Home Serba Serbi Tekno Amazon Rilis Kindle Scribe Tanpa Lampu Depan, Harga Lebih Terjangkau

Amazon Rilis Kindle Scribe Tanpa Lampu Depan, Harga Lebih Terjangkau

Sumbawanews.com,- Amazon akhirnya meluncurkan varian baru Kindle Scribe tanpa lampu depan, dengan harga $430 atau sekitar Rp6,5 jutaan. Varian ini menjadi yang ketiga dalam generasi terbaru Kindle Scribe, menyusul Kindle Scribe biasa ($500) dan Kindle Scribe Colorsoft ($630) yang sudah tersedia sejak tahun lalu. Yang menarik, Amazon justru memperkenalkan versi yang sengaja menghilangkan fitur lampu depan—padahal fitur itu selama ini dianggap standar pada perangkat e-reader modern. Tujuannya jelas: menyesuaikan harga dengan pesaing utamanya, ReMarkable Paper Pure yang baru diluncurkan bulan lalu dengan harga $399.

Meski tanpa lampu depan, Kindle Scribe tanpa lampu ini justru menawarkan masa pakai baterai terpanjang di antara ketiganya: hingga 16 minggu untuk membaca dan tiga minggu untuk menulis catatan. Angka ini jauh melampaui ReMarkable Paper Pure yang hanya bertahan hingga tiga minggu, bahkan setelah peningkatan signifikan dari model sebelumnya yang hanya bertahan sepekan. Sementara itu, Kindle Scribe generasi kedua yang masih tersedia dengan harga $400 justru tetap mempertahankan lampu depan—dan bahkan lebih murah daripada versi tanpa lampu yang baru.

Dalam uji coba mendalam, Kindle Scribe generasi kedua muncul sebagai pemenang keseluruhan. Lampu depannya yang hangat membuatnya jauh lebih nyaman digunakan di malam hari atau di ruangan gelap, menghindari pengguna dari godaan scroll ponsel saat seharusnya membaca atau mencatat ide. Selain itu, gaya menulisnya lebih halus dan responsif dibanding ReMarkable, dengan stylus yang lebih ergonomis dan tombol pintas untuk menyorot teks. Meski ReMarkable Paper Pure menawarkan sensasi menulis yang lebih mirip kertas asli dan fitur perangkat lunak lebih canggih—seperti konversi tulisan tangan ke teks, integrasi Google Drive, dan pencarian berbasis AI—fitur-fitur itu memerlukan langganan bulanan $3 agar berfungsi optimal.

Untuk pengguna yang lebih banyak membaca daripada menulis, Kindle Scribe tetap tak terkalahkan. Dengan akses langsung ke toko buku Kindle, aplikasi Libby untuk pinjam buku perpustakaan, dan kemampuan membaca berbagai format file tanpa perlu sinkronisasi rumit, pengalaman membaca Kindle tetap yang paling mulus. Sementara ReMarkable memerlukan pengunggahan manual file PDF atau ePUB melalui komputer atau aplikasi seluler, Kindle bekerja seperti perangkat e-reader biasa—instan dan intuitif.

Dari segi bobot, ReMarkable Paper Pure memang lebih ringan (0,79 pon) dibanding Kindle Scribe generasi kedua (0,95 pon) dan versi baru (0,88 pon). Namun, desain bezel tebal pada ReMarkable dan Kindle Scribe generasi lama justru memberi kenyamanan genggaman yang lebih alami. Versi tanpa lampu depan, meski memiliki baterai terbaik, terasa kurang lengkap karena kehilangan fitur yang justru paling sering digunakan: pencahayaan.

Kesimpulannya, Kindle Scribe generasi kedua tetap menjadi pilihan paling seimbang: harga terjangkau, lampu depan, pengalaman menulis yang nyaman, dan masa pakai baterai yang luar biasa—hingga 12 minggu hanya untuk membaca. Bagi yang ingin fitur AI dan koneksi cloud tanpa lampu depan, versi baru $430 bisa jadi alternatif, tapi hanya jika Anda yakin tidak pernah menulis atau membaca dalam kondisi minim cahaya. Bagi sebagian besar pengguna, menghabiskan $70 lebih untuk versi tanpa lampu depan justru terasa seperti membeli mobil tanpa lampu utama.

Previous articlePerjuangan Karina Melawan Tumor Ganas di Kedua Matanya, Harapan Kecil yang Tak Boleh Padam
Next articleWarga Lebanon Selatan Kembali Mengungsi Akibat Ancaman Serangan
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.