Home Blog Page 3235

Panglima TNI : APIP Wajib Tingkatkan Kemampuan Profesionalisme

sumbawanews.com,- Aparat Pengawal Internal Pemerintah (APIP) diwajibkan untuk meningkatkan kemampuan profesionalisme, baik secara teknik maupun metode audit yang meliputi kemampuan teknis, manajerial dan konseptual yang terkait dengan audit.

 

Hal tersebut ditegaskan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.I.P. pada pembukaan Rakorwas Inspektorat TNI dan Kemhan T.A 2017 di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (13/12/2017).

 

“Peran Aparat Pengawal Internal Pemerintah disamping melaksanakan tugas sebagai auditor juga melaksanakan review/penelaahan terhadap Laporan Keuangan (LK), Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan review atas Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP),” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

 

Berkaitan dengan  reformasi birokrasi, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa peran APIP merupakan agen perubahan (agent of change) guna mendorong peningkatan kinerja di masing-masing instansi pemerintahan dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta struktur pemerintahan yang bersih  (clean government) melalui penguatan pengawasan.

 

Dalam rangka mendorong peningkatan kinerja, Panglima TNI memberikan beberapa penekanan para APIP di lingkungan TNI dan Kemhan untuk meningkatkan integritas, kapasitas dan kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam rangka tercapainya mutu hasil pengawasan APIP di lingkungan TNI serta mengoptimalkan pengawasan atas pelaksanaan reformasi birokrasi dan akuntabilitas kinerja TNI, guna membangun tata kelola pemerintah yang bersih, efektif dan terpercaya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berharap dalam forum Rakorwas Inspektorat TNI dan Kemhan yang dihadiri oleh seluruh APIP di lingkungan Kemhan/TNI ini bisa dibahas langkah tindak atau action plan yang harus dikerjakan penyelesaiannya secara tepat.

 

Rakorwas Inspektorat TNI dan Kemhan Tahun 2017 dengan tema  “Penguatan Peran APIP Dalam Pengawasan Dan Pemeriksaan Dengan Pola Pre, Current dan Post Audit Guna Meniadakan Penyalahgunaan Kewenangan Di Lingkungan TNI/Kemhan Dalam Rangka Meningkatkan Kesiapan Operasi Dan Kesejahteraan Prajurit TNI,” diikuti 124 peserta dan berlangsung selama dua hari (13 s.d 14 Desember 2017). (Mad/Puspen TNI)

Antisipasi Cuaca Buruk di Laut, Bakamla RI Siagakan Kapal Patroli

sumbawanews.com,- Menjelang akhir tahun, Bakamla RI bersama mitra maritim terkait telah menyiagakan sejumlah kapal patroli di beberapa wilayah Indonesia, khususnya wilayah yang rawan seperti di perairan Natuna, Laut Sulawesi, Halmahera Utara, dan lain lain.

 

Keterangan tersebut disampaikan Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, S.T., M.Tr (Han) pada saat dihubungi via telepon seluler di sela-sela kegiatannya menghadiri Upacara Hari Nusantara di Cirebon, Rabu (13/12/2017).

 

Menurutnya, pengamanan ini menjadi perhatian serius institusi maritim, khususnya Bakamla RI sebagai penjaga laut nusantara, guna mengantisipasi kejadian kecelakaan dilaut akibat cuaca buruk dan/atau kelalaian pengguna laut selama akhir tahun.

 

Melalui Operasi Keamanan dan Keselamatan Laut, Bakamla RI mensinergikan berbagai instansi maritim dalam kegiatan Operasi Nusantara IX yang melibatkan 41 kapal patroli gabungan dari beberapa mitra maritim, seperti TNI AL, PSDKP KKP, Polair dan Bea Cukai.

 

Dikatakan pula, kapal patroli Bakamla RI telah disiagakan di Batam, Cirebon, Sangihe Talaud, Bitung dan Ambon. Selain itu, Kantor Kamla Zona Maritim Bakamla RI di Batam, Manado dan Ambon juga telah menyiagakan beberapa Rigid Hull Inflatable Boats (RHIB) dan Catamaran serta membuka call center untuk menerima laporan masyarakat terkait keamanan dan keselamatan dilaut.

 

Operasi dalam rangka antisipasi kecelakaan di laut ini dilakukan mengingat setiap tahunnya angka kecelakaan di laut akibat cuaca buruk serta kelalaian pengguna laut masih cukup tinggi, ditambah lagi adanya cuaca ekstrem yang terjadi beberapa minggu terakhir seperti badai tropis Dahlia dan Cempaka yang terjadi di wilayah Selatan Indonesia, serta badai tropis Edi di wilayah perairan Natuna Utara. Sampai dengan saat ini, Rabu (13/12), gelombang laut di sebagian besar wilayah perairan Indonesia berkisar antara 1,25 – 2,5 meter, sementara dibeberapa wilayah bisa mencapai 2,5 – 4 meter, seperti di Laut Natuna Utara, Sagihe Talaud, Halmahera Utara serta Samudera Pasifik di Utara Papua.

