Sumbawanews.com,- Pusat Komando Tengah AS (CENTCOM) mengonfirmasi dua prajurit Amerika Serikat tewas dan satu lainnya masih hilang akibat serangan rudal dan drone Iran terhadap pangkalan militer di Yordania pada Jumat, 17 Juli 2026. Empat prajurit lainnya mengalami luka-luka dan dievakuasi ke rumah sakit, sementara sejumlah personel dengan luka ringan telah kembali bertugas. CENTCOM menyatakan akan menahan identitas korban hingga 24 jam setelah keluarga mereka diberi tahu.
Serangan itu merupakan bagian dari serangkaian serangan Iran terhadap fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah, termasuk di Yordania, Suriah, dan Oman. CENTCOM menegaskan bahwa semua informasi terkait insiden ini akan disampaikan secara resmi tanpa spekulasi, dan upaya investigasi sedang berlangsung.















