Home Blog Page 3096

Panglima TNI : Kerjasama Bilateral TNI Dan ATM Tingkatkan Kemitraan Regional

????????????????????????????????????

sumbawanews.com,- Kerjasama bilateral antara TNI dan ATM melalui forum tahunan Malindo HLC merefleksikan suatu interaksi yang positif dalam meningkatkan kemitraan regional guna mewujudkan keamanan regional kawasan ASEAN yang lebih kondusif, damai, stabil dan sejahtera.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada saat membuka sidang ke-14 Malaysia Indonesia High Level Committee (Malindo HLC) yang dipimpin bersama dengan Panglima Angkatan Tentera Malaysia (ATM) YGhb Jeneral Tan Sri Dato’ Seri Panglima Haji Zulkifli bin Haji Zainal Abidin di Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) TNI AL Jakarta, Kamis (9/8/2018).

“Merupakan suatu kehormatan dapat duduk bersama-sama dengan Panglima ATM guna memimpin bersama sidang ke-14 Malindo HLC tahun 2018 dan semoga tugas mulia ini dapat terselenggara secara maksimal sehingga memberikan hasil yang strategis bagi kepentingan kedua Angkatan Bersenjata”, ucap Panglima TNI.

Pada kesempatan tersebut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga mengucapkan selamat atas pengangkatan YGhb Jeneral Tan Sri Dato’ Seri Panglima Haji Zulkifli bin Haji Zainal Abidin menjadi Panglima AngkatanTentera Malaysia yang baru sejak 20 Juni 2018.

Panglima TNI juga menyampaikan siap untuk bekerja sama dalam berbagai bidang kegiatan antara TNI dan ATM serta beragam interaksi kolaboratif atas dasar saling menghormati, menghargai dan saling mempercayai serta memberikan manfaat kepada kedua negara.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menuturkan bahwa sidang ke-14 Malindo HLC tahun 2018 di arahkan untuk mengevaluasi kerjasama yang telah dilaksanakan pada periode 2017-2018, utamanya berbagai isu penting berkaitan dengan masalah keamanan perbatasan, serta perluasan kerjasama dalam kerangka kemitraan strategis.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menyampaikan bahwa dunia telah memasuki revolusi industri generasi 4.0 yang telah mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk spektrum ancaman yang harus dihadapi setiap negara.

Menurut Panglima TNI, dunia yang semakin terhubung tanpa batas juga memungkinkan penduduk dunia berkomunikasi lebih mudah, demikian pula para pelaku terror merekrut sel-sel tidur (sleeper cells) dan menciptakan pelaku terror individu (lone wolf) bahkan telah melibatkan seluruh anggota keluarga, seperti yang terjadi di Indonesia beberapa waktu yang lalu.

“Menyadari bahwa spektrum ancaman beragam tidak hanya dihadapi oleh Indonesia, namun juga terjadi di berbagai negara lain, maka TNI akan terus melanjutkan dan memelihara kerjasama dengan Angkatan Bersenjata negara-negara sahabat serta mempertimbangkan adanya saling berbagi informasi terkait dengan penanganan kejadian terorisme di masing-masing negara”, ujarnya.

Dihadapan para peserta, Panglima TNI mengatakan bahwa dengan kondisi yang kondusif diharapkan kehidupan masyarakat di sepanjang perbatasan kedua negara akan semakin sejahtera dan mampu menjadikan wilayah tersebut sebagai benteng kokoh guna menghadang kemungkinan masuknya pelaku teror dan kegiatan illegal lainnya yang akan mengganggu hubungan baik kedua negara.

Dalam kesempatan yang sama Panglima ATM YGhb Jeneral Tan Sri Dato’ Seri Panglima Haji Zulkifli bin Haji Zainal Abidin mengucapkan terimakasih kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto atas berkenannya menjadi tuan rumah sidang ke-14 Malindo HLC tahun 2018.

