Home Berita Israel Ngambek, Spanyol Didepak dari Pusat Koordinasi Sipil-Militer

Israel Ngambek, Spanyol Didepak dari Pusat Koordinasi Sipil-Militer

Tel Aviv, sumbawanews.com – Menlu Israel, Gideon Sa’ar, Jum’at (10/04) mengumumkan, Spanyol tidak akan lagi diizinkan untuk berpartisipasi dalam Pusat Koordinasi Sipil Militer (Civil-Military Coordination Center/CMCC) di Kiryat Gat.

Baca Juga: Israel Akan Kolonisasi Wilayah Gaza, Lebanon dan Suriah

Ia menilai, Bias anti-Israel yang obsesif dari Spanyol di bawah kepemimpinan Pedro Sánchez sangat keterlaluan. sehingga telah kehilangan semua kemampuan untuk memainkan peran konstruktif dalam mengimplementasikan rencana perdamaian Donald Trump dan pusat yang beroperasi di bawahnya.

“Saya telah memberi tahu teman-teman Amerika kita sebelum keputusan ini,” ucapnya.

Dijelaskan, Selama ini, pemerintah Spanyol di bawah Pedro Sánchez telah melawan Israel dengan segala cara yang mungkin. Sánchez dan para menterinya melontarkan fitnah dpalsu terhadap Israel dan tentaranya, mencemarkan nama baik dan menghasut melawan Israel dan Perdana Menteri Netanyahu.

Pemerintah Spanyol telah berupaya merugikan kita di lembaga-lembaga internasional, termasuk upaya berulang kali, untuk mendorong sanksi terhadap kita di Uni Eropa. Dan Selama perang melawan Iran, Spanyol bertindak melawan kepentingan kita dan melawan kepentingan Amerika Serikat. (Using)

Previous articleLaga Drone Canggih Indonesia vs Malaysia vs Filipina
Next articlePemkab Sumbawa Siapkan Skema Agroforestri Pengganti Jagung
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.