Baghdad, sumbawanews.com – Abu Alaa al-Walae, sekretaris jenderal Kata’ib Sayyid al-Shuhada, gerakan perlawanan Islam di Irak, Selasa (31/03) memperingatkan terhadap invasi darat apa pun di Lebanon atau Iran.
Menurutnya, Setelah perang Zionis-Amerika melawan Iran memasuki bulan kedua, dan gagal mencapai tujuan yang dinyatakan, ancaman Amerika untuk melakukan invasi darat ke Republik Islam mulai meningkat. Bergeser dari konflik terbatas menjadi perang skala penuh.
Baca Juga: Perlawanan Islam di Irak Klaim Tewaskan 6 Tentara AS di Pangkalan Victoria Baghdad
Ia mengingatkan, Jika pasukan Amerika melanjutkan penggunaan wilayah Kuwait sebagai titik awal serangan terhadap Iran, poros perlawanan, dalam kerangka persatuan arena, akan menganggap ini sebagai pelanggaran batas keamanan regional.
Kemudian, Terdapat laporan yang beredar mengenai niat al-Julani (Ahmed al-Sharaa/Presiden Suriah) untuk menyeberangi perbatasan dan masuk ke wilayah Lebanon, dengan cara yang menguntungkan pasukan Zionis melawan Lebanon.
“Oleh karena itu, jika salah satu dari skenario ini terjadi, hal itu pasti akan mendorong poros perlawanan untuk mengambil langkah serupa, sesuai dengan persamaan membalas dengan cara yang sama dalam melanggar batas-batas regional,” ujarnya. (Using)















