Home Blog Page 87

Rp51,6 Miliar Uang Eddy Tansil Diserahkan ke Negara

Sumbawanews.com,- Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung telah menyerahkan aset senilai Rp51,6 miliar berupa uang tunai milik Eddy Tansil, tersangka utama kasus korupsi Bapindo senilai US$430 juta atau sekitar Rp1,3 triliun pada era Orde Baru. Uang tersebut diperoleh melalui negosiasi intensif dengan pihak perbankan yang selama puluhan tahun menjadi penjaga aset tersangka yang hingga kini masih buron.

Penyerahan dilakukan dalam acara BPA Fair 2026 di Gedung BPA Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Senin (15/6). Kepala BPA, Kuntadi, mengonfirmasi bahwa uang tunai sebesar Rp51.682.537.548 merupakan bagian dari total aset yang berhasil dipulihkan senilai Rp82,68 miliar. Aset lainnya mencakup 20 bidang tanah, vila, dan sebuah pabrik yang tersebar di Bogor dan Banten.

Rincian aset yang diserahkan antara lain: satu lahan seluas 1.550 meter persegi dan empat villa di Megamendung, Bogor; satu lahan seluas 26.403 meter persegi beserta bangunan pabrik PT Rimba Subur Sejahtera (bekas pabrik Becks Beer) di Gunung Putri, Bogor; serta 18 bidang tanah kosong di Desa Argawana, Kabupaten Serang, Banten, yang baru berhasil dilacak sejak 2025.

Kehadiran Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Ketua LPSK Achmadi dalam acara tersebut menandai komitmen pemerintah dalam mengejar aset negara yang hilang akibat korupsi sistemik.

Eddy Tansil, bos PT Golden Key Group, menjadi salah satu kasus korupsi paling mencengangkan dalam sejarah hukum Indonesia. Pada 1991, ia memanfaatkan kedekatan dengan pejabat tinggi Orde Baru—termasuk Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Sudomo dan Menteri Keuangan JB Sumarlin—untuk mendapatkan kredit Bapindo. Dana itu diklaim untuk membangun pabrik petrokimia PT Hamparan Rejeki, namun nyatanya dialirkan ke rekening pribadi dan usaha sampingan, termasuk kemitraan dengan Tommy Soeharto.

Pada 1992, pengadilan menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara, denda Rp30 juta, dan uang pengganti Rp500 miliar. Namun, pada 6 Mei 1996, Eddy Tansil kabur dari Lapas Cipinang dalam keadaan terperangah. Ia memanfaatkan kesempatan berobat jantung di RS Harapan Kita tanpa pengawalan ketat—diduga karena suap kepada petugas. Mobil yang membawanya tidak diperiksa, dan ia menghilang ke Singapura, lalu diduga ke Tiongkok.

Sejak itu, ia tak pernah kembali. Pada 2013, jejaknya terdeteksi di Tiongkok, namun upaya ekstradisi gagal. Lebih dari tiga dekade berlalu, namun upaya pemulihan aset terus berjalan. Penyidik menangkap 10 orang terkait pelarian Eddy Tansil, termasuk petugas lapas dan polisi, namun sang koruptor tetap menghindari hukum.

Kini, meski tubuhnya tak pernah terlihat, aset-asetnya—yang selama puluhan tahun disembunyikan di balik nama-nama perantara dan rekening bank—mulai terungkap. Penyerahan uang tunai Rp51,6 miliar ini bukan sekadar kemenangan administratif, tapi simbol bahwa keadilan tak selalu datang dalam bentuk penangkapan, tapi juga dalam bentuk pengembalian uang rakyat.

BGN Resmi Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Jubir

Sumbawanews.com,- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang secara resmi menunjuk Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, sebagai juru bicara lembaga tersebut. Penunjukan ini diumumkan usai rapat kerja tertutup antara BGN dan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Senin, 15 Juni 2026, yang membahas pagu anggaran BGN untuk tahun 2027.

