Sumbawanews.com,- Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Inggris berakhir dengan skor 6-4 demi kemenangan tim Inggris, menciptakan total 10 gol dan memasukkan laga ini ke dalam daftar pertandingan paling produktif sepanjang sejarah turnamen. Pertandingan yang berlangsung di Miami Stadium pada 18 Juli 2026 itu menyamai catatan historis laga-laga legendaris dengan jumlah gol mencapai sepuluh, termasuk kemenangan Prancis 7-3 atas Paraguay pada Piala Dunia 1958.
Inggris unggul 4-0 di babak pertama, namun Prancis bangkit dengan mencetak tiga gol dalam 21 menit awal babak kedua, memperlihatkan ketahanan dan serangan mematikan. Kylian Mbappé mencatat dua gol, sekaligus mengukir sejarah sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia putra dengan 22 gol karier. Namun, kejutan datang dari Bukayo Saka yang menyelesaikan hat-tricknya lewat penalti, ditambah gol penutup Jude Bellingham di masa injury time yang memastikan kemenangan timnya.
Laga ini bergabung dengan lima pertandingan lain yang mencatatkan total 10 gol dalam sejarah Piala Dunia, termasuk duel Austria 7-5 Swiss pada 1954 yang masih memegang rekor tertinggi dengan 12 gol. Sebelumnya, pertandingan dengan jumlah gol serupa pernah terjadi saat Hungaria menghancurkan El Salvador 10-1 pada 1982, dan Brasil menang 6-5 atas Polandia pada 1938.
Dengan kemenangan ini, Inggris resmi menjadi juara ketiga Piala Dunia 2026, sekaligus menambah daftar negara yang pernah meraih posisi tersebut dalam sejarah turnamen. Sementara itu, Prancis harus puas sebagai runner-up, meski menunjukkan semangat juang luar biasa di babak kedua.