Selanjutnya Panglima ATM mengatakan bahwa pertemuan pada sidang ke-14 Malindo HLC tahun 2018 berlandaskan pada satu tujuan yaitu untuk memperkokoh kerjasama bidang pertahanan antara kedua negara Malaysia-Indonesia.

YGhb Jeneral Tan Sri Dato’ Seri Panglima Haji Zulkifli bin Haji Zainal Abidin berharap dalam sidang ke-14 Malindo HLC dapat bersama-sama memberikan komitmen dan semangat yang tinggi serta tekad guna mencapai kesepakatan kerjasama antar kedua negara. “Dengan kesepakatan bersama akan dapat meningkatkan keamanan disepanjang perbatasan antara kedua negara”, ucapnya. (Mad/Puspen TNI)

Komandan PMPP TNI: Laksanakan tugas mulia sebagai Peacekeepers di Lebanon

sumbawanews.com,- Latihan pratugas Pre Deployment Training (PDT) Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-M UNIFIL TA. 2018 disiapkan  untuk melaksanakan tugas mulia sebagai Peacekeepers di Lebanon.

Demikian dikatakan Komandan PMPP TNI Brigadir Jenderal  TNI Victor H. Simatupang, M.Bus pada saat upacara pembukaan latihan pratugas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-M UNIFIL  TA. 2018 di  lapangan upacara Canti Dharma PMPP TNI Sentul, Bogor, Kamis 8 Agustus 2018.

Lebih Lanjut Komandan PMPP TNI Brigadir Jenderal  TNI Victor H. Simatupang, M.Bus menyampaikan partisipasi prajurit TNI dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB merupakan kesempatan sekaligus tantangan bagi TNI untuk menunjukkan perannya di dunia internasional.

Selanjutnya Komandan PMPP TNI mengatakan bahwa  untuk menyiapkan prajurit TNI yang profesional dan handal dalam melaksanakan tugas di daerah misi PBB perlu dilaksanakan latihan pratugas. Sebanyak 850 personel Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-M UNIFIL TA. 2018 dengan Dansatgas Mayor Inf Arfa Yudha akan mendapatkan gambaran tentang daerah misi UNIFIL Lebanon, perkiraan tantangan tugas yang akan dihadapi, dan cara-cara menyelesaikan permasalahan dengan tujuan sebagai pedoman pada saat melaksanakan tugas di daerah misi.

Pada kesempatan tersebut Brigadir Jenderal  TNI Victor H. Simatupang, M.Bus juga menyampaikan materi latihan yang diberikan meliputi materi umum Core Pre Deployment Training Material (CPTM) dan  materi pendukung yang berupa doktrin PBB, materi teknis, ditambah beberapa materi aplikasi yang dirancang khusus guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas.

Selanjutnya Komandan PMPP TNI mengatakan semua materi yang diberikan merupakan bekal persiapan dalam mendukung tugas sesuai dengan protap dan aturan pelibatan di daerah misi serta sejalan dengan tuntutan penugasan operasi.

“Siapkan semua kemampuan, kecerdasan berpikir, kerjasama, loyalitas, etika dan kesiapan fisik serta mental yang tinggi dari para peserta Latihan pratugas”, kata Komandan PMPP TNI.

Komandan PMPP TNI juga menyampaikan  agar peserta latian Pratugas terus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sebagai modal berkomunikasi di komunitas internasional dan bahasa lokal yaitu bahasa Perancis dan Arab.