 

Seperti misalnya beberapa waktu lalu, melalui Operasi Nusantara IX telah dilakukan SAR terhadap kapal Yatch Bora yang diterpa badai tropis dan hanyut ke perairan Indonesia, kemudian ditemukan dan digandeng ke Lantamal XI Merauke oleh KAL Mulga, kapal patroli keamanan laut milik TNI AL yang sedang di BKO-kan di Bakamla RI. Sinergi yang baik ini memungkinkan kejadian laut bisa segera ditangani sehingga kapal dan awaknya bisa diselamatkan.

 

Selain kegiatan patroli, unsur Bakamla RI di Zona Maritim, Pangkalan serta Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) juga melaksanakan pemantauan dan sosialisasi tentang keselamatan dilaut kepada masyarakat di daerah pesisir, baik nelayan, penyedia jasa transportasi laut maupun para pengguna laut lainnya. Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memahami fungsi alat keselamatan dilaut, cara melindungi diri dari ancaman keamanan dan keselamatan dilaut, serta mengetahui kemana harus melaporkan setiap kejadian kedaruratan dilaut. (Mad/Puspen TNI)

Bakamla RI Laksanakan Operasi Khusus Antisipasi Pencemaran Laut

sumbawanews.com,- Bakamla RI bersama dengan K/L terkait melaksanakan operasi khusus untuk mengantisipasi pencemaran laut terlebih yang diakibatkan oleh tumpahan minyak dari kapal yang mengalami kecelakaan, di wilayah perairan Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (12/12/2017).

Operasi yang diselenggarakan sejak 1 Desember 2017 ini, dilaksanakan bersama dengan Kementerian Kordinator Bidang Kemaritiman (Kemenkomar), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), TNI AL, serta Pemda Batam. Didapati bahwa di Selat Singapura dan sekitarnya kerap kali terjadi kecelakaan kapal yang memungkinkan adanya tumpahan bahan bakar dari kapal tersebut. Tumpahan bahan bakar itu kemudian terbawa arus hingga mencemari pantai-pantai di Bintan, seperti Pantai Tanjung Pinggir Sekupang, Pantai Teluk Mata Ikan, Pantai Nongsa dan Desa Pasir Panjang. Hal ini biasa terjadi antara bulan Oktober sampai bulan Februari dimana angin bertiup dari Utara dan arus bergerak kearah Barat Daya. Kondisi ini semakin parah seiring masih banyaknya kapal yang membuang limbah hasil pembersihan tanki (tank cleaning) di area pelabuhan sekitar Bintan.

Sejak tahun 2015, telah terjadi beberapa kali kecelakaan kapal tanker di Selat Singapura yang mengakibatkan tumpahan minyak dan limbah beracun yang mencemari perairan Bintan. Contoh paling konkrit adalah kasus tubrukan kapal MT Alyarmouk dengan MV Sinar Kapuas yang terjadi pada bulan Januari 2015 yang sampai saat ini kasusnya belum selesai. Kondisi ini sangat merugikan khususnya bagi masyarakat disekitar pantai, karena berdampak besar pada kerusakan ekosistem dan membunuh biota laut yang memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, seperti citra satelit dari Lembaga Antariksa dan Penerbangan (LAPAN), analisa dan simulasi backward oil spil dari Badan Meteorologi, Klomatologi dan Geofisika (BMKG) maupun hasil uji laboratorium Lembaga Minuak dan Gas Bumi (LEMIGAS), minyak yang mencemari pantai-pantai di Bintan berasal dari kapal MT Alyarmouk. Untuk mengantisipasi agar kejadian yang sama tidak terulang kembali sekaligus untuk memastikan tidak terjadi lagi pelanggaran hukum terkait pembuangan limbah hasil tank cleaning, kapal patroli dari Bakamla RI, TNI AL, Polair dan KPLP juga akan melaksanakan pemeriksaan terhadap sejumlah kapal yang berlabuh jangkar di sekitar perairan Bintan.

Dalam operasi yang dilaksanakan selama 30 hari ini, Bakamla RI menggunakan KRI Leuser-924 dan melibatkan sejumlah personel DLH Batam untuk melaksanakan pengambilan sampel air laut di sejumlah lokasi untuk diteliti di laboratorium. Operasi ini juga didukung data dan citra satelit dari LAPAN serta akan ditindaklanjuti oleh kapal patroli Bakamla RI maupun kapal patroli TNI AL, Polair dan KKP yang tergabung dalam Operasi.

