Sumbawanews.com,- Fase grup Piala Dunia 2026 berakhir dengan catatan sejarah yang tak terlupakan. Di turnamen perdana dengan 48 tim peserta, benua Afrika mencatatkan prestasi terbesar sepanjang sejarah: lima wakilnya—Maroko, Afrika Selatan, Pantai Gading, Mesir, dan Cape Verde—berhasil lolos ke babak 32 besar. Ini adalah kali pertama dalam 96 tahun sejarah Piala Dunia, lima tim dari Afrika mampu melangkah ke babak gugur, melewati rekor sebelumnya yang hanya menyebut dua tim.
Cape Verde, negara kepulauan dengan populasi sekitar 500 ribu jiwa, menjadi kejutan terbesar. Tim debutan ini menjadi satu-satunya yang lolos tanpa kalah, berkat hasil imbang melawan Uruguay dan kemenangan atas Kroasia dan Tunisia. Kevin Pina mencetak gol pertama Cape Verde dalam sejarah Piala Dunia, sekaligus menjadi simbol kebangkitan tim-tim kecil di panggung dunia.
Di sisi lain, fase grup ini menjadi yang paling produktif sepanjang sejarah. Dari 48 pertandingan, 215 gol tercipta—rata-rata tiga gol per laga—melebihi total gol Piala Dunia 2022 di Qatar yang hanya 172. Prancis, Jerman, dan Belanda menjadi tim paling ganas, masing-masing mencetak 10 gol. Sementara itu, Panama menjadi satu-satunya tim yang gagal mencetak gol sama sekali.
Lionel Messi kembali menulis ulang sejarah. Kapten Argentina menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia berturut-turut. Hat-tricknya ke gawang Aljazair membuatnya menjadi pencetak hat-trick tertua dalam sejarah turnamen ini, pada usia 38 tahun 357 hari—mematahkan rekor milik Cristiano Ronaldo. Dengan 19 gol, Messi kini memimpin daftar top skor sepanjang masa Piala Dunia, menggeser Ronaldo yang berada di posisi kedua.
Ronaldo, meski tak mencetak gol di laga terakhirnya, tetap mengukir sejarah sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Portugal, dengan 10 gol—melebihi legenda Eusébio yang selama 50 tahun memegang rekor dengan sembilan gol. Sementara itu, Harry Kane menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Inggris di Piala Dunia, dengan 11 gol, menggeser Gary Lineker.
Beberapa rekor lain juga tercipta: Jepang menang 4-0 atas Tunisia dalam pertandingan ke-1.000 sepanjang sejarah Piala Dunia, sekaligus menjadi kemenangan terbesar tim Asia. Senegal menjadi tim Afrika pertama yang mencetak lima gol dalam satu pertandingan, saat menghancurkan Irak 5-1. Amerika Serikat mencetak empat gol untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, saat mengalahkan Paraguay 4-1. Dick Advocaat, pelatih Curaçao, menjadi pelatih tertua yang menangani laga Piala Dunia di usia 78 tahun 271 hari, sementara Hugo Broos, pelatih Afrika Selatan, menjadi pelatih tertua yang menang di turnamen ini, pada usia 74 tahun 75 hari.
Dari 48 tim, 32 lolos ke babak gugur: 13 dari Eropa, sembilan dari Afrika, lima dari Amerika Selatan, tiga dari Concacaf, dan dua dari Asia. Statistik menunjukkan 1.774 tembakan, 68.162 umpan sukses, 180 kartu kuning, dan 10 kartu merah. Rata-rata pergantian pemain per tim mencapai 4,77 kali.
Piala Dunia 2026 kini memasuki babak 32 besar, dan rekor-rekor baru masih menanti untuk dipecahkan.















