Teheran, sumbawanews.com – Menteri Luar Negeri Iran, Seyyed Abbas Araqchi dalam sebuah wawancara, Kamis (26/03) menegaskan, Saat ini kebijakan Iran adalah melanjutkan perlawanan dan pertahanan negara dan tidak ada rencana untuk negosiasi.
“Posisi kami adalah bahwa kami tidak mencari perang, perang ini bukan perang kami, Kami tidak memulai perang ini dan kami ingin mengakhirinya, tetapi dengan cara agar hal itu tidak terjadi lagi,” jelasnya.
Baca Juga: Araqchi: Iran Siap Membela Diri Hingga Trump Sadar Tidak Dapat Menang
Menurutnya, Iran tidak menginginkan gencatan senjata. Sebab gencatan senjata adalah siklus setan yang sama yang dapat menciptakan masalah ini lagi.
“Kami ingin mengakhiri perang dengan syarat kami sendiri dan dengan cara agar perang ini tidak terjadi lagi dan musuh-musuh kami akan mendapat pelajaran sehingga mereka bahkan tidak akan memiliki keinginan untuk menyerang Iran. Kedua, kerugian yang diderita rakyat Iran harus dibayar,” jelasnya.
Ia menegaskan, sejauh ini tidak ada negosiasi atau diskusi dengan pihak Amerika. “Tentu saja, selama beberapa hari terakhir, pihak Amerika telah mulai mengirimkan berbagai pesan melalui berbagai perantara; bahwa pesan-pesan tersebut disampaikan melalui negara-negara sahabat kita dan bahwa kita, sebagai tanggapan, mengumumkan posisi kita atau memberikan peringatan yang diperlukan, ini bukan disebut negosiasi, bukan disebut dialog; melainkan hanyalah pertukaran pesan melalui teman-teman, dan dalam pertukaran pesan ini, kita telah mengulangi posisi prinsip kita dan di beberapa tempat kita juga telah memberikan peringatan,” ujar dia.
Ia menekankan, situasi ini menunjukkan ketangguhan, keteguhan, dan stabilitas Republik Islam, yang telah ditunjukkan kepada dunia, kawasan, dan bahkan Amerika. “Fakta bahwa mereka sekarang berbicara tentang negosiasi justru merupakan semacam pengakuan kekalahan,” ucap dia. (Using)

