Sampai dengan hari ini, tim telah memeriksa sejumlah kapal yang sedang berlabuh jangkar di area pelabuhan dan perairan Bintan, sedangkan hasil analisa sampel air laut masih menunggu hasil laboratorium DLH di Batam. KRI Leuser-924 sendiri merupakan kapal perang jenis Tunda Samudera milik TNI AL yang berada di bawah Komando Armada RI Kawasan Barat. Kapal yang dikomandani oleh Mayor Laut (P) Faisal Y. Tanjung itu, saat ini masih berada di daerah operasi.

Sesuai rencana, operasi khusus ini akan terus dilakukan pada tahun-tahun berikutnya di seluruh wilayah perairan Indonesia yang rawan terhadap pencemaran laut. Berdasarkan UU Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan dan Perpres Nomor 178 tahun 2014 tentang Bakamla RI, selaku leading sector dalam keamanan dan keselamatan di wilayah perairan dan wilayah yurisdiksi Indonesia, Bakamla RI akan meningkatkan kekuatan dan kemampuannya dalam menjaga dan melindungi sumber daya laut serta terus meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan instansi terkait dalam menangani tindak pidana dan pelanggaran hukum di laut, termasuk masalah pencemaran lingkungan laut. (Mad/Puspen TNI)

Matangkan Persiapan HUT, Kepala Bakamla RI Pimpin Rapat Final

sumbawanews.com,- Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. memimpin rapat final dalam rangka mematangkan persiapan yang telah dibuat untuk peringatan Hari Ulang Tahun Ke-3 Bakamla RI pada 15 Desember 2017, di Kantor Bakamla RI Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi No. 65, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2017).

 

Dalam pertemuan yang dihadiri jajaran pimpinan Bakamla RI tersebut, Laksdya Ari mencermati tentang sarana publikasi digital yang akan ditampilkan pada peringatan puncak HUT Jumat mendatang.

 

Menurutnya, rangkaian sejarah Bakamla RI harus bisa tergambarkan dalam sarana publikasi berdurasi beberapa menit tersebut, yang sekaligus akan menjadi media untuk mensosialisasikan tentang profil Bakamla RI dan kinerjanya dihadapan para tamu undangan.

 

Rencananya, pada acara puncak tersebut Menteri Dalam Negeri akan menyerahkan piagam ucapan HUT ke-3 kepada Bakamla RI, dimana prosesi penyerahannya akan dilakukan oleh Wakil Gubernur IPDN kepada Kepala Bakamla RI. Selain mengundang Presiden sebagai tamu kehormatan, perayaan puncak pada Jumat malam tersebut juga mengundang beberapa menteri untuk hadir. (Mad/Puspen TNI)

 

Bakamla RI dan Pemkot Tarakan Sepakati Peningkatan Keamanan Laut

sumbawanews.com,- Bakamla RI dan Pemerintah Kota Tarakan menandatangani Kesepakatan Bersama tentang Peningkatan Keamanan dan Keselamatan Laut, di Kantor Walikota Tarakan, Jalan Kalimantan No. 1, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Selasa (12/12/2017).

 

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Tengah Bakamla RI Brigjen Pol Drs. Bastomy Sanap, S.H., M.B.A., M.Hum. dan Walikota Tarakan Ir. Sofian Raga, M.Si., dengan disaksikan Kepala Biro Umum Bakamla RI Laksma TNI Suradi, A.S., S,T., S.Sos., M.M.

 

Kesepakatan bersama ini telah dimatangkan sehari sebelumnya, Senin (11/12) melalui rapat pembahasan finalisasi MoU (Memorandum of Understanding) oleh tim Direktorat Kerja Sama Dalam Negeri Bakamla RI di Ruang Rapat asisten I Bidang Pemerintahan, Kantor Walikota Tarakan. Kesepakatan tersebut antara lain mencakup ruang lingkup pembentukan forum komunikasi kamkesla, pemanfaatan teknologi dan sarana prasarana untuk mendukung kelancaran kegiatan peningkatan kamkesla, pemberdayaan masyarakat pesisir dalam rangka peningkatan kamkesla, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kamkesla.

 

Berdasarkan keterangan Brigjen Pol Bastomy dalam sambutannya, pelaksanaan kesepakatan bersama antara kedua pihak bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pengguna laut khususnya di wilayah Kota Tarakan, dimana Tarakan merupakan salah satu wilayah perbatasan terluar yang dimiliki Indonesia dan menjadi incaran negara-negara asing.

 

Menurutnya, ke depan ada beberapa kegiatan Bakamla RI yang akan dilaksanakan di Tarakan, diantaranya pembentukan forum komunikasi kamkesla, rencana pembentukan desa maritim, dan kegiatan-kegiatan lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat nelayan. Dengan demikian dibutuhkan keterlibatan pemerintah daerah demi terlaksananya kegiatan tersebut, tutupnya.