“Mulailah mengenal dan memahami karakteristik wilayah Lebanon yang tentu saja sangat berbeda dengan negara kita, baik dari segi geografis, demografis, kondisi sosial, budaya maupun bahasanya guna mempercepat proses adaptasi di penugasan”, tambahnya. (Mad/Puspen TNI)

Bakamla RI dan BNN Kejar Kapal Pengangkut Narkoba

sumbawanews.com,- Sebagai salah satu bentuk sinergitas instansi pemerintah Indonesia dalam mengamankan lautan Nusantara, Bakamla RI mendapatkan informasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) bahwa terdapat sebuah kapal yang akan menyelundupkan narkoba dari negara “X” menuju Batam. Menanggapi hal ini, Kantor Pengelolaan Informasi Marabahaya Laut (KPIML) Bakamla RI melalui Komando Pusat Operasi Nusantara (KODAL OPS) berkoordinasi dengan Kantor Kamla Zona Maritim Barat untuk melakukan pencarian terhadap kapal yang dicurigai membawa narkoba.

 

Sebagai tindakan lanjutan, Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat memerintahkan Komandan KN. Belut Laut 4806 yang sedang melaksanakan operasi, untuk melakukan pencarian lebih lanjut. Kapal yang dicurigai mengangkut narkoba tersebut diketahui sedang melintasi jalur Selat Singapura-Batam. Hal ini merupakan simulasi latihan bersama antara Bakamla RI dengan BNN di Perairan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Kamis, (9/8/2018).

 

Metode latihan yang diterapkan adalah latihan lapangan (field exercise) yang diawali dengan pembekalan di kelas (tactical floor game dan pre sail brief). Pelaksanaan latihan selama empat hari, dan akan berakhir Jumat (10/8). Lokasi latihan sengaja dipilih di perairan Indonesia yang berbatasan langsung dengan perairan Singapura. Peserta latihan berjumlah 30 orang, yang terdiri dari personel Bakamla RI dengan BNN.

 

Dalam skenarionya, KN. Belut Laut 4806 yang merupakan salah satu kapal patroli Bakamla RI sedang melaksanakan patroli di wilayah perairan Indonesia bagian barat. Bertindak sebagai komandan adalah AKBP Capt. Nyoto Saptono, S.H., M.Si.(Han), M.Mar., yang sehari-harinya menjabat sebagai komandan KN. Tanjung Datu 1101.

 

Masih dalam aksi latihan bersama, KPIML melaksanakan deteksi anomali menggunakan aplikasi Bakamla Integrated Information System (BIIS) terhadap kapal-kapal yang menggunakan Automatic Identification System (AIS). Menurut informasi intelijen lanjutan, diketahui kapal target bernama KM. Budi Jasa 7 dan diperkirakan akan melewati Perairan Tanjung Sengkuang.

 

KPIML terus memantau keberadaan KM. Budi Jasa 7 dan memberikan informasi secara berkala kepada KN. Belut Laut 4806 dalam melaksanakan pencarian kapal target. KN. Belut Laut 4806 berhasil mendeteksi keberadaan KM Budi Jasa 7, dan langsung melaksanakan pengejaran terhadap KM. Budi Jasa 7.

 

Lebih lanjut, KN. Belut Laut 4806 memerintahkan KM. Budi Jasa 7 untuk menghentikan kapal. Alih-alih menghentikan kapal, KM. Budi Jasa 7 malah menambah kecepatan. Menganggapi hal tersebut, Komandan KN. Belut Laut 4806 memerintahkan Tim Pemeriksa atau Unit Reaksi Cepat Laut (URCL) untuk melaksanakan peran pemeriksaan dan penggeledahan atau yang biasa disebut Visit Boarding Search and Seizure (VBSS) ke KM Budi Jasa 7.

 

  1. Budi Jasa 7 berhasil dihentikan dan dilakukan pemeriksaan terhadap ABK tersangka, dan muatan kapal. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan barang bukti yang dicurigai   sebagai narkoba. Hasil pemeriksaan dilaporkan ke Komandan KN. Belut Laut 4806, dan selanjutnya diteruskan ke Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat.

 

Lebih lanjut, Kepala Kantor Kamla Zona Mitim Barat memerintahkan Komandan KN. Belut Laut 4806 untuk mengamankan tersangka dan barang bukti, serta membawa KM. Budi Jasa 7 ke Pangkalan. Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat juga menghubungi BNN dan menyampaikan hasil pemeriksaan awal agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di pangkalan.

