Washington DC., sumbawanews.com – Joseph Kent, Mantan Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional AS dalam sebuah wawancara, Kamis (19/03) mengungkapkan, Setelah 20 tahun mengabdi dan sebagian besar dihabiskan di Timur Tengah dalam peperangan di sana, melihat bagaimana Amerika Serikat telah dibohongi.
Baca Juga: Kecewa Dengan Perang Iran, Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional AS Mengundurkan Diri
“Dan dalam peperangan ini kita terseret ke jalan yang salah, dan kita terseret ke dalam perang lain. Dan bahwa rakyat Amerika tidak mengetahui seluruh kebenaran dan bahwa negara kita tidak memiliki kepentingan nasional yang vital dalam konflik saat ini,” katanya.

Shannon bertugas sebagai teknisi kriptologi Angkatan Laut, bertanggung jawab atas intelijen sinyal dan peperangan elektronik, tetapi kemampuannya dalam berbahasa membuatnya berbeda. Dia ditugaskan ke unit yang sangat rahasia sehingga namanya bahkan tidak dapat dicetak di sini, di mana dia bekerja secara diam-diam untuk memburu teroris paling dicari di dunia.
Menurutnya, para pemimpin AS akan mendengarkan kita jika kita semua bersuara. “Kita berada di titik kritis dalam perang dengan Iran. Kita harus menunjukkan kepada para pemimpin kita bahwa kita tidak mendukung perang ini. Kami tidak percaya perang ini memiliki kepentingan keamanan nasional yang vital. Kami ingin pasukan kami pulang,” ujarnya.
Ditambahkan, dan saat memasuki siklus pemilihan berikutnya, kita harus menuntut hal itu dari semua orang, dari setiap partai politik. “Pergilah menemui mereka, temui perwakilan Anda dan katakan: Jika Anda akan memilih untuk melanjutkan perang di luar negeri ini, saya tidak akan memilih Anda,” ucapnya. (Using)

