 

Penandatanganan MoU dihadiri pula oleh perwakilan Kejari Tarakan, Polres Tarakan, Lantamal XIII, PSDKP Tarakan, Binda Kaltara, Danlanud Tarakan, BKPP, KSOP, Bea Cukai serta perwakilan instansi terkait setempat lainnya. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI : Program Prioritas TNI Kedepan adalah Pengembangan SDM

sumbawanews.com,- Salah satu program prioritas TNI kedepan adalah melakukan pengembangan sistem pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) prajurit yang berbasis kompetensi, untuk mencapai standar kemampuan dan profesionalisme yang mampu menghadapi tuntutan perkembangan teknologi.

 

“Beberapa fokus kegiatan meliputi impelementasi proses rekrutmen yang bersih, transparan, humanis dan bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN),” kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat memimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat 66 Perwira Tinggi TNI, bertempat di Ruang Hening, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (12/12/2017).

 

Selanjutnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa program prioritas TNI tersebut yaitu menciptakan pendidikan dan latihan yang bersifat kritis, adaptif, analitis, dan diskursif. “Ini semua menyesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan penugasan serta mengembangkan dan melaksanakan pendidikan dan pelatihan TNI yang bersifat integratif dalam berbagai pengembangan umum,” ujarnya.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menyampaikan bahwa pada sisi kesejahteraan, secara garis besar akan berorientasi pada peningkatan kinerja dan akuntabilitas organisasi untuk mencapai remunerasi secara bertahap sampai dengan 100%, termasuk peningkatan uang lauk pauk prajurit serta pemenuhan perlengkapan perorangan.

 

“Hal lainnya adalah menjamin ketersediaan perumahan dinas dan kemudahan akses pendidikan serta kesehatan bagi prajurit dan keluarganya. Jaminan dan peningkatan kesejahteraan prajurit TNI beserta keluarganya, tetap menjadi prioritas utama,” katanya.

 

Disisi lain sambutannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa kepercayaan rakyat kepada TNI akan semakin tinggi, bila TNI mampu membuktikan diri dapat membantu penyelesaian dan terlibat langsung dalam berbagai persoalan bangsa. “Bagi TNI apapun tugas yang menyangkut persoalan bangsa merupakan panggilan tugas dan pengabdian,” tegasnya.

 

Panglima TNI menuturkan bahwa sekecil apapun langkah dan tindakan kita (TNI), bila berhasil mewujudkan harapan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keutuhan dan kelangsungan hidup bangsa dan negara, sudah pasti kepercayaan rakyat kepada TNI tidak akan pernah surut.  “Kepercayaan itu harus kita bangun dan jaga dengan baik sebagaimana kesetiaan kita dalam menjaga keutuhan bangsa dan Negara,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI mengatakan bahwa kenaikan pangkat pada hakekatnya merupakan bentuk penghargaan dari pimpinan atas nama negara terhadap prestasi yang telah dicapai oleh seseorang, sehingga diharapkan akan dapat memotivasi perwira yang lain untuk meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing.  “Kriteria untuk mencapai pangkat Perwira Tinggi harus adanya capaian keberhasilan dalam melaksanakan tugas sehingga reputasi individu dan satuan diakui dan pantas diapresiasi. Dari situ kemudian mengalir penghargaan sekaligus kehormatan untuk menyandang pangkat Perwira Tinggi,” jelasnya.

 

Sementara itu, dalam menghadapi tantangan tugas ke depan yang tidak semakin ringan, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memerintahkan kepada para Perwira Tinggi yang saat ini mendapatkan kenaikan pangkat dan memimpin unit-unit kerja terkait, untuk menuangkan pemikiran-pemikiran cerdas, inovatif dan produktif guna disampaikan kepada Pimpinan TNI, terutama yang terkait dengan percepatan penguatan peran dan tugas pokok TNI untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah dalam rangka mempercepat pemerataan pembangunan guna mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

 