 

  1. Budi Jasa 7 berhasil dibawa ke pangkalan. Selanjutnya Tim Raid, Plan, and Execution (RPE) BNN yang berada di pangkalan melakukan pemeriksaan ruangan-ruangan di dalam kapal secara seksama. Pencarian dimaksimalisasi dengan bantuan dari unit anjing pelacak (K-9) untuk memudahkan pencarian barang bukti narkoba yang kemungkinan disembunyikan oleh tersangka.

 

Hasil pencarian lanjutan, ditemukan barang bukti narkoba lainnya yang disembunyikan di bawah lantai kamar mesin. Setelah ditemukan barang bukti lainnya, Komandan KN Belut Laut 4806 menyerahkan tersangka, kapal, dan barang bukti kepada BNN. Selanjutnya BNN melakukan pengamanan terhadap tersangka, kapal dan barang bukti sesuai prosedur untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Demikianlah akhir dari latihan bersama hari ini.

 

Latihan bersama ini diselenggarakan guna mengantisipasi dan merespon terjadinya penyelundupan narkoba dan rangkaian kegiatan kejahatan yag dilakukan oleh kelompok sindikat di wilayah perairan Indonesia. Tujuan dan sasaran latihan bersama adalah mensinergikan kerjasama antara Bakamla RI dan BNN, serta meningkatkan keamanan maritim terutama pada bidang pencegahan penyelundupan narkoba melalui jalur laut.  (Mad/Puspen TNI)

TNI Terus Salurkan Bantuan Korban Gempa Melalui Udara

sumbawanews.com,- Titik-titik korban gempa terus diupayakan penanganan dengan berbagai cara yang sulit dijangkau seperti Kahyangan, Bayan dan Gangga. Hari ini Kamis (9/8/2019) mendapat bantuan salah satunya melalui udara yaitu menggunakan dua helikopter Basarnas dan Badan Nasional Penggulangan Bencana (BNPB).

 

Hal itu dikatakan oleh Danrem 162/Wira Bhakti selaku Komandan Penanganan Darurat Bencana (PDB) Gempa Lombok Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani usai memimpin rapat koordinasi di Posko di lapangan Tioq Tata Tunaq, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara.

 

Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan bahwa bantuan berupa makanan ringan, susu anak, karpet, selimut dan air minum sudah diterbangkan ke daerah Kahyangan dan daerah Gangga. “Khusus di daerah Gangga bantuan kita turunkan pada saat heli howver di dekat titik pengungsian dikarenakan tidak ada pendaratan yang layak. Masyarakat di pengungsian dipastikan sudah menerima bantuan tersebut,” katanya.

 

Lebih lanjut Komandan PDB mengatakan bahwa bantuan udara ini sebagai respon cepat terhadap daerah yang parah dan sulit dijangkau. “Namun lebih lanjut bantuan akan dikirimkan melalui jalur darat dengan jumlah yang lebih banyak,” ucapnya.

 

Komandan PDB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani menghimbau kepada warga yang tertimpa musibah untuk segera melaporkan kepada aparat setempat. “Hal ini agar semua korban dapat terdata serta bantuan yang diterima oleh posko PDB dapat disalurkan tepat sasaran,” jelasnya. (Mad/Puspen TNI)

Koperasi Pegawai Bakamla RI Gelar Cek Kesehatan Gratis

sumbawanews.com,- Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Bakamla RI bekerjasama dengan PT. Dimarco Mitra Utama menggelar kegiatan pemeriksaan darah gratis di Lingkungan Bakamla RI, di Hall Kantor Pusat Bakamla RI Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi No. 56 Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018).

