Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memastikan Luke Vickery tidak akan membela Garuda di Piala AFF 2026 karena Macarthur FC menolak melepas pemain naturalisasi itu. Keputusan ini diambil lantaran turnamen yang berlangsung dari 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 tidak termasuk dalam kalender resmi FIFA, sehingga klub-klub luar negeri tidak berkewajiban melepaskan pemainnya. Herdman mengungkapkan kekecewaannya atas penolakan tersebut, meski Vickery telah resmi mendapat persetujuan naturalisasi dari DPR RI dan siap memperkuat tim nasional.
Herdman menjelaskan bahwa situasi ini bukanlah hal baru, terutama menjelang turnamen di luar jadwal FIFA. Banyak klub, khususnya di Eropa dan Australia, masih berada dalam masa pramusim dan enggan melepaskan pemain meski untuk kepentingan tim nasional. “Sebenarnya ada beberapa pemain di luar negeri yang ingin kami panggil. Tapi saya sedikit kecewa karena klub mereka tidak bersedia melepas pemain, padahal sekarang masih berada dalam situasi pramusim,” ujar pelatih asal Inggris itu usai pemusatan latihan di Bali United Training Center, Jumat (10/7/2026).
Dengan keterbatasan ini, Timnas Indonesia akan lebih mengandalkan pemain-pemain dari kompetisi Liga 1. Hingga hari kelima TC, 23 pemain telah bergabung dalam skuad yang dipersiapkan untuk menghadapi lawan-lawan di Grup A, termasuk Kamboja, Vietnam, dan Singapura. Herdman mengapresiasi dukungan penuh dari klub-klub Super League seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Bali United yang bersedia melepas pemainnya demi kepentingan tim nasional.
“Presiden klub, pelatih, semuanya sangat mendukung. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh klub yang telah mendukung Timnas Indonesia untuk mengikuti turnamen ini,” tegasnya. Ia menekankan bahwa Piala AFF 2026 tetap menjadi bagian penting dari program jangka panjang tim, termasuk persiapan menuju kualifikasi Piala Dunia 2030.
Jadwal pertandingan Grup A telah ditetapkan: Indonesia akan menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari pada 27 Juli, lalu bertandang ke Chonburi melawan Timor-Leste pada 31 Juli, kembali ke Pakansari lawan Vietnam pada 3 Agustus, dan menutup fase grup dengan lawatan ke Singapura pada 7 Agustus.