Adapun 66 Perwira Tinggi (Pati) TNI yang melaksanakan Laporan Korps Kenaikan Pangkat, terdiri dari 34 Pati TNI AD, yaitu Letjen TNI Tatang Sulaiman (Wakasad), Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr.(Han) (Danpuspenerbad), Mayjen TNI Eko Margiyono, M.A., (Gubernur Akmil), Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad (Aspam Kasad), Mayjen TNI Supartodi., S.E. (Aster Kasad), Mayjen TNI Zainal Arifin, S.I.P. (Kasatwas Unhan), Mayjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah (Kapuspen TNI), Brigjen TNI Mirza Agus, S.I.P. (Danrem 032/Wbr (Padang) Kodam I/ BB), Brigjen TNI Gabriel Lema, S.Sos. (Danrem 033/WP (Tanjung Pinang) Kodam I/BB),  Brigjen TNI Muhammad Saleh Mustafa (Wadanpussenif Kodiklat TNI AD), Brigjen TNI Djaka Budhi Utama, S.Sos. (Danpusintelad), Brigjen TNI Kartiko Wardani (Kapusdiklat Bela Negara Badiklat Kemhan), Brigjen TNI Sapriadi, S.I.P. (Kapusjaspermildas), Brigjen TNI Joseph Robert Giri, S.I.P., M.Si. (Danrem 131/Stg (Manado) Kodam XIII/Mdk), Brigjen TNI Sulendra, S.H. (Direktur Hukum pada Deputi Bid Informasi, Hukum dan Kerjasama Bakamla), Brigjen TNI R. Bambang Heru S., S.I.P., (Kapusbangkerma Bainstranas Kemhan), Brigjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S. (Ka Medik RSPAD GS Puskesad), Brigjen TNI Marrahmat, S.I.P., M.Tr.(Han) (Kapus BMN Baranahan Kemhan), Brigjen TNI Sunari, S.H., M.Si., M.M.  (Kabinda Sumatera Barat BIN), Brigjen TNI Rudi Supriyanto (Kabinda Kalimantan Utara BIN), Brigjen TNI Dedy Agus Purwanto, S.H. (Kabinda Aceh BIN), Brigjen TNI Lukmanul Khaqim (Kabinda Jawa Timur BIN), Brigjen TNI Deni Dadang Ahmad R., S.Sos., M.Si. (Han) (Wakil Dekan Fakultas Teknologi Pertahanan Unhan), Brigjen TNI Khairully (Kabinda Gorontalo BIN), Brigjen TNI Hendrasto Joko Saksono, S.E. (Dirfasjas Ditjen Kuathan Kemhan), Brigjen TNI Syarifudin Harahap, S.H. (Dirbinjemen Sesko TNI), Brigjen TNI Drs. Wibisono Puspito Hadi, M.Sc., M.Si. (Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Unhan), Brigjen TNI Sugeng, S.H. (Bandep Lingkungan Strategi Internasional Setjen Wantannas), Brigjen TNI Achmad Said, S.Sos. (Pa Sahli Tk. II Bid. Wassus Sahli Bid. Wassus & LH Panglima TNI), Brigjen TNI Steverly Christmas P. (Pa Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI), Brigjen TNI Purnomo Sidi, S.I.P., M.H. (Asdep Koord. Otonomi Khusus Kemenko Polhukam), Brigjen TNI Drs. Abdul Shamad S., M.Sc. (Bandep Informasi dan Pengolahan Data Setjen Wantannas), Brigjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H. (Kapusdiklat BIN) dan Brigjen TNI Suparjo (Asdep Koord. Kekuatan, Kemampuan dan Kerjasama Pertahanan Kemenko Polhukam).

 

19 Pati TNI AL yaitu, Laksdya TNI Siwi Sukma Adji, S.E. (Danjen Akademi TNI), Laksda TNI Supriatno Irawan, S.E. (Aspam Kasal), Laksda TNI Lutfi Syaefullah, S.H., M.M. (Pa Sahli Tk. III Bid. Wassus & LH Panglima TNI), Laksda TNI Semi Djoni Putra (Deputi Bid. Operasi dan Latihan Bakamla), Laksda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M. (Pangarmatim), Laksda TNI Yudo Margono, S.E., M.M. (Pangkolinlamil), Laksda TNI Sulistiyanto, S.E., M.Sc., P.S.C. (Danseskoal) Laksma TNI Agus Hariadi (Danguskamlatim), Laksma TNI Jaya Darmawan (Asdep, Koord Kewaspadaan Nasional Kemenko Polhukam), Laksma TNI Eko Murwanto, S.Sos. (Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Bakamla), Brigjen TNI (Mar) Markos (Dansatsiber TNI), Brigjen TNI (Mar) Edi Djatmiko, S.Sos. (Sekretaris Deputi pada Deputi Bid. Koordinasi Pertahanan Negara Kemenko Polhukam), Laksma TNI Angkasa Dipua, S.E. ,M.M. (Kadispamal), Laksma TNI drg. R. Indra Primadya, M.A.P. (Kaladokgi REM Diskesal), Laksma TNI Dwika Tjahya Setiawan (Danpuspenerbal), Laksma TNI Budi Kalimantoro (Dirjen Kodiklatal), Laksma TNI Eko Jokowiyono, S.E., M.Si. (Direktur Strategi Keamanan Laut pada Deputi Bidang Kebijakan dan Strategi Bakamla), Laksma TNI Sri Yanto, S.T. (Kapuskodifikasi Baranahan Kemhan) dan Laksma TNI Agus Supriadi (Diminlakgar Ditjen Renhan Kemhan).

