Phnom Penh, sumbawanews.com – Letjen Maly Socheata, Wakil Menteri Luar Negeri dan Juru Bicara Kementerian Pertahanan Nasional Kerajaan Kamboja, menyatakan bahwa Kementerian dengan tegas menolak dan mengutuk sekeras-kerasnya tuduhan palsu dan jahat yang diajukan Thailand bahwa Kamboja sengaja meluncurkan proyektil ke wilayah Laos.
Baca Juga: Konflik Hari ke-2, Kamboja Tuding Thailand Perluas Serangan
Kementerian Pertahanan Nasional Kerajaan Kamboja dengan tegas menolak dan mengutuk sekeras-kerasnya tuduhan palsu dan jahat yang diajukan Thailand bahwa Kamboja sengaja meluncurkan proyektil ke wilayah Laos. Tuduhan tak berdasar ini mencerminkan pola penipuan yang meresahkan oleh militer Thailand—pertama-tama mengarang kebohongan untuk membenarkan agresi tak beralasannya terhadap Kamboja, dan kini berupaya memanipulasi opini internasional dengan merusak reputasi Kamboja.
Menurutnya, Retorika yang tidak bertanggung jawab tersebut tidak hanya jelas-jelas salah tetapi juga sangat provokatif, terutama karena otoritas Laos belum menyelesaikan penyelidikan mereka maupun mengeluarkan klaim semacam itu. Kamboja menuntut agar Thailand segera menghentikan kampanye disinformasi yang disengaja, yang hanya bertujuan untuk mengalihkan perhatian dari pelanggaran hukum internasional yang mencolok yang dilakukannya sendiri.
Dijelaskan, Tidak seperti Thailand, Kamboja tidak pernah dan tidak akan melanggar kedaulatan negara tetangga mana pun, termasuk Republik Demokratik Rakyat Laos. Kamboja menegaskan kembali rasa hormatnya yang teguh terhadap kedaulatan dan integritas wilayah semua negara dan menegaskan kesiapannya untuk memberikan kerja sama penuh kepada Tentara Rakyat Laos untuk menyelidiki insiden tersebut secara bertanggung jawab, profesional, dan transparan. (Using)