Dalam keterangan resminya, Nanik menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan respons terhadap sejumlah masukan konstruktif dari anggota DPR yang menekankan pentingnya penguatan komunikasi publik di lingkungan BGN. “Kami menerima masukan bahwa informasi terkait program-program strategis BGN perlu disampaikan secara lebih terstruktur, cepat, dan akurat kepada publik,” ujar Nanik.

Agustina, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN, dipilih bukan hanya karena posisinya yang strategis, tetapi juga karena pemahaman mendalamnya terhadap arah kebijakan, program pemberdayaan gizi, serta dinamika isu kesehatan nasional yang sedang dihadapi lembaga. Ia diharapkan mampu menjadi jembatan antara BGN dengan media, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menyampaikan capaian, tantangan, serta rencana tindak lanjut program seperti Makanan Bergizi untuk Guru (MBG) dan inisiatif pencegahan stunting.

Nanik menegaskan, transparansi dan akuntabilitas adalah fondasi tata kelola lembaga yang baik. “Kehadiran jubir bukan sekadar formalitas. Ini bagian dari komitmen BGN untuk membuka ruang komunikasi yang sehat, berbasis data, dan responsif terhadap kebutuhan informasi masyarakat,” tegasnya.

Penunjukan ini juga datang di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap efektivitas program MBG, yang baru-baru ini menjadi sorotan akibat sejumlah laporan tentang hambatan operasional di lapangan. Dengan Agustina sebagai juru bicara, BGN berencana memperkuat penyampaian data real-time, merespons isu-isu yang berkembang di media sosial, serta memperjelas peran lembaga dalam kerangka kebijakan pangan dan gizi nasional.

Agustina sendiri dikenal sebagai sosok yang aktif dalam diskusi kebijakan kesehatan dan memiliki latar belakang yang kuat di bidang komunikasi strategis. Sebelum bergabung dengan BGN, ia pernah menjabat di sejumlah lembaga pemerintah yang fokus pada isu sosial dan pendidikan, termasuk peran sebagai koordinator kampanye nasional gizi ibu dan anak.

Dengan penunjukan ini, BGN menegaskan bahwa komunikasi bukan lagi sekadar pendukung operasional, tetapi menjadi inti dari misi pelayanan publik. “Kami ingin masyarakat tidak hanya tahu apa yang kami lakukan, tapi juga memahami mengapa kami melakukannya,” kata Nanik.

Israel Ancam Rampas Hebron, Palestina Geram

Sumbawanews.com,- Palestina mengutuk keras langkah Israel yang secara terbuka berniat mencabut perjanjian Hebron 1997 dan mengambil alih kendali penuh atas kota suci itu di Tepi Barat. Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, mengumumkan pembatalan kesepakatan yang selama ini menjadi fondasi otonomi sipil Palestina di sektor H2 Hebron—termasuk pengelolaan Masjid Ibrahimi, situs paling sakral ketiga dalam Islam.

Menteri Luar Negeri Palestina, Varsen Aghabekian Shahin, menegaskan bahwa tindakan itu bukan sekadar pelanggaran hukum internasional, tetapi serangan terhadap hak-hak dasar rakyat Palestina atas tanah dan kebebasan beribadah. “Israel tidak memiliki kedaulatan atas satu inci pun dari wilayah pendudukan. Langkah Smotrich adalah upaya ilegal untuk memperluas pendudukan secara de facto,” tegas Shahin, seperti dikutip Al Jazeera.

Perjanjian Hebron 1997, hasil negosiasi antara Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), membagi kota menjadi dua zona: H1, yang dikuasai penuh oleh Otoritas Palestina, dan H2, yang berada di bawah kendali militer Israel namun tetap mengakui peran administratif Palestina. Zona H2—yang mencakup pusat kota tua, pasar tradisional, dan Masjid Ibrahimi—dihuni sekitar 33.000 warga Palestina yang hidup di bawah aturan militer ketat, sementara ratusan pemukim Yahudi tinggal di rumah-rumah yang direbut di tengah-tengah mereka.