 

13 Pati TNI AU yaitu, Marsdya TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. (Wakasau), Marsda TNI Chairil Anwar (Dankodiklatau), Marsda TNI Emir Panji Dermawan, S.Sos. (Deputi Bid. Pengembangan Setjen Wantannas), Marsda TNI Andi Pahril Pawi (Sahli Bid. Hankam BIN), Marsma TNI Agung Heru Santoso (Kadislambangjaau), Marsma TNI F. Indrajaya, S.E., M.M. (Direktur Bina Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan), Marsma TNI Emanuel Sugiharto (Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem), Marsma TNI Bambang Nurwicahyo (Direktur Rendalgiat Ops Deputi Bid. Intelijen Siber BIN), Marsma TNI Hanafi, S.Sos., M.Si. (Direktur Sarana dan Prasarana Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan), Marsma TNI Kris Budiantoro (Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan), Marsma TNI Dr. dr. Isdwiranto I., Sp.BS., Sp.KP. (Kalakespra Saryanto), Marsma TNI I Wayan Sulaba (Pati Sahli Kasau Bid. Polhukam) dan Marsma TNI Hendrikus Haris Haryanto, S.I.P. Karopam Setmilpres Kemensetneg). (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI : TMMD Dilakukan Secara Terintegrasi Bersama Rakyat

????????????????????????????????????

sumbawanews.com,- Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) dilakukan secara terintegrasi bersama rakyat. Penyelenggaraan TMMD selama ini selalu melalui proses perencanaan yang matang dengan mengutamakan aspirasi dari bawah, guna mewadahi kepentingan masyarakat di daerah sasaran secara komprehensif dan integral.

 

Demikian amanat tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang dibacakan Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A pada Rapat Paripurna TMMD Ke-38 Tahun 2017 dengan tema “Manunggal Bersama Membangun Desa”, bertempat Gedung Balai Sudirman, Jl. Dr. Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (12/12/2017).

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa TMMD telah dilaksanakan selama 37 tahun sejak tahun 1980, pada awalnya program tersebut dinamakan ABRI Masuk Desa (AMD), dilaksanakan di seluruh wilayah NKRI dalam rangka upaya percepatan pembangunan nasional di pedesaan.  “Daerah yang menjadi prioritas pelaksanaan program tersebut dilaksanakan di tempat yang tergolong miskin, terisolasi/ terpencil, daerah perbatasan, daerah kumuh perkotaan, serta daerah yang baru saja terkena dampak bencana,” ujarnya.

 

“Ini bukanlah program Tentara Nasional Indonesia (TNI) semata, melainkan program terpadu lintas sektoral antara TNI, Kementerian / Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah dan komponen Bangsa lainnya,” ungkap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

 

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI mengatakan bahwa manfaat TMMD yang dirasakan oleh masyarakat terbukti sangat baik, dan permintaan terus meningkat terhadap penyelenggaraan program ini dari berbagai daerah. “Program ini tidak hanya membawa manfaat percepatan pembangunan di daerah-daerah tertentu, melainkan meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan,” tuturnya.

“Disamping itu, melalui kegiatan fisik dan non fisik yang dilakukan selama 30 hari, program TMMD ini dapat membangkitkan nilai-nilai kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” tambahnya.

 

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa sebagai bagian dari siklus manajemen TMMD, pada setiap akhir tahun anggaran dilaksanakan Rapat Paripurna untuk mengetahui sejauh mana hasil-hasil kegiatan yang telah dilaksanakan dan menyampaikan rencana kegiatan TMMD tahun yang akan datang.  “Selama ini anggaran yang dikeluarkan oleh TNI cukup besar pada pelaksanaan TMMD di seluruh Indonesia dan evaluasi tersebut tetap dilakukan secara terus menerus,” katanya.

 

Menindaklanjuti hal tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa mulai tahun 2017 pelaksanaan TMMD dilakukan perubahan, yang semulanya dilaksanakan dua kali dalam setahun, namun pada tahun ini ditambah menjadi tiga kali dalam setahun, sehingga pada tahun 2017 ini telah memasuki periode ke-100.

 

“Selama tahun 2017, kegiatan TMMD dilaksanakan di 171 sasaran dengan rincian TMMD ke-98 sebanyak 61 sasaran, TMMD ke-99 sebanyak 58 sasaran dan TMMD ke-100 sebanyak 52 sasaran. Selanjutnya pada tahun 2018 nanti direncanakan sebanyak 150 sasaran dengan rincian TMMD ke-101 sebanyak 50 sasaran, TMMD ke-102 sebanyak 50 sasaran dan TMMD ke-103 sebanyak 50 sasaran,” jelasnya.

 

Selanjutnya dilaksanakan pemberian penghargaan oleh Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto kepada Kepala Daerah, Jurnalis serta Dandim yang telah mendukung kegiatan selama TMMD berlangsung.  Penerima penghargaan Kepala Daerah, yaitu Pemkab Purwakarta (TMMD ke-100), Pemkab Mahakam Ulu (TMMD ke-98), Pemkot Medan (TMMD ke-99).

