Sumbawanews.com,- Meta resmi menginvestasikan USD 900 juta atau sekitar Rp14,7 triliun ke startup fintech India, Cred, sekaligus menarik pendirinya, Kunal Shah, untuk memimpin WhatsApp. Investasi besar ini mendorong valuasi Cred melejit menjadi 4 miliar dolar AS, menjadikannya salah satu raksasa fintech terbesar di Negeri Bollywood.
Dana segar itu akan digunakan untuk memperluas infrastruktur, memperkuat layanan keuangan, dan memperdalam penetrasi pasar di tengah persaingan sengit dengan platform sejenis seperti Paytm dan PhonePe. Cred, yang awalnya dikenal sebagai platform untuk membayar tagihan kartu kredit dengan imbalan reward, kini telah menguasai lebih dari 40 persen transaksi pembayaran kartu kredit di India dan terus berkembang ke layanan pinjaman dan asuransi.
Namun, keberhasilan Cred tak lepas dari sosok Kunal Shah—sosok visioner yang mampu membangun basis pengguna aktif jutaan orang dengan pendekatan yang unik: mengubah kebiasaan membayar tagihan menjadi pengalaman sosial dan eksklusif. Kini, Shah meninggalkan jabatannya sebagai CEO untuk menggantikan Will Cathcart sebagai pemimpin WhatsApp, sebuah langkah strategis yang dianggap sebagai upaya Meta memperkuat ekosistem pembayaran digital di pasar terbesarnya.
“WhatsApp memiliki lebih dari 500 juta pengguna di India, tapi layanan pembayaran digitalnya—WhatsApp Pay—masih tertinggal jauh dari pesaing lokal,” ujar seorang analis teknologi. “Kunal adalah orang yang tepat untuk mengubahnya dari aplikasi pesan menjadi gerbang keuangan sehari-hari.”
Shah sendiri mengonfirmasi perpindahannya melalui unggahan di X, mengatakan bahwa “delta antara WhatsApp hari ini dan potensi penuhnya masih sangat besar.” Ia menegaskan, misinya kini adalah membangun sistem keuangan yang terintegrasi, aman, dan mudah diakses oleh miliaran pengguna di negara berkembang.
Sementara itu, posisi CEO Cred sementara diambil alih oleh Miten Sampat, mantan kepala strategi dan keuangan perusahaan. Dewan direksi pun mulai mempersiapkan struktur kepemimpinan jangka panjang, termasuk kemungkinan penawaran saham perdana (IPO) dalam waktu dekat.
Investor utama Cred, PeakXV Partners, memuji Shah sebagai arsitek kategori baru dalam fintech. “Dia tidak hanya membangun perusahaan—tapi menciptakan gerakan,” kata Shailendra Singh, Managing Director PeakXV. “Cred adalah bukti bahwa teknologi bisa mengubah perilaku finansial masyarakat biasa.”
Di sisi lain, langkah Meta ini terjadi dalam konteks transformasi besar-besaran perusahaan. Setelah proyek Metaverse gagal memenuhi ekspektasi, Mark Zuckerberg kini fokus total pada kecerdasan buatan dan integrasi layanan keuangan. Meta baru saja memindahkan 7.000 karyawan ke empat divisi baru yang berfokus pada pengembangan AI natif, sekaligus memangkas ribuan posisi untuk menekan biaya operasional.
Dengan investasi Rp14 triliun dan kehadiran Kunal Shah di jajaran puncak, Meta tak lagi hanya menjadi raksasa media sosial—tapi sedang membangun kerajaan ekonomi digital yang mengintegrasikan pesan, pembayaran, dan AI dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Di India, tempat 70 persen populasi masih bergantung pada uang tunai, inilah pertarungan sejati: siapa yang akan menjadi bank tanpa cabang pertama di dunia.