Smotrich, tokoh ekstrem sayap kanan yang kini memegang jabatan menteri keuangan sekaligus pengawas urusan Tepi Barat, tidak hanya mencabut kewenangan pemerintah kota Palestina, tetapi juga menyatakan bahwa Israel akan mengambil alih seluruh proses perencanaan dan pembangunan di H2. Langkah ini dianggap sebagai upaya sistematis untuk memperkuat kehadiran pemukim Yahudi dan mengikis struktur otonomi Palestina secara bertahap.

Respons internasional pun mulai bergulir. Prancis telah melarang Smotrich memasuki wilayahnya, sementara PBB dan sejumlah negara Eropa menyerukan agar Israel segera menghentikan tindakan sepihak yang dapat memicu eskalasi kekerasan. Namun, dengan kebijakan luar negeri AS yang kini semakin condong ke Tel Aviv di bawah pemerintahan Donald Trump, upaya diplomasi multilateral terasa semakin terhambat.

Kota Hebron, yang telah menjadi simbol ketegangan berkepanjangan antara penduduk asli dan pemukim ilegal, kini berada di ambang titik balik. Jika perjanjian 1997 benar-benar dibatalkan, maka seluruh struktur otonomi di Tepi Barat—yang sudah rapuh—akan runtuh, membuka jalan bagi aneksasi de facto atas seluruh wilayah pendudukan. Palestina menegaskan: ini bukan sekadar soal tanah, tapi soal eksistensi.

Air Purifier Murah, Kualitas Udara Lebih Sehat

Sumbawanews.com,- Dengan meningkatnya frekuensi kebakaran hutan, polusi udara, dan musim alergi yang semakin parah, air purifier kini bukan lagi barang mewah, melainkan kebutuhan dasar di setiap rumah. Partikel halus, senyawa organik volatil, dan bahan kimia dari cat, perabot, hingga plastik terus mengendap di udara dalam ruangan—memicu batuk, hidung tersumbat, dan gangguan pernapasan yang sering diabaikan. Di tengah tren ini, AirDoctor hadir sebagai solusi canggih dengan teknologi filtrasi tiga tahap dan sistem hisap 360 derajat yang mampu menangkap 99,99% polutan, termasuk debu halus, asap, jamur, hingga bakteri.

Bagi yang berencana membeli unit terbaru AirDoctor 4000, pelanggan bisa mendapatkan diskon langsung sebesar $400 dengan melakukan pre-order. Produk ini dirancang untuk ruangan luas, dilengkapi fitur pintar yang memberi notifikasi saat filter perlu diganti. Sementara itu, model AirDoctor 3500 yang sudah terbukti populer kini tersedia dengan harga $409—turun $250 dari harga normal—cocok untuk ruang berukuran menengah hingga besar, dengan kapasitas sirkulasi udara hingga 630 kaki persegi empat kali dalam satu jam.

Pengguna juga bisa menghemat hingga 15% dengan membeli paket filter combo, tanpa perlu kode promo—cukup tambahkan ke troli dan diskon otomatis berlaku. Bagi yang baru pertama kali mendaftar di newsletter AirDoctor, langsung dapat diskon 10% di kotak masuk email. Untuk pengguna yang mengutamakan kualitas udara maksimal, AirDoctor Smart 5500i menjadi pilihan unggulan: mampu membersihkan udara di ruangan seluas 1.000 kaki persegi empat kali per jam, sekaligus menyerap gas berbahaya lewat filter karbon ganda.

Tak hanya soal teknologi, pemilihan air purifier yang tepat juga bergantung pada ukuran ruangan dan kebutuhan spesifik—apakah Anda menghadapi alergi hewan peliharaan, asap kebakaran, atau serbuk sari musiman. Para ahli menyarankan untuk mengukur ruang terlebih dahulu sebelum membeli, agar kinerja alat optimal dan tidak terbuang percuma. Dengan harga yang semakin terjangkau dan berbagai penawaran terbatas, kini saat yang tepat untuk menginvestasikan udara bersih—bukan sekadar untuk kenyamanan, tapi untuk kesehatan jangka panjang keluarga.