 

Untuk penghargaan Jurnalis Media Cetak dan Online. Juara pertama, Sigiranus Marutho Bere (kompas.com Atambua) wilayah Kodim 1605/Belu Kodam IX/Udayana. Juara kedua, Golda Eksa (Media Indonesia) wilayah Kodim 0415/Batang Hari Kodam II/Sriwijaya dan juara ketiga Yusni Hardi (Mata Banua) wilayah Kodim 1008/Tanjung Kodam VI/Mulawarman.  Sedangkan Jurnalis Media Televisi, yaitu juara pertama Zikri Maulana (Kompas TV Aceh) wilayah Korem 011/Lilawangsa dan Kodim 0103/Aceh Utara Kodam Iskandar Muda; juara kedua Saeful Effendi (RCTI Yogyakarta) wilayah Korem 074/Wrt dan Kodim 0735/Surakarta Kodam IV/Diponegoro serta juara ketiga Ode Alfin Risanto (Inews TV Ambon) wilayah Kodim 1503/Tual dan Korem 151/Bny Kodam XVI/Pattimura.

 

Sementara itu, untuk Lomba Karya Jurnalistik (TMMD ke-100). Juara pertama, Dandim 0715/ Kendal Kodam IV/Diponegoro, juara kedua Dandim 0713/Brebes Kodam IV/Diponegoro dan juara ketiga Dandim 0619/Purwakarta Kodam III/ Siliwangi. (Mad/Puspen TNI)

Bakamla RI, Malaysia, dan Singapura Lakukan SAR Bersama Terhadap Perahu Terbalik

sumbawanews.com,- KRI Lauser 924 yang tergabung dalam unsur Operasi Bakamla RI turut berpartisipasi dalam pencarian dua orang warga negara Malaysia yang hilang setelah mengalami insiden perahu terbalik di perairan sekitar Mercusuar Horsburgh, Singapura, Senin, (11/12/2017).

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Bakamla RI, Malaysia Marine Police dan Singapore Police Coast Guard terbentuk setelah menerima laporan atas hilangnya TSH (25) dan CCK (51) saat melakukan aktifitas memancing.

Setelah dilakukan pencarian, satu jasad ditemukan di sekitar perairan Tanjung Punggai, Malaysia. Satu korban lainnya masih dalam proses pencarian. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI: Bumikan Hubungan dan Silaturahmi TNI-Polri

????????????????????????????????????

sumbawanews.com,- Pertemuan seperti ini harus tetap dilakukan dan dilaksanakan, bukan hanya seremonial semata, namun benar-benar dibumikan hubungan dan silaturahmi TNI-Polri yang baik ini. Untuk itu, simbol kebersamaan TNI dan Polri tetap di jaga dan bukan hanya pada tataran pimpinan, akan tetapi sampai tingkat satuan bawah.

 

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat menerima kunjungan Kepala Kepolisian Nagara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Tito Karnavian beserta Pejabat Utama Mabes Polri, bertempat di Ruang Hening, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin sore (11/12/2017).

 

“Pertemuan seperti ini dapat lebih mempererat persahabatan hubungan silaturahmi diantara kita (TNI-Polri), sehingga kegiatan di lapangan semuanya akan lebih mudah. Karena kuncinya koordinasi dan komunikasi,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan terima kasih atas kunjungan Kapolri dan berharap pertemuan seperti ini bisa dilaksanakan di kesempatan lainnya.  “Saya merasa terhormat bahwa Kapolri dan seluruh pejabat utama Mabes Polri berkenan hadir untuk menyampaikaan ucapan selamat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga mengajak Kapolri untuk melakukan kegiatan ngopi bareng. “Ada tiga pilihan, ngopi di darat, laut atau udara, ini bisa dikatakan diplomasi kopi atau kita terbang dan ngobrol ringan,” ujarnya.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa kedepan akan melakukan berbagai kegiatan bersama-sama dengan Kepolisian untuk mempererat hubungan TNI dan Polri. “Pada kesempatan ini, saya minta izin kepada Kapolri untuk singgah di kantor Polisi mana saja,” ucapnya.

 

“Apabila suatu saat nanti saya kunjungan kerja ke daerah, saya akan mampir ke Polres atau kantor Polisi mana saja, saya sholat dan istirahat di sana,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

 

Dihadapan awak media, Panglima TNI mengatakan bahwa kegiatan silaturahmi seperti ini akan dilaksanakan secara terus menerus agar seluruh prajurit bisa melihat bahwa komitmen TNI-Polri adalah solid. “Kegiatan ini positif, dan akan kita implementasikan dalam kegiatan-kegiatan di wilayah,” jelasnya.