 

Menurut penuturan Ketua KPRI Bakamla Riandi Yudha Gunawan, S.IP., M.Han. yang terlihat hadir mengawasi jalannya kegiatan, acara digelar sebagai bentuk rasa peduli terhadap kesehatan para pegawai Bakamla RI. Tak kurang dari 300 pegawai Bakamla RI turut serta melakukan pengecekan darah. Mereka rela mengantri untuk mengetahui kondisi kesehatannya.

 

Ditambahkannya pula, bahwa untuk meningkatkan rasa kepedulian personel Bakamla RI terhadap kesehatan serta menambah wawasan tentang cara menjaga kesehatan secara benar, rencananya dalam waktu dekat ini akan segera diadakan seminar kesehatan.

 

Berdasarkan keterangan Meyliana, S.E., Asisten Manajer Dimarco, melalui pemeriksaan darah tersebut dilakukan pengecekan kualitas darah untuk melihat secara visual kekentalan darah, plak kolesterol, asam urat dan lemak dalam darah. Dalam pemeriksaan itu dilakukan pula pengobatan dengan system therapy menggunakan laser berkekuatan ringan 650 nm. (Mad/Puspen TNI)

Inspektur Bakamla RI Sosialisasikan RB Penguatan Pengawasan

sumbawanews.com,- Inspektur Bakamla RI Brigjen Polisi Drs. Sarono, M.H. secara langsung menyampaikan Sosialisasi tentang Penanganan Gratifikasi, Whistle Blowing System dan Penanganan Benturan Kepentingan, di Hall Kantor Pusat Bakamla Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi No. 56 Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018).

 

Sosialisasi dilaksanakan dalam rangka mendukung pilar Penguatan Pengawasan yang merupakan bagian dari percepatan Reformasi Birokrasi di Lingkungan Bakamla RI. Hadir dalam acara tersebut antara lain Direktur Kebijakan I.G.N.A. Endrawan, S.H., M.H., Kabag Kepegawaian Kolonel Marinir Budi Santoso, M.A.P., Kabag Keuangan Kolonel Laut (S) Anton Herspic, Kepala Bagian TU dan Rumga Kolonel Marinir Atam, Kasubdit Harmonisasi Kebijakan Mulya Hakim, S.I.K., M.H., Kasubdit Monev AKBP Frida Maria, S.H., M.H. serta dihadiri pula oleh ratusan pegawai Bakamla RI.

 

Dijelaskan oleh Inspektur Bakamla, bahwa tugas inspektorat adalah untuk melakukan pengawasan internal di lingkungan Bakamla RI. Dalam melaksanakan tugas tersebut Inspektorat salah satu fungsinya yaitu melaksanakan pengawasan internal terhadap kinerja dan keuangan melalui audit, reviu, evaluasi, pemantauan, dan kegiatan pengawasan lainnya. Sementara itu, kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan kali ini merupakan bagian dari pembinaan pengawasan kinerja dan keuangan.

 

Lebih lanjut Brigjen sarono juga menjelaskan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan Inspektorat pada tahun anggaran 2018, antara lain Audit Program sumber Daya dan Keuangan, Probity Audit Pengadaan Barang dan Jasa, Reviu Laporan Keuangan, Monitoring Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK RI, Pengawasan dan Pemeriksaan Khusus berupa Verifikasi Renovasi Gedung Pola Bersama BPKP dan Reviu Laporan Kinerja Intern Pemerintah (LAKIP). (Mad/Puspen TNI)

Indonesia-Malaysia Gelar Operasi Bersama di Udara

sumbawanews.com,- Hasil pertemuan ke-66 Coordinated Operation Control Committee (COCC) Indonesia-Malaysia di Bandung beberapa waktu lalu memantapkan kerjasama pelaksanaan Patroli Terkoordinasi Operasi Tindakan Maritim Malaysia-Indonesia, dengan dilaksanakannya patroli pemantauan udara maritim Indonesia-Malaysia di wilayah Selat Malaka dan perbatasan Indonesia – Malaysia, dalam waktu dekat.