Damkar Evakuasi Jenazah 120 Kg dari Lantai Dua

Sumbawanews.com,- Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur berhasil mengevakuasi jenazah seorang warga berbobot 120 kilogram dari lantai dua rumah di Kelurahan Jati, Pulogadung, pada Selasa (16/6/2026) malam. Operasi yang berlangsung selama 57 menit ini menjadi bukti kesiapan petugas dalam menangani misi kemanusiaan di tengah tantangan fisik dan akses yang terbatas.

Laporan awal diterima dari Sekretariat Kelurahan Jati pukul 17.58 WIB. Warga meminta bantuan karena jenazah sulit diturunkan akibat struktur rumah yang sempit dan tangga yang tidak memadai untuk mengangkut beban seberat itu. Tanpa delay, Gulkarmat mengerahkan dua unit tim—unit pertama berangkat pukul 18.05 WIB, diikuti unit kedua pukul 18.20 WIB.

Saat tiba di lokasi, petugas langsung melakukan asesmen struktural rumah, memastikan keamanan tangga, dan menyiapkan peralatan khusus seperti tali, bantalan, serta alat angkut darurat. Koordinasi ketat antarpetugas menjadi kunci keberhasilan operasi. Dengan teknik tim yang terlatih, jenazah diturunkan perlahan dari lantai dua ke lantai dasar tanpa mengganggu struktur bangunan atau membahayakan warga sekitar.

“Kami tidak hanya bertugas memadamkan api. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan—baik dalam kebakaran, banjir, atau bahkan evakuasi jenazah—kami hadir,” ujar Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, Rabu (17/6/2026).

Proses evakuasi berakhir pukul 19.20 WIB. Jenazah diserahkan utuh kepada keluarga untuk dilanjutkan proses pemulasaraan sesuai adat dan kepercayaan setempat. Tidak ada insiden, tidak ada kerusakan tambahan, hanya ketenangan dan keikhlasan dalam pelayanan.

Operasi ini mengingatkan publik bahwa petugas pemadam kebakaran bukan sekadar penjaga api, tapi juga garda terdepan dalam berbagai bentuk krisis kemanusiaan—bahkan ketika yang perlu diselamatkan bukan nyawa, tapi martabat manusia yang telah pergi.

Kakorlantas Tegaskan Keselamatan Jalan Lebih Penting dari Keuntungan Ekonomi

Sumbawanews.com,- Jakarta – Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menekankan bahwa keselamatan di jalan raya tidak bisa ditawar, bahkan di atas keuntungan ekonomi semata. Dalam kapasitasnya sebagai keynote speaker pada Seminar Nasional di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, Rabu (17/6/2026), ia memaparkan strategi nasional menuju penerapan penuh program *Zero Over Dimension dan Over Loading* pada 1 Januari 2027.

Agus menilai, persoalan kendaraan melebihi dimensi dan muatan batas bukan sekadar pelanggaran lalu lintas biasa, melainkan ancaman sistemik yang menyentuh aspek keselamatan, ekonomi, hingga tata kelola transportasi nasional. “Jalan raya adalah ruang kehidupan bersama. Tidak ada keuntungan finansial yang lebih berharga daripada nyawa manusia,” tegasnya di hadapan ratusan peserta dari kalangan akademisi, pemerintah daerah, dan pelaku logistik.

Ia membedakan secara tegas antara *over dimension* yang termasuk kategori kejahatan lalu lintas, dengan *over loading* yang lebih bersifat pelanggaran administratif. Penanganannya, menurutnya, harus proporsional dan terukur, bukan hanya berbasis penindakan, tetapi juga pendekatan preemtif dan preventif yang melibatkan edukasi, digitalisasi, serta sinergi antarlembaga.

Agus mengapresiasi inisiatif ULM dan Polda Kalimantan Selatan yang menjadi pelopor dalam menggelar seminar bertema integritas transportasi, sekaligus menjadi model bagi daerah lain. “Ini bukan sekadar acara, tapi langkah strategis. Ketika perguruan tinggi ikut bergerak, maka kesadaran masyarakat akan tumbuh dari akar,” ujarnya.