 

Terkait Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 yang akan datang, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa TNI siap membantu Kepolisian dalam hal pengamanan, termasuk dalam menghadapi pesta demokrasi tahun 2018 dan 2019 bahwa TNI dan Polri akan tetap menjaga netralitas. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI : Tunjukkan Prajurit TNI Adalah Prajurit Berkelas Dunia

(Puspen TNI).  Sebagai prajurit yang terpilih harus selalu memegang teguh kebanggaan dengan selalu menampilkan dedikasi, kinerja, profesionalisme, disiplin, loyalitas yang terbaik, dan para prajurit adalah sebagai model yang menunjukkan bahwa prajurit TNI adalah prajurit berkelas dunia.

 

Demikian sambutan tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang dibacakan Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. saat memimpin upacara militer pemberangkatan 1.170 Prajurit TNI dalam rangka Misi Perdamaian PBB, yang tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda (Satgas Konga) UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) tahun 2017 yang akan bertugas satu tahun kedepan, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (11/12/2017).

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa tugas perdamaian dunia di bawah bendera PBB bukan hanya berdimensi militer, melainkan juga berdimensi politik internasional.  Untuk itu, tugas PBB dapat berdampak bagi hubungan diplomatik antar negara dan posisi tawar Indonesia di kancah internasional. “Jaga selalu nama baik selama penugasan, hindari pelanggaran sekecil apapun serta berbuatlah terbaik dimanapun dan kapanpun bertugas,” pesannya.

 

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa penugasan Satgas Konga pada misi UNIFIL Lebanon merupakan Satgas yang terbesar, baik dalam jumlah maupun komposisinya. “Untuk itu, Satgas pada misi UNIFIL akan lebih banyak menjadi sorotan publik, terlebih lagi lokasi penugasan di kawasan Timur Tengah yang menjadi perhatian masyarakat dunia internasional,” ujarnya.

 

“Prestasi penugasan yang telah dilaksanakan sebelumnya harus dipertahankan dan ditingkatkan, karena dunia internasional sudah mengakui bahwa keberadaan Kontingen Garuda dalam misi perdamaian selalu membawa nama baik,” kata Panglima TNI.

 

Diakhir sambutannya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, berharap agar para prajurit TNI yang melaksanakan penugasan pada misi PBB agar melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh kesadaran. “Para prajurit adalah duta bangsa yang mempertaruhkan nama baik negara dan bangsa Indonesia di forum Internasional serta hindari perilaku menyimpang yang dapat merugikan martabat bangsa dan Negara,” tutupnya.

 

Satgas Konga 2017 UNIFIL Misi PBB Lebanon berjumlah 1.170 Prajurit TNI, terbagi dalam beberapa Satgas yaitu 50 personel Satgas Force Head Quarter Support Unit (FHQSU) Konga XXVI-J-1/Unifil dipimpin Kolonel Inf Murbianto Adhi Wibowo, 850 personel Batalyon Mekanis (Yonmek) Konga XXIII-L/Unifil dipimpin Letkol Inf Arfan Johan Wihananto,  150 personel Force Protection Company (FPC) XXVI-J-2/Unifil dipimpin Mayor Inf R. Yoga Raharja, S.E., 75 personel Military Police Unit (MPU) Konga XXV-J/Unifil dipimpin Letkol Cpm Yudho Pramono, 18 personel Military Community Outreach Unit (MCOU) Konga XXX-H/Unifil dipimpin Mayor Arh M. Nahruddin R., S.E., 6 personel Civil Military Coordination (CIMIC) Konga XXXI-H/Unifil  dipimpin Letkol Inf Sigit Purwanto, 9 personel Level II Hospital Konga XXIX-J/Unifil dipimpin Letkol Ckm dr. Pangeran Indal P. A.,Sp.Rad, M.Kes., dan 11 personel Milstaf Seceast Unifil. (Badar/Puspen TNI)

Berita Terkini

Momen G7: Merokok Ditinggalkan, Jersey dan Jam Tangan Hilang

Sumbawanews.com,- KTT G7 yang berakhir di Evian-les-Bains, Prancis, pada 17 Juni lalu, tak hanya menghasilkan pernyataan bersama tentang perang di Ukraina dan stabilitas global—tapi...

AS-Iran Capai Kesepakatan Damai Sementara

Sumbawanews.com,- Washington D.C — Amerika Serikat dan Iran resmi menandatangani nota kesepahaman sementara untuk menghentikan konflik bersenjata yang telah memicu krisis global selama empat...

Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan di TMP Kalibata untuk Ziarah Nasional

Sumbawanews.com,- Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis, 18 Juni 2026, guna...

Inggris Larang Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Sumbawanews.com,- Pemerintah Inggris siap mengesahkan undang-undang yang melarang anak di bawah usia 16 tahun mengakses platform media sosial, sebagai langkah tegas melindungi kesehatan mental...

Berita Utama