Teheran, sumbawanews.com – Berbagai sumber menyebutkan, Pesawat tempur siluman AS, F-35 dilaporkan terkunci radar dan terkena serangan saat terbang diatas Iran, Kamis (19/03).
Akibat serangan tersebut, disebutkan F-35 mengalami kerusakan dan melakukan pendaratan darurat.
Baca Juga: Iran Nyatakan Serangan ke Infrastruktur Energi Seret Perang ke Fase Baru
Ketua Parlemen Iran, Mohamad Bagher Ghalibaf, Jum’at (20/03) menyebutkan, F-35 bukan hanya jet tempur. Tetapi simbol tak terkalahkan dan arogansi militer Amerika.
“Sebuah simbol teologis yang tak dapat dilihat mata dan diklaim berada di atas segala kekuasaan; tetapi Tuhan berada di atas tangan kita,” katanya.
Menurut dia, Simbol ini terkena serangan untuk pertama kalinya di dunia. “Tuhanlah yang menembak. Dan inilah saat runtuhnya sebuah tatanan,” ucapnya. (Using)

















