Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyatakan keinginan kuat untuk menghadapi Malaysia dalam Piala AFF 2026, usai menyoroti kekuatan Vietnam sebagai lawan utama di fase grup. Herdman, yang kini memimpin timnas dalam persiapan menjelang turnamen pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026, mengakui Vietnam sebagai tim yang paling berbahaya karena konsistensi dan kedalaman pengalaman timnya. Namun, ia tak menyembunyikan hasrat untuk mempertemukan Garuda dengan rival abadi di Asia Tenggara itu, meski pertemuan itu hanya mungkin terjadi jika kedua tim sama-sama lolos ke babak gugur.
Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Laga pembuka akan digelar pada 27 Juli melawan Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, diikuti lawatan ke markas Timor Leste pada 31 Juli. Pertandingan paling dinanti—kontra Vietnam—jadwalnya ditetapkan pada 3 Agustus, juga di Bogor. Penutup fase grup akan dilakukan dengan tandang ke Singapura pada 7 Agustus.
Herdman, mantan pelatih Timnas Kanada, menilai Vietnam sebagai tim yang telah lama stabil di bawah asuhan pelatih yang sama, sehingga memiliki keunggulan dalam sinergi dan strategi. “Mereka sudah bersama dalam waktu yang lama dan ditangani pelatih yang juga sudah lama. Mereka tahu bagaimana caranya meraih kemenangan,” ujarnya, seperti dikutip dari Antara. Meski demikian, ia menekankan bahwa setiap lawan di grup harus dihormati, dan persiapan tim fokus pada pertandingan demi pertandingan.
Keinginan untuk bertemu Malaysia muncul sebagai harapan strategis, bukan kebutuhan mendesak. Sebab, kedua tim berada di grup berbeda, sehingga pertemuan hanya bisa terwujud jika sama-sama melangkah ke semifinal atau final. “Kami juga ingin menantang Malaysia kapan pun Indonesia memiliki kesempatan untuk menghadapi mereka,” tegas Herdman, menegaskan bahwa rivalitas historis tetap menjadi motivasi terselubung di balik fokus teknisnya.
Sejak ditunjuk pada awal 2026, Herdman telah memimpin Timnas Indonesia dalam empat laga persahabatan, dengan catatan tiga kemenangan atas Saint Kitts and Nevis, Oman, dan Mozambik, serta satu kekalahan dari Bulgaria. Persiapan saat ini berlangsung di Bali United Training Center, dengan tim fokus pada pembentukan pola permainan dan kesiapan mental menjelang turnamen paling bergengsi di kawasan.