Dalam paparannya, ia menyoroti bahwa implementasi *Zero ODOL 2027* akan berjalan bertahap, dengan dukungan teknologi seperti ETLE WIM (Weigh-in-Motion) dan sistem *face recognition* yang kini mulai diperluas. Namun, teknologi saja tidak cukup. “Kita harus meninjau dari sisi sosiologis, psikologis, hingga fiskal. Bagaimana dampaknya terhadap pengemudi truk, usaha kecil, dan rantai pasok nasional?”

Ia menegaskan, tujuan akhir bukan sekadar menurunkan angka pelanggaran, tapi menciptakan budaya keselamatan yang melekat dalam setiap keputusan logistik. “Jangan sampai kita mengorbankan nyawa demi kecepatan pengiriman atau margin keuntungan. Ini bukan soal hukum, tapi soal etika.”

Seminar yang diikuti oleh rektor ULM, jajaran Polda Kalsel, dan para akademisi itu juga diakhiri dengan deklarasi pakta integritas dari seluruh peserta, menunjukkan komitmen bersama untuk menjadikan Kalimantan Selatan sebagai wilayah percontohan dalam penerapan kebijakan transportasi berbasis keselamatan.

Dengan target nasional yang semakin dekat, Agus menyerukan kolaborasi lintas sektor—pemerintah, dunia usaha, pendidikan, dan masyarakat—untuk tidak hanya menunggu aturan, tapi aktif membangun budaya baru: bahwa keselamatan bukan beban, tapi fondasi kemajuan.

Mentalitas ASN Jadi Akar Korupsi, KPK Mewanti-wanti

Sumbawanews.com,- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, memperingatkan bahwa akar terdalam korupsi di tubuh birokrasi bukan terletak pada lemahnya regulasi, melainkan pada mentalitas aparatur sipil negara (ASN) yang masih menganggap jabatan sebagai alat untuk memperoleh keuntungan pribadi. Dalam peluncuran Nasional E-Learning ASN Berintegritas di Jakarta, Rabu (17/6/2026), Setyo menegaskan bahwa perubahan sistem dan teknologi pelayanan publik akan sia-sia jika tidak diikuti transformasi sikap dan nilai dalam diri pegawai negeri.

“Kalau sumber daya manusianya tidak berubah attitude-nya, maka integritas nggak akan tercapai,” tegasnya. Menurut Setyo, meski pemerintah telah memperbaiki aturan, membangun sistem digital, dan menyederhanakan prosedur, upaya itu akan terhambat jika masih ada prinsip “jabatan basah” dan “jabatan kering” yang mengakar di kalangan ASN. Istilah-istilah ini, kata dia, mencerminkan pandangan bahwa posisi tertentu dianggap menguntungkan karena mudah diakses untuk korupsi, sementara yang lain dianggap tidak bernilai ekonomi.

Ia menggambarkan, sebagian ASN bahkan menganggap integritas sebagai hambatan karier. “Ada pameo yang beredar: ‘Ah, kamu belum jabat situ aja, karena kamu belum dikasih aja, kamu belum dipercaya aja,’” ujar Setyo, menyindir sikap yang menganggap korupsi sebagai bagian tak terhindarkan dari proses naik pangkat.

Setyo menekankan bahwa birokrasi yang bersih bukan hanya soal hukuman atau pengawasan ketat, tapi soal budaya kerja yang menghargai pelayanan publik sebagai amanah, bukan kesempatan untuk mengeksploitasi kekuasaan. Ia menyerukan pendidikan integritas yang berkelanjutan, bukan sekadar pelatihan formal, melainkan upaya merubah cara berpikir generasi ASN yang baru maupun yang sudah berpengalaman.

Dengan peluncuran e-learning ini, KPK berharap dapat menjadi titik balik dalam membentuk aparatur yang tidak hanya patuh pada aturan, tapi juga memiliki hati nurani yang kuat terhadap keadilan dan kepentingan rakyat. “Sistem bisa diperbaiki, tapi kalau hatinya masih korup, semua akan kembali ke titik awal,” pungkasnya.

