meter—yang mampu menghancurkan negara kecil—masih belum terdeteksi, dan banyak di antaranya sangat redup hingga bisa mendekat tiba-tiba dari arah matahari. Li menekankan bahwa risiko ini tidak bisa diabaikan, namun juga tidak perlu memicu kepanikan, sehingga upaya global untuk memperkuat pemantauan dan pengkatalogan asteroid dekat Bumi perlu dipercepat.