Dalam pelaksanaan patroli bersama bertajuk Optima Malindo 27A/18 ini, Indonesia melalui Bakamla RI melibatkan unsur udara maritim yang juga masuk dalam operasi udara Bakamla RI Bhuana Nusantara, yang nantinya akan bertugas melaksanakan pendeteksian, pengenalan dan pengintaian terhadap kapal-kapal yang dicurigai melaksanakan tindak pelanggaran di laut, serta memberikan bantuan pencarian dan penyelamatan (SAR).

Operasi dikomandani Kepala Seksi Evaluasi Operasi Udara Maritim Bakamla RI Fery Darmawan,S.E. dengan menggunakan pesawat Twin Otter 300 Call Sign PK-BRQ/BRT. Rencananya dalam waktu dekat ini pesawat akan bertolak dari Bandara Dumai menuju titik RV (Rendezvous) point G yang sudah disepakati bersama Malaysia.

Melalui kerjasama Operasi Udara Patkor Optima Malindo 27A/18, diharapkan gangguan keamanan dan keselamatan laut di wilayah perairan Selat Malaka dapat diminimalisir, baik gangguan berupa pelanggaran batas wilayah, pembajakan dan perompakan di laut, keselamatan pelayaran, penyelundupan, perusakan kabel dasar laut, pelanggaran terhadap peraturan perikanan (illegal fishing), pencemaran laut, perusakan terumbu karang dan biota laut, serta pendatang tanpa ijin (illegal migrant). (Mad/Puspen TNI)

Berita Foto: Rumkitlap TNI Bantu Persalinan di Lombok Utara

sumbawanews.com,- Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) TNI milik Yonkes 2 Kostrad berhasil membantu persalinan secara Sectio Caesarea (SC) seorang ibu yang melahirkan anak laki-laki pada pukul 18.45 WITA, Rabu (8/8/2018). Danyonkes 2 Kostrad Letkol Ckm dr.Shohibul Hilmi, Sp.OT menjelaskan bahwa operasi persalinan secara SC baru pertama kali dilakukan oleh Rumkitlap TNI di lombok Utara. Ibu yang bernama Mitha berusia 18 tahun melahirkan anak pertama berjenis kelamin laki-laki dalam keadaan sehat dengan berat badan 2.6 kg dan panjang 45 cm. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI Bersama Menkes RI dan Kapolri Tinjau Korban Gempa Lombok

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp. M (K) dan Kapolri Jenderal Polisi Prof. H.M Tito Karnavian. Ph.D., melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka meninjau korban gempa bumi berkekuatan 7.0 SR yang mengguncang wilayah Lombok, pada Minggu 5 Agustus 2018 sekitar pukul 18.46 WITA.

Setibanya di Posko Tanggap Darurat Bencana Alam Gempa Bumi Wilayah Lombok, Kec. Tanjung, Kab. Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Rabu (8/8/2018), Panglima TNI bersama Menkes RI dan Kapolri menerima paparan dari Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani selaku Komandan Penanganan Darurat Bencana, diantaranya memaparkan tentang pendistribusian logistik, bantuan kesehatan dan penanganan evakuasi korban yang sudah dilaksanakan TNI beberapa hari terakhir ini.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di enam Kecamatan terkena musibah bencana gempa yaitu air bersih, tenda lapangan dan MCK (mandi, cuci, kakus). “Kebutuhan-kebutuhan tersebut, akan segera ditindaklanjuti,” katanya

Sedangkan wilayah-wilayah yang sulit dijangkau untuk pendistribusian logistik dan evakuasi warga, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa Tentara Nasional Indonesia akan segera mengerahkan Helikopter untuk membantu apabila ada pasien yang akan dirujuk ke KRI dr. Soeharso 990 atau rumah sakit daerah setempat.