Babinsa Bukit Damai Hadiri Pembagian Bak Sampah untuk Warga

Sumbawa Barat sumbawanews.com – Babinsa Desa Bukit Damai, Kopda Achmad Fahri, menghadiri kegiatan pembagian bak sampah kepada warga Desa Bukit Damai yang berlangsung di Aula Kantor Desa Bukit Damai, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Rabu (18/6/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik di tingkat desa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Bukit Damai, Suwardi, SIP, Babinsa Desa Bukit Damai Kopda Achmad Fahri, staf Pemerintah Desa Bukit Damai, anggota Linmas, serta warga penerima bantuan bak sampah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Bukit Damai menyampaikan bahwa pembagian bak sampah diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga secara lebih tertib dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Sementara itu, Babinsa Kopda Achmad Fahri mengapresiasi langkah pemerintah desa yang peduli terhadap kebersihan lingkungan. Menurutnya, menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga berakhir pada pukul 10.10 WITA. Warga yang menerima bantuan bak sampah menyambut baik program tersebut dan berharap dapat memberikan manfaat dalam menciptakan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan nyaman.

 

4.576 Personel Amankan Demo di Empat Titik Jakarta

Sumbawanews.com,- Polisi mengerahkan 4.576 aparat gabungan untuk mengamankan serangkaian aksi unjuk rasa yang berlangsung di empat titik strategis di Jakarta, Rabu (17/6). Aksi yang digelar oleh sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat ini menuntut peninjauan ulang kebijakan ekonomi nasional dan penghentian militerisasi di ranah sipil, di tengah tekanan terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Titik-titik utama yang diamankan meliputi kompleks DPR/MPR RI, Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Kementerian Keuangan, dan kawasan Monas. Di setiap lokasi, aparat dari Polda Metro Jaya, Polres, Polsek, hingga satuan Pelayanan Unjuk Rasa (Yan Unras) Jakarta Pusat bersiaga sejak pagi. Tujuannya jelas: memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu kepentingan publik.

Di Monas, aksi dimulai pukul 10.00 WIB dengan kumpulan massa dari Aliansi Masyarakat Jakarta Timur dan kelompok lainnya berkumpul di Cawan Selatan. Sementara di depan Gedung DPR, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jakarta Peduli Indonesia memadati jalur menuju pintu utama, menuntut transparansi anggaran dan penolakan terhadap kebijakan yang dinilai membebani rakyat kecil.

Pukul 11.00 WIB, massa dari Front Rakyat dan Mahasiswa Madani Seluruh Indonesia tiba di depan BGN, mengecam kebijakan pangan yang dianggap gagal menjangkau lapisan bawah. Di Kemenkeu, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jakarta Selatan menyampaikan orasi menjelang siang, menuntut reformasi fiskal dan pengecualian anggaran militer dari pemotongan belanja sosial.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menekankan bahwa pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis. “Kami mengajak semua pihak untuk tetap patuh pada hukum, menjaga ketertiban, dan menghindari provokasi. Polisi siap berdialog, bukan bentrok,” ujarnya.

Aksi serupa juga terjadi di sejumlah kota besar sejak pekan lalu. Surabaya menjadi lokasi terbaru dengan aksi yang digawangi Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Surabaya. Sebelumnya, demonstrasi besar tercatat di Bandung, Solo, Medan, hingga Makassar, dengan tuntutan yang nyaris identik: penanganan krisis ekonomi, penghentian kriminalisasi aktivis, dan penolakan terhadap perluasan peran militer dalam urusan sipil.

Kepolisian terus memantau perkembangan aksi secara dinamis. Pengendalian lalu lintas diperketat di sekitar lokasi demo, dan warga diminta menghindari jalur utama yang menjadi rute massa. Hingga berita ini diturunkan, semua aksi berlangsung damai, meski tegang. Tidak ada laporan kekerasan atau penangkapan massal.

Dengan kehadiran ribuan aparat dan koordinasi lintas instansi, pemerintah menegaskan komitmennya terhadap hak konstitusional warga untuk menyampaikan pendapat—sekaligus menolak segala bentuk anarkisme yang mengancam stabilitas nasional.

