Sana’a, sumbawanews.com – Gerakan perlawanan Yaman, Houthi, Rabu (01/04) mengungkapkan, Yaman secara resmi menolak tawaran Amerika. Tawaran tersebut mencakup penyerahan seluruh negara dan pembayaran gaji karyawan yang tertunggak selama 10 tahun.
Baca Juga: Bersamaan dengan Iran dan Hizbullah, Houthi Luncurkan Rudal Balistik
Dan sebagai imbalan, houthi harus pengabaian pendiriannya terhadap isu-isu nasional di Palestina, Lebanon, dan Iran. “Kami tidak akan membela kebohongan, berapa pun harganya,” ucapnya.
Ia menegaskan, Sebuah pendirian moral yang tidak dapat dibeli atau dijual dengan dolar. “Inilah Yaman ketika memilih martabatnya daripada godaan politik,” jelas dia. (Using)

