“Untuk kebutuhan air bersih, personel dari Batalyon Zeni akan membantu memperbaiki instalasi air dan akan ada bantuan tangki air bersih termasuk membangun MCK sesuai dengan kebutuhan masyarakat. TNI dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) sudah mengirim ratusan tenda, yang saat ini sebagian sudah ada di Lombok, dan sebagian masih ada di Halim,” jelasnya.

Ditambahkan oleh Panglima TNI bahwa wilayah-wilayah yang sulit di jangkau sudah didatangi oleh petugas terkait. “Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto dan Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Achmad Juri sudah menyampaikan bahwa di enam Kecamatan tersebut sudah ada petugas termasuk menggelar jaringan komunikasi,” ungkapnya.

“Kita akan terus menginventarisir jumlah korban yang memerlukan pertolongan. Saat ini sudah ada KRI dr. Soeharso dan rumah sakit umum setempat, semuanya sudah kita siapkan peralatan untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terkena dampak gempa,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan bahwa untuk tanggap darurat ini berkat kerja sama yang sangat luar bisa dari unsur Polri, TNI dan Pemda serta semua pihak, sehingga evakuasi korban gempa dapat dilakukan secepat mungkin.

Sementara itu, Menkes RI Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek menyampaikan bahwa Kemenkes RI bersama-sama dengan TNI dan Polri bekerjasama untuk menolong korban. “Data sementara, di Rumah Sakit ada 226 pasien, yang harus dilakukan operasi sebanyak 139 orang. Pada umumnya, mereka mengalami patah tulang. Kita sudah mengirimkan 60 dokter bedah tulang atau ortopedi dan 78 dokter spesialis,” jelasnya.

Selanjutnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Menkes RI Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, mengunjungi para pasien yang sedang dirawat di KRI dr. Soeharso 990.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, diantaranya Asops Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Aslog Panglima TNI Laksda TNI Ir. Bambang Nariyono, M.M., Asops Kapolri Irjen Pol Drs. Deden Juhara, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Achmad Juri, S.H., M.Hum, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo dan Wakapuskes TNI Laksma TNI drg. Andriani, Sp.Ort. (Mad/Puspen TNI)

Perang Terhadap Narkoba Bakamla RI Selamatkan Generasi Penerus Bangsa

sumbawanews.com,- Kobarkan semangat perang terhadap peredaran narkoba  di tanah air, Bakamla RI terus berupaya menyelamatkan generasi penerus bangsa melalui patroli dan operasi laut secara berkesinambungan dengan melibatkan seluruh stakeholder kemaritiman nasional maupun regional. Upaya ini diimplementasikan dalam bentuk Latihan Bersama Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanganan dan Pencegahan Penyelundupan Narkoba di Laut yang diselenggarakan oleh Direktorat Latihan Bakamla RI bersama Badan Narkotika Nasional (BNN). Komitmen untuk lebih bersinergi dengan BNN disampaikan Direktur Latihan (Dirlat) Bakamla RI Laksamana Pertama TNI Eko Jokowiyono, S.E., M.Si., dalam dialog interaktif dengan tajuk Menjaga Keamanan Laut dari Peredaran Narkotika yang dipandu penyiar Sarah Meliana Husein, di Kantor RRI Batam, Gedung Graha Pena, Lantai 4, Batam Center, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (08/08/2018).

 

Operasi bersama di laut antara Bakamla RI dengan BNN menurut Dirlat Bakamla RI, sangat perlu untuk maksimalisasi operasi. Bakamla RI dalam tugas utamanya menjalankan operasi keamanan dan keselamatan laut bersama dengan stakeholder, dapat melakukan eksekusi jika menemukan kapal yang mencurigakan dan berpotensi mengangkut narkoba. Namun operasi tersebut akan lebih optimal dengan data awal mengenai pergerakan sindikat narkoba yang diberikan oleh BNN.