Android 14-16 Terancam Celah Keamanan Zero-Day

Sumbawanews.com,- Google mengonfirmasi adanya kerentanan keamanan zero-day aktif yang menyerang sistem Android 14 hingga Android 16, memaksa pengguna segera memperbarui perangkat mereka. Celah bernama CVE-2025-48595 ini berada di lapisan Android Framework dan telah dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk mengeksploitasi perangkat tanpa sepengetahuan pengguna.

Dalam pembaruan keamanan bulanan Juni 2026, Google secara terbuka mengungkap bahwa kerentanan ini memungkinkan penyerang menjalankan kode berbahaya secara jarak jauh, bahkan tanpa interaksi pengguna. Dampaknya mencakup semua versi Android 14, 15, 16, dan Android 16 QPR2 — yang berarti jutaan perangkat di seluruh dunia berada dalam risiko. Google menekankan bahwa tidak ada solusi sementara selain memasang pembaruan keamanan terbaru, yang sudah tersedia melalui Google Play System Update.

Sementara itu, kabar terbaru tentang iPhone Fold kembali memicu spekulasi. Menurut pernyataan Enping Lin, CEO Largan Precision — pemasok lensa kamera utama Apple — peluncuran ponsel layar lipat pertama Apple kemungkinan akan tertunda hingga 2027. Padahal, sebelumnya industri meyakini iPhone Fold akan debut bersamaan dengan iPhone 18 Pro pada September 2026. Keterlambatan ini diduga terkait tantangan teknis dalam memperhalus lapisan layar dan sistem pelipatan yang tahan lama, serta kebutuhan akan kamera depan yang optimal di mode lipat.

Di luar dunia konsumen, dunia militer juga mencatat terobosan teknologi: drone Sky-Watch RQ-70 Dainn yang diperkenalkan di ajang Eurosatory, Paris, pada 15–19 Juni 2026. Dirancang untuk misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian di zona konflik berisiko tinggi, drone asal Denmark ini mampu beroperasi tanpa bergantung pada sinyal GPS — sebuah keunggulan strategis di lingkungan di mana sistem navigasi satelit bisa diblokir atau dimanipulasi. Dikembangkan dari platform RQ-35 Heidrun yang telah teruji di medan perang, RQ-70 Dainn mengandalkan sensor canggih dan algoritma navigasi otonom yang memungkinkannya menghindari rintangan dan mempertahankan posisi bahkan di dalam bangunan atau terowongan.

Ketiga perkembangan ini — dari kerentanan di ponsel harian, keterlambatan produk ikonik, hingga kemajuan teknologi militer — menggambarkan betapa rapuhnya lapisan keamanan digital modern, sekaligus betapa cepatnya inovasi teknologi bergerak, baik untuk melindungi maupun menyerang. Pengguna Android diminta segera memeriksa pembaruan sistem, sementara pengamat teknologi menanti apakah Apple akan mengubah strategi peluncurannya atau justru memilih kualitas di atas kecepatan.

Berita Terkini

Keir Starmer: Dari Pengacara HAM ke Pemimpin Inggris di Tengah Krisis

Sumbawanews.com,- LONDON – Keir Starmer bukanlah politikus yang lahir dari arus popularitas semata. Ia adalah sosok yang membangun karier dari ruang sidang, bukan panggung...

Starmer Berakhir, Inggris di Persimpangan

Sumbawanews.com,- Perdana Menteri Keir Starmer resmi menutup masa jabatannya setelah dua tahun memimpin Inggris dalam gelombang perubahan, kontroversi, dan ketidakpastian. Dari janji stabilitas pasca...

Messi Cetak Gol, Argentina Hancurkan Austria

Sumbawanews.com,- Di Stadion Dallas, Selasa (23/6/2026) dini hari, timnas Argentina menunjukkan dominasi mutlak atas Austria dalam laga lanjutan Grup J Piala Dunia 2026. Dengan...

Ratusan Produk Palsu Lacoste Dimusnahkan Senilai Rp940 Juta

Sumbawanews.com,- Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia memusnahkan 567 barang bukti produk palsu merek Lacoste di Jakarta, dengan nilai...

Berita Utama