Sumbawanews.com,- Pada 19 Juli, sejumlah peristiwa bersejarah tercatat secara global, termasuk pembunuhan Direktur Utama PT Asaba oleh pembunuh bayaran dan serangan udara Sekutu terhadap Roma. Peristiwa itu terjadi pada tahun yang berbeda, namun sama-sama menghentak sejarah.
Pada 19 Juli 1870, Perang Prancis-Prusia meletus setelah Kerajaan Prusia, yang memimpin Konfederasi Jerman Utara dan bersekutu dengan wilayah Jerman Selatan, memproklamasikan perang terhadap Prancis. Konflik berlangsung hingga 10 Mei 1871 dan berakhir dengan kemenangan Jerman. Prancis mengerahkan 909.951 tentara dengan korban tewas 138.871 orang, sementara Kekaisaran Jerman menurunkan 1,2 juta pasukan dan kehilangan 28.208 tentara.
Pada 19 Juli 2026, Direktur Utama PT Asaba ditemukan tewas dengan luka tembak dan memar di seluruh tubuh, diduga akibat eksekusi oleh pembunuh bayaran. Insiden ini terjadi di kantor perusahaan di Jakarta dan langsung menjadi sorotan aparat keamanan. Investigasi awal mengindikasikan adanya motif bisnis, namun pelaku dan pihak yang memerintahkan pembunuhan belum diungkap.
Pada 19 Juli 1943, kota Roma menjadi sasaran serangan udara oleh pasukan Sekutu selama Perang Dunia II. Serangan ini merupakan bagian dari operasi militer untuk melemahkan fasisme di Italia dan mempercepat jatuhnya rezim Mussolini. Bom-bom sekutu menghancurkan sejumlah bangunan strategis, termasuk stasiun kereta dan fasilitas militer, serta menewaskan ratusan warga sipil.