 

Latihan bersama ya g telah dilaksanakan keempat kalinya ini, menurut Dirlat Bakamla RI menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia menaruh perhatian serius terhadap keamanan di perairan Selat Malaka dari upaya penyelundupan narkoba melalui jalur laut. Hal ini juga menunjukkan sinergitas antar instansi pemangku kepentingan penegakan hukum di laut.

 

Pada sesi pertengahan dialog interaktif, Petugas Penindakan BNN Pusat Ajun Komisaris Polisi Heris Setia, S.H., menjelaskan bahwa narkoba yang beredar di Indonesia kebanyakan berasal dari negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Taiwan. Regulasi di kedua negara tersebut memperbolehkan untuk memproduksi narkoba, namun melarang untuk dikosumsi dan diedarkan di negara mereka sendiri. Begitu pula halnya kebijakan untuk menjual narkoba hasil produksinya ke negara lain, hal tersebut boleh dan legal untuk dilakukan.

 

Kebijakan tersebut membuat Indonesia menjadi sasaran empuk pasar peredaran narkoba. Sudah pasti hal inj memberkan dampak buruk terhadap generasi penerus bangsa. Tidak sedikit masyarakat yang masih awam dan belum begitu mengerti tentang zat narkoba dalam bentuk fisik, terlebih lagi sekarang ini marak disamarkan menjadi permen, dan barang konsumsi lainnya.

 

Menurut Dirlat Bakamla RI, seluruh komponen bangsa dan masyarakat harus peduli terhadap kejahatan narkoba ini, dan turut berpartisipasi dalam bentuk pencegahan dengan melaporkan oknum yang dicurigai sebagai pengedar narkoba di lingkungannya kepada pihak berwajib. Dengan demikian peredaran narkoba di tanah air dapat diminimalisir.

 

Untuk menjaga kemanan dan keselamatan perairan Indonesia tidak dapat dilakukan Bakamla RI sendirian, tentunya butuh kerjasama seluruh instansi kemaritiman dengan bersinergi dalam berbagai aspek. Sinergi tersebut sapat berupa usaha untuk menyamakan persepsi, doktrin operasi laut bersama, serta pertukaran atau sharing informasi antar satakeholder tentang pergerakan mafia narkoba yang menggunakan celah jalur keramain lintas laut di perairan perbatasan antar negara.

 

Turut mendampingi Dirlat Bakamla RI Kasubdit Duklat Bakamla RI Kolonel laut (T) Robby Darwin, AKP Heris Setia, dan staf Bakamla RI. Rombongan Dirlat Bakamla RI disambut Kepala Stasiun LPP RRI Batam Rahma Juwita, S.Sos., M.Si., Kepala Urusan SDM RRI Batam Asril Ramli, beserta kru dan staff RRI Batam. (Mad/Puspen TNI)

Berita Terkini

Ratusan Triliun Dana Pendidikan Mengendap

Sumbawanews.com,- Komisi XI DPR mengungkap bahwa selama lima tahun terakhir, dana pendidikan yang dialokasikan dalam APBN tak terserap hingga ratusan triliun rupiah, mengungkapkan sistem...

Myanmar Terperosok dalam Krisis Ekonomi, Inflasi Tembus 25 Persen

Sumbawanews.com,- Inflasi di Myanmar melonjak hingga 24,6 persen pada April 2026, memperdalam penderitaan rakyat yang sudah bertahun-tahun terjebak dalam kekacauan politik dan ekonomi. Angka...

Israel Tegaskan Tak Akan Izinkan Iran Miliki Senjata Nuklir

Sumbawanews.com,- Meski kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran telah tercapai setelah tiga bulan konflik bersenjata, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tegas menegaskan bahwa...

Qobuz Melawan Spotify dengan Kualitas dan Keadilan

Sumbawanews.com,- Di tengah gelombang kekecewaan terhadap model bisnis Spotify yang dianggap merugikan artis, layanan streaming musik asal Prancis, Qobuz, tumbuh pesat sebagai alternatif yang...

Berita Utama