Home Serba Serbi Tekno Samsung Hentikan Integrasi Gallery dengan OneDrive Akhir 2026

Samsung Hentikan Integrasi Gallery dengan OneDrive Akhir 2026

Sumbawanews.com,- Pengguna Samsung Galaxy akan kehilangan fitur cadangan otomatis foto dan video ke OneDrive mulai 30 September 2026. Integrasi antara aplikasi Samsung Gallery dan layanan penyimpanan awan Microsoft itu, yang telah berjalan sejak 2019, resmi dihentikan. Pengumuman resmi dari Microsoft menegaskan bahwa meskipun pengguna masih bisa mengakses OneDrive lewat aplikasi terpisah, koneksi langsung dari galeri ponsel Samsung akan berakhir tanpa pengecualian.

Kolaborasi ini awalnya dirancang sebagai solusi alternatif setelah Samsung menutup layanan penyimpanan mandirinya, Samsung Cloud Gallery Sync, yang sempat menjadi andalan pengguna sebelumnya. Dengan integrasi OneDrive, pengguna bisa mencadangkan ribuan foto dan video secara otomatis tanpa perlu repot mengunggahnya satu per satu—terutama bagi mereka yang sudah terbiasa dengan ekosistem Microsoft, seperti pengguna Windows atau langganan Microsoft 365.

Namun, menurut analisis internal Microsoft dan laporan dari 9to5Google, tingkat adopsi fitur ini ternyata jauh lebih rendah dari ekspektasi. Sebagian besar pengguna Samsung justru lebih memilih layanan seperti Google Photos atau Amazon Photos, yang menawarkan antarmuka lebih intuitif, penyimpanan gratis lebih besar, dan integrasi yang lebih dalam dengan sistem operasi Android. Faktor lain yang mungkin berperan adalah kebijakan privasi dan kepercayaan pengguna terhadap platform cloud yang berbeda.

Perubahan ini tidak akan memengaruhi fungsi dasar Samsung Gallery—pengguna tetap bisa menyimpan, mengelola, dan membagikan foto secara lokal. Yang berubah hanyalah jalur cadangan ke awan. Bagi yang bergantung pada OneDrive, Microsoft menyarankan untuk memindahkan data ke layanan lain sebelum batas waktu, atau menggunakan aplikasi OneDrive secara terpisah untuk mengunggah konten secara manual.

Langkah ini juga mencerminkan tren strategis di industri teknologi: perusahaan besar semakin memilih fokus pada ekosistem inti mereka, bukan mempertahankan kemitraan yang kurang diminati. Samsung, yang kini semakin mengandalkan Samsung Cloud dan kerja sama dengan Google, tampaknya memilih untuk tidak mempertahankan infrastruktur yang tidak lagi memberikan nilai signifikan bagi penggunanya.

Meski terdengar kecil, perubahan ini menjadi indikator pergeseran besar dalam cara pengguna berinteraksi dengan data pribadi mereka. Di masa depan, cadangan foto bukan lagi soal kemitraan antar raksasa teknologi, melainkan pilihan pribadi—yang didasarkan pada kecepatan, keamanan, dan kenyamanan, bukan sekadar kemudahan integrasi.

Previous articlePrabowo-Gibran Kurban Sapi Jumbo di Istiqlal
Next articleRazman Siap Jalani Hukuman, Tak Akan Kabur
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik