Home Berita Internasional JD Vance Tegur Israel atas Sikap Terhadap Kesepakatan Iran

JD Vance Tegur Israel atas Sikap Terhadap Kesepakatan Iran

Sumbawanews.com,- Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menyampaikan kritik tajam terhadap pemerintahan Israel, mengecam keras sikap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang menolak kesepakatan nuklir Iran yang sedang dinegosiasikan. Dalam pernyataan langka di Gedung Putih, Vance memperingatkan bahwa Israel tengah mengancam hubungan strategisnya dengan sekutu utamanya—Amerika Serikat—dengan menolak diplomasi yang didukung Washington.

“Donald J. Trump adalah satu-satunya pemimpin dunia yang secara konsisten berdiri di sisi Israel, sekaligus memimpin negara adidaya terkuat di planet ini,” tegas Vance kepada awak media. “Jangan biarkan keengganan politik mengaburkan kenyataan: AS adalah satu-satunya sekutu kuat yang masih tersisa bagi Israel.”

Pernyataan itu muncul di tengah memanasnya ketegangan antara Netanyahu dan pemerintahan Trump, yang sedang memperjuangkan kesepakatan baru untuk menahan ambisi nuklir Iran melalui jalur diplomatik, bukan militer. Vance menekankan bahwa para menteri Israel perlu “bangun dan menghadapi kenyataan”—bukan hanya karena kepentingan keamanan, tetapi juga karena keberlangsungan aliansi strategis yang telah bertahan puluhan tahun.

Ia menambahkan, upaya Israel untuk mengisolasi diri dari proses diplomasi ini justru akan melemahkan pengaruhnya di Washington, bukan memperkuatnya. “Ketika Anda menolak teman terkuat Anda, Anda bukan menunjukkan keberanian—Anda menunjukkan ketidakpedulian terhadap masa depan Anda sendiri,” ujar Vance.

Pernyataan ini menjadi sinyal jelas bahwa pemerintahan Trump tidak hanya ingin mengendalikan kebijakan Iran, tetapi juga menegaskan kembali dominasi AS dalam aliansi Timur Tengah—dengan Israel sebagai bagian tak terpisahkan, bukan sebagai mitra yang bisa dipilih-pilih.

Previous articleSeluruh Kabinet Guinea Ekuatorial Mundur
Next articleKejaksaan Dicurigai Terlalu Kuasai Aset Rampasan
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.