Home Berita Bantah Ada Negosiasi, Menlu Iran ke Trump: Rakyat Iran Tidak Dapat Diajak...

Bantah Ada Negosiasi, Menlu Iran ke Trump: Rakyat Iran Tidak Dapat Diajak Bicara dengan Bahasa Ancaman

Teheran, sumbawanews.com – Menteri Luar Negeri Iran, Seyyed Abbas Araqchi, dalam sebuah wawancara Rabu (01/04) menegaskan, Presiden AS harus mengubah pendekatannya secara mendasar untuk menghadapi Iran.

“Rakyat Iran tidak dapat diajak bicara dengan bahasa ancaman dan batas waktu. Rakyat Iran hebat, mandiri, dan memiliki peradaban serta budaya yang kaya. Mereka harus diajak bicara dengan hormat, jika tidak, mereka akan membalas di lapangan,” tegas dia.

Baca Juga: Ragukan Ancaman Serangan Darat AS, Araqchi: Kami Harap Mereka Tidak Lakukan Kesalahan Seperti Itu

Ia mengakui, saat ini ada pertukaran pesan antara Iran dan Amerika Serikat. Namun hal tersebut bukan negosiasi seperti klaim Amerika Serikat.

“Kami menerima pesan dari Amerika Serikat; beberapa langsung dan beberapa melalui teman-teman kami di kawasan ini. Jika perlu, kami menanggapi pesan-pesan ini. Jadi, belum ada negosiasi yang terjadi sejauh ini dan klaim yang dibuat dalam hal ini tidak benar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap kali Amerika Serikat mengajukan proposal negosiasi, masalah pertama yang perlu diperiksa adalah seberapa tulus dalam proposal tersebut. Namun Iran tidak melihat ketulusan apa pun. Tidak ada kepercayaan, dan langkah-langkah besar harus diambil untuk membangun kepercayaan.

“Bagi kita, masalah pertama dalam memeriksa setiap proposal adalah seberapa besar kepercayaan yang dapat diberikan, tetapi saat ini tidak ada kepercayaan,” ungkapnya.

Menurutnya, berakhirnya perang di Iran harus mencakup dan lengkap di seluruh kawasan. “Artinya ketika kita berbicara tentang zona perang, kita berbicara tentang zona perang di Iran, Lebanon, Irak, dan Yaman. Kami mencari perdamaian di seluruh kawasan,” jelasnya. (Using)

Previous articleRagukan Ancaman Serangan Darat AS, Araqchi: Kami Harap Mereka Tidak Lakukan Kesalahan Seperti Itu
Next articleTolak Tawaran AS, Houthi: Pendirian Moral Tidak Dapat Dibeli atau Dijual dengan Dolar
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik