Home Berita Araqchi: Iran Siap Membela Diri Hingga Trump Sadar Tidak Dapat Menang

Araqchi: Iran Siap Membela Diri Hingga Trump Sadar Tidak Dapat Menang

Teheran, sumbawanews.com – Menteri Luar Negeri Iran, Seyyed Abbas Araqchi dalam sebuah wawancara Minggu (15/03) menegaskan, Iran belum pernah meminta gencatan senjata, dan bahkan belum meminta negosiasi. Dan siap membela diri sampai Presiden Trump menyimpulkan bahwa ini adalah perang ilegal dan tidak dapat dimenangkan.

Baca Juga: Komandan AL Iran Bantah Klaim AS

“Orang-orang terbunuh hanya karena Presiden Trump ingin bersenang-senang. Ya, itulah yang dia katakan; bahwa menenggelamkan kapal dan menargetkan berbagai tempat adalah hal yang menyenangkan bagi mereka. Menteri Perang juga mengatakan tidak akan ada ampun, dan bahkan mengatakan demikian sebenarnya merupakan kejahatan perang. Jadi ini adalah perang yang dimulai oleh Presiden Trump dan Amerika Serikat sendiri, dan kita akan terus membela diri,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, perang ini bukan perang untuk bertahan hidup. Sebab iran stabil dan cukup kuat. Dan perang ini hanya membela rakyat dari agresi.

“Kita tidak melihat alasan untuk berbicara dengan Amerika, karena ketika mereka memutuskan untuk menyerang kita, kita sedang berbicara dengan mereka. Dan ini adalah kali kedua. Kita tidak memiliki pengalaman yang baik berbicara dengan Amerika. Kita sedang berbicara; jadi mengapa mereka memutuskan untuk menyerang kita. Jadi apa gunanya kembali ke meja perundingan lagi,” tanya dia.

Ia menegaskan, Iran hanya menargetkan aset Amerika, instalasi Amerika, dan pangkalan militer Amerika. Apa pun yang ditargetkan adalah milik Amerika Serikat di negara tetangga. Sebab Amerika Serikat menggunakan wilayah udara negara tetangga dan sahabat untuk menyerang Iran.

“Jadi jelas kita tidak bisa tinggal diam tentang hal ini. Faktanya adalah wilayah negara-negara ini digunakan. Ada banyak contoh. Baru kemarin mereka menyerang pulau-pulau kita dengan roket artileri jarak pendek HIMARS dan menggunakan wilayah UEA untuk menyerang kita. Sekitar seminggu yang lalu, tiga pesawat tempur F-15 ditembak jatuh di Kuwait, tampaknya oleh tembakan dari pihak sendiri. Tetapi tidak ada yang bertanya apa yang mereka lakukan di Kuwait,” beber Menlu Iran.

Terkait pelayaran di Selat Hormuz, ia menyatakan Iran siap berbicara dengan negara-negara yang menghubungi mengenai jalur pelayaran aman bagi kapal-kapal mereka. “Hal ini bergantung pada keputusan pasukan militer kami,” ungkap dia.

Dikatakan, sejumlah negara telah menghubungi Iran untuk memastikan jalur pelayaran aman bagi kapal-kapal mereka. “Keputusan akhir berada di tangan pasukan militer kami. Mereka telah mengizinkan sejumlah kapal dari berbagai negara untuk berlayar dengan aman,” tegas dia. (Using)

Previous articleRamadan Penuh Berkah, Koramil 1710-07/Mapurujaya Berbagi Takjil Untuk Warga
Next articleKNPI Kecamatan Maluk Berbagi 1.327 Bungkus Takjil di Teluk Benete
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik