Home Serba Serbi Tekno Meta Luncurkan Langganan Berbayar untuk Instagram, Facebook, dan WhatsApp

Meta Luncurkan Langganan Berbayar untuk Instagram, Facebook, dan WhatsApp

Sumbawanews.com,- Meta resmi meluncurkan paket berlangganan berbayar bernama Meta One, yang menggabungkan fitur eksklusif untuk Instagram, Facebook, dan WhatsApp dalam satu ekosistem terpadu. Langkah ini menandai pergeseran strategis raksasa teknologi itu dari model berbasis iklan menuju pendapatan berkelanjutan melalui langganan, menyusul jejak X, Snapchat, dan YouTube.

Paket berlangganan ini tersedia dalam tiga tier: Instagram Plus dan Facebook Plus dipatok di USD 3,99 per bulan (sekitar Rp 65.000), sementara WhatsApp Plus lebih terjangkau di USD 2,99 per bulan (sekitar Rp 49.000). Hingga kini, layanan ini baru diujicoba di Amerika Serikat, tanpa kepastian jadwal peluncuran di Indonesia.

Pada Instagram Plus, pengguna mendapat akses ke fitur-fitur canggih seperti Statistics Stories—yang memungkinkan melihat siapa saja yang menonton ulang konten—hingga Super Heart, Stealth View, dan Multi-audience Stories, yang memungkinkan pengunggah membagikan cerita ke kelompok audiens berbeda dalam satu unggahan. Facebook Plus menawarkan fitur serupa, termasuk kontrol privasi yang lebih mendalam dan tampilan antarmuka yang lebih personal.

Sementara itu, WhatsApp Plus fokus pada personalisasi: pengguna bisa mengganti tema aplikasi, menyetel nada dering eksklusif, menambah stiker premium, serta menyematkan lebih banyak obrolan penting di bagian atas. Fitur-fitur ini sebelumnya sempat bocor dalam versi uji coba sejak Maret 2026, dan kini resmi dirilis setelah melalui evaluasi pengguna.

Tak hanya itu, Meta juga menghadirkan fitur baru bernama Instants di Instagram—sebuah fitur berbagi foto spontan yang menghilang setelah dilihat atau setelah 24 jam. Dirancang untuk mengurangi tekanan memperlihatkan profil yang “sempurna”, Instants memungkinkan pengguna mengirim foto sehari-hari tanpa diedit ke Close Friends atau mutual followers. Penerima bisa mereaksi dengan emoji, membalas seperti DM biasa, atau mengirim balasan Instants mereka sendiri. Fitur ini dilengkapi opsi “Undo” untuk menarik kembali foto yang terkirim, serta sistem arsip privat dan mode Snooze untuk mengontrol penerimaan konten.

Di sisi lain, Instagram juga memperkenalkan kemampuan mengedit komentar—sebuah fitur yang lama ditunggu pengguna. Pengguna kini bisa mengubah typo atau memperbaiki kalimat dalam komentar mereka selama 15 menit setelah diposting, mirip dengan fitur edit pesan di Direct Message yang sudah ada sejak awal 2024.

Langkah ini bukan sekadar penambahan fitur, tapi sinyal kuat bahwa Meta sedang membangun model bisnis baru yang lebih berkelanjutan. Dengan menggabungkan layanan verifikasi berbayar (Meta Verified) ke dalam paket langganan, perusahaan berusaha mengubah pengguna biasa menjadi pelanggan setia yang membayar untuk pengalaman yang lebih kaya, aman, dan personal.

Namun, tantangan terbesar kini bukan pada teknologinya, melainkan pada perilaku pengguna: apakah miliaran pengguna gratis yang selama ini menikmati layanan tanpa biaya akan bersedia membayar untuk fitur-fitur yang sebelumnya dianggap “bonus”? Jawabannya akan menentukan masa depan ekosistem media sosial global.

Previous articleJakarta Cerah Berawan, BMKG Prediksi Tanpa Hujan
Next articleBanpres Kurban Bukan Inovasi Baru
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik