Home Blog Page 3072

CPNS Bakamla 2018 Berangkat Latdasmil ke Batam

sumbawanews.com,- Hari ini merupakan hari besar bagi para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bakamla RI angkatan 2018. Pasalnya pasukan paramiliter ini akan melaksanakan Latihan Dasar Militer (Latdasmil) di Batalyon Infanteri 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha, atau yang biasa dikenal sebagai Yonif 10 Marinir/SBY, Setokok, Batam, Kepulauan Riau. Pelepasan CPNS dilakukan di Lapangan Mako Bakamla, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jl. Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2019).

Kepala Bagian Kepegawaian Bakamla RI Kolonel Bakamla Budi Santoso, M.A.P. bersama Kasi Operasi Keamanan Laut Letkol Bakamla Puadi Hasan memberikan pembekalan kepada CPNS  Bakamla sebelum melepas keberangkatan.

Kolonel Budi menegaskan kembali arahan Kepala Bakamla yang pernah disampaikan saat Apel Perdana saat menjabat di Bakamla. Bahwasanya ada tugas penting dan mendasar yang harus dilakukan, yaitu mendidik personel Bakamla untuk menjadi paramiliter, dan dibentuk menjadi komponen cadangan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

CPNS Bakamla ini akan mengikuti Latdasmil selama tiga bulan, terhitung 201 personel siap untuk melaksanakan tugas, mengenyam pendidikan di Yonif 10 Marinir/SBY.

Terlihat beberapa orang kerabat dari CPNS yang turut hadir di Mako Bakamla untuk melepas orang yang dikasihinya dalam menjalankan tugas. Suasana haru cukup terasa, terlebih lagi terdengar isak tangis di kejauhan. Rasa sedih ditinggal orang tercinta, namun juga timbul rasa bangga mengetahui bahwa si dia turut berperan serta dalam mengamankan lautan nusantara.

Dari Mako Bakamla, CPNS bertolak menuju pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk segera memasuki KN. Tanjung Datu 1101. Menggunakan salah satu kapal kebanggaan Bakamla, CPNS berlayar menuju Batam selama satu hari. 

Sebelum berlayar, para CPNS melakukan Apel Kesiapan guna mengetahui kondisi kesiapan pasukan.  

Panglima TNI : Mars Babinsa Mengandung Nilai-Nilai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit

sumbawanews.com,- Lagu “Mars Babinsa” adalah salah satu sebagai cerminan dalam pelaksanaan tugas TNI, karena mengandung makna nilai-nilai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Demikian dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada acara Rapim TNI Tahun 2019 di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (30/1/2019).

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, di dalam lagu Mars Babinsa digambarkan bahwa TNI selalu dapat membantu mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. “Intinya adalah kemampuan kita dalam bermasyarakat serta komunikasi sosial di wilayah masing-masing,” ucapnya.

Atas  nama seluruh Prajurit TNI  Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memberikan apresiasi kepada Pelda (Purn) Andadio Prabowo selaku pencipta lagu Mars Babinsa. “Kami banyak mengucapkan terima kasih dengan semangat yang luar biasa. Bapak adalah prajurit sejati,” kata Panglima TNI.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memberikan piagam dan simbolis kunci sepeda motor kepada Pelda (Purn) Andadio Prabowo yang disaksikan oleh Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji S.E., M.M. dan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E, M.M. serta ratusan peserta Rapim TNI.

Sebelumnya Pelda (Purn) Andadio Prabowo bersama Wanita TNI menyanyikan lagu Mars Babinsa dengan diiringi music Kartika Simponi Orkestra. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI : Kemanunggalan TNI-Rakyat Harus Diimplementasikan

sumbawanews.com,- Kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak boleh hanya sekedar jargon tanpa makna atau bahkan tanpa implementasi. Penguatan fungsi teritorial TNI harus mampu menterjemahkan kemanunggalan tersebut menjadi program dan kegiatan yang membumi, mendekatkan diri ke masyarakat, sehingga tercipta simbiosis mutualisme yang sempurna antara TNI dan rakyat.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada pembukaan Rapim TNI Tahun 2019, dengan tema “Dilandasi Profesionalisme, Loyalitas dan Kemanunggalan Dengan Rakyat, TNI Siap Melaksanakan Tugas Pokok” yang diikuti 277 peserta, bertempat di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (30/1/2019).

Dikatakan pula bahwa Babinsa sebagai ujung tombak harus mendapat pembekalan sesuai dengan kondisi demografi masyarakatnya. Daerah industri, perdagangan, pertanian ataupun daerah nelayan berbeda karakteristiknya dan Babinsa harus memiliki kemampuan yang sesuai.  “Tugas kita untuk menyiapkan termasuk dalam hal kontra radikalisme, deradikalisasi dan penanaman nilai kebangsaan. Saya bangga dengan Babinsa yang kreatif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakatnya. Tapi sekali lagi tugas kitalah untuk menyiapkan mereka,” terangnya.

“Dengan rekonstruksi profesionalisme dan reafirmasi loyalitas serta reaktualisasi kemanunggalan TNI dengan rakyat, maka kita tidak hanya akan siap melaksanakan tugas pokok, tetapi juga tugas-tugas lainnya hingga tuntas dan sukses,” kata Panglima TNI.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, tema Rapim TNI tahun 2019 sejalan dengan mengemukanya fenomena global dan disrupsi di berbagai bidang yang harus dihadapi dan diantisipasi.  Meskipun saat ini kita berada di masa damai, tetapi kita tidak boleh terlena karena berbagai jenis ancaman berada di sekitar kita.  “Ancaman itu dapat muncul tiba-tiba dan bertubi-tubi, mencuat secara eskalatif sampai pada level nasional bahkan menarik perhatian global, dan bercampur atau mixed dengan fenomena ancaman lain. Fenomena VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) adalah gambaran yang paling tepat tentang kondisi saat ini,” jelasnya.

“TNI adalah alat negara yang memiliki tugas pokok menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI serta menghadapi segala ancaman baik dari dalam maupun dari luar.  Tugas pokok TNI sebagai garda terdepan pertahanan negara hanya dapat dicapai melalui profesionalisme dalam bidang tugas, loyalitas tegak lurus tanpa reserve dan sinkronisasi energi TNI bersama segenap rakyat dalam arti luas,” tuturnya.

Mengakhiri sambutannya, Panglima TNI berharap para peserta Rapim TNI dapat menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, untuk menyampaikan berbagai ide dan gagasan cerdas demi kemajuan TNI.   “Manfaatkan forum Rapim ini untuk menguatkan jalinan komunikasi yang harmonis, guna menyamakan persepsi dan memantapkan soliditas serta profesionalitas TNI sehingga kedepan kita akan lebih optimal lagi dalam mendukung efektivitas pencapaian tugas pokok TNI,” tutupnya.

Rapim TNI Tahun 2019 ini direncanakan berlangsung selama dua hari, tanggal 30-31 Januari 2019 dan merupakan kelanjutan dari Rapim TNI-Polri yang sudah berlangsung tanggal 29 Januari di Auditorium STIK-PTIK Polri, Jl. Tirtayasa Raya No. 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Mad/Puspen TNI)

Ny. Nanny Hadi Tjahjanto : Dharma Pertiwi Sebagai Wadah Bagi Istri Anggota TNI

sumbawanews.com,- Dharma Pertiwi sebagai wadah bagi istri anggota TNI hendaknya selalu memupuk rasa persatuan dan kesatuan yang dilandasi semangat kebersamaan dan kepedulian, saling menghargai serta menghormati satu dengan yang lain, sehingga dapat memperkokoh soliditas keluarga besar TNI.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto pada penutupan Rakor Dharma Pertiwi Tahun 2019, yang dihadiri 400 orang dari jajaran Dharma Pertiwi Pusat dan Daerah serta IKKT Pragati Wira Anggini, bertempat di Balai Sudirman, Jl. Dr. Saharjo No. 268, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2019).

Lebih lanjut Ny. Nanny Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa Dharma Pertiwi hendaknya dapat memberikan keteladanan dan sikap proaktif serta dapat meningkatkan kepekaan terhadap situasi dan kondisi yang sedang terjadi di sekitar kita, sehingga keberadaan Dharma Pertiwi semakin dirasakan manfaatnya bagi keluarga besar TNI maupun masyarakat.

“Tingkatkan sinergi kegiatan dengan organisasi kewanitaan di lingkungan masyarakat dimanapun Ibu-ibu berada atau bertempat tinggal,” ujarnya.

Di hadapan 400 peserta Rakor, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto menekankan agar selalu mempedomani program kerja Dharma Pertiwi Pengurus Pusat dalam penjabaran program kerja Dharma Pertiwi Daerah, agar terjadi sinergi kegiatan dari pusat ke daerah. Untuk itu, agar selalu melibatkan Ibu-ibu anggota Dharma Pertiwi Daerah dalam melaksanakan kegiatan apapun bentuknya.

“Semua himbauan dari Dharma Pertiwi Pusat harus sampai ke Ibu-ibu anggota Dharma Pertiwi Daerah,” ucapnya.

Disamping itu, segenap anggota Dharma Pertiwi agar turut serta mendukung program pemerintah, khususnya yang dicanangkan oleh Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo dan OASE Kabinet Kerja 2014-2019, seperti 10 Program PKK dan Go Green.

“Diharapkan kepada seluruh Ibu-ibu Dharma Pertiwi Pengurus Pusat dan Ibu-ibu Dharma Pertiwi Daerah percaya diri dan mempunyai pegangan dalam melaksanakan program kerja di wilayahnya masing-masing,” kata Ny. Nanny Hadi Tjahjanto. (Mad/Puspen TNI)

Hebat… Diskusi Penuh Semangat Ingin Turut Wujudkan Bakamla Hebat

sumbawanews.com,- Seruuu….Rapat Peyusunan Laporan Kinerja (LKJ) di Lingkungan Bakamla RI diwarnai dengan diskusi  penuh semangat sebagai  wujud turut serta mendukung pimpinan untuk membangun  Bakamla menjadi semakin hebat. Rapat tahunan hari ke-dua itu sendiri dihelat di salah satu hotel Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2019).

Kepala Sub Bagian Pelaporan pada Bagian Evaluasi dan Manajemen Kinerja Biro Perencanaan dan Organisasi  Bakamla, Letkol Bakamla Yelvi Azwita, S.E., M.M., yang memandu jalannya diskusi sersan (serius tapi santai) itu.

Terlihat sejumlah peserta  diskusi menyampaikan aspirasinya dengan suara lantang, tak jarang tangannyapun sembari mengacung-acungkan ke atas pertanda penuh semangat untuk turut serta mensukseskan hasil rapat tersebut. 

Rapat yang berlangsung dua hari itu diikuti puluhan perwakilan dari  Satuan Kerja (Satker) Bakamla wilayah Jakarta.

Sehari sebelumnya, rapat peyusunan laporan kinerja (LKJ) Bakamla tahun 2018 itu telah dibuka oleh Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Laksma Bakamla Eko Jokowiyono, S.E., M.Si., yang sejak beberapa waktu lalu telah mengemban tugas rangkap sebagai Plt. Sestama Bakamla RI.

Panglima TNI : Pemilu 2019 Topik Utama Rapim TNI-Polri

(Puspen TNI).              Pemilu 2019 menjadi topik utama Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri tahun 2019. Keberhasilan Pemilu 2019 akan menjadi indikator tingkat kedewasaan berpolitik peserta Pemilu dan seluruh masyarakat Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat menutup secara resmi Rapim TNI-Polri yang diikuti 386 peserta, bertempat di Auditorium STIK-PTIK Polri, Jl. Tirtayasa Raya No. 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa malam (29/1/2019).

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, keberhasilan penyelenggaraan Pemilu 2019 secara keseluruhan akan menentukan derap langkah bangsa Indonesia selama lima tahun ke depan dalam membangun Indonesia menuju bangsa yang berdaulat dan bermartabat di mata bangsa-bangsa di dunia.

Panglima TNI menegaskan bahwa keberhasilan Pemilu 2019 adalah indikator kesiapan TNI-Polri sebagai aparat negara dan bagian dari komponen bangsa. “Sudah barang tentu TNI-Polri tidak bertindak sendiri. TNI-Polri harus bersinergi dengan seluruh komponen bangsa lainnya karena Pemilu adalah milik seluruh bangsa Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa waktu yang ada beberapa bulan kedepan hendaknya digunakan sebaik-baiknya untuk berkoordinasi, menyusun serta menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan. “Hal-hal yang perlu diwaspadai, termasuk dalam hal pengamanan dan pendistribusian logisitik Pemilu, harus benar-benar diantisipasi,” ujarnya.

“Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa menyertai setiap langkah pengabdian kita, kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta,” tutupnya.

Selanjutnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Polisi Prof. HM. Tito Karnavian, P.hD., menyerahkan secara langsung hadiah lomba foto kepada para pemenang.  Lomba foto “Sinergitas TNI-Polri Membangun Negeri” dengan tiga kategori yaitu, kategori jurnalis, kategori umum dan kategori TNI-Polri, diikuti oleh 1.600 peserta dari seluruh Indonesia. (Badar/Puspen TNI)

BPOM Minta Produsen Segera Melakukan Penyesuaian PerBOM No. 31 Tahun 2018


Jakarta, Sumbawanews.com.- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan segera mensosialisasikan PerBPOM No. 31 Tahun 2018 tentang label pangan kepada para produsen serta meminta para produsen untuk segera melakukan penyesuaian terhadap PerBPOM No. 31 Tahun 2018. Hal itu dikatakan Anisyah S.Si,Apt, MP, Direktur Registrasi Pangan Olahan BPOM di sela-sela acara diskusi publik tentang gizi buruk di Jakarta (29/1).

“Terkait Susu Kental Manis (SKM), kita sudah mapping produk-produk yang beredar, ternyata lebih banyak produk kriemer dibanding SKM. Jadi kita akan undang semua, terutama para pelaku usaha agar segera menyesuaikan,” jelas Anisyah.

Aturan tentang label dan iklan SKM yang sempat menjadi polemik beberapa bulan lalu telah diatur melalui PerBPOM No 31 Th 2018 tentang Label Pangan Olahan. BPOM memberikan jangka waktu selama 30 bulan untuk produsen dan pelaku usaha dapat menyesuaikan label dan iklan produknya.

Meski demikian, disampaikan Anisyah, BPOM akan mendorong penyesuaian segera dilakukan.
“Walaupun peraturan menerapkan grace periode 30 bulan, namun kita akan dorong agar segera, karena itu perlu sinergi agar masyarakat teredukasi,” tegas Anisyah.

Ketua Koalisi Perlindungan Kesehatan Masyarakat (KOPMAS) Arif Hidayat mengamini perlunya sinergi baik pemerintah dan swasta maupun lembaga-lembaga non pemerintah atau LSM. Karena itulah, KOPMAS hadir mengajak serta membantu pemerintah untuk bersama-sama dalam upaya mengurangi gizi buruk, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat khususnya generasi muda.

“Melalui ini, KOPMAS menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah, Kemkes & BPOM yang telah mengeluarkan PerBPOM NO 31 Th 2018 tentang Label Pangan Olahan yang diharapkan dapat menjadi langkah awal perbaikan gizi masyarakat dimasa mendatang. Meski demikian, langkah ini tak berhenti dengan penerbitan regulasi, namun juga harus berlanjut pada edukasi kepada masyarakat dan produsen makanan dan minuman, pengawasan serta penindakan yang tegas apabila ada pelanggaran. Untuk inilah dibutuhkan sinergi antara masyarakat, LSM/ NGO dan pemerintah,” papar Arif.

KOPMAS Temukan Balita Minum SKM Salah satu lingkup kerja KOPMAS adalah menerima pengaduan dari masyarakat akan adanya persoalan kesehatan anak, teruama gizi buruk. Berdasarkan pengaduan yang diterima KOPMAS pada periode Nov – Desember 2018, KOPMAS melakukan peninjauan langsung ke sejumlah keluarga di Jawa Barat dan Banten. Sebanyak 12 keluarga di Jawa Barat dan 1 keluarga di Malang.

Berdasarkan hasil temuan KOPMAS, mereka kesulitan akses kesehatan seperti BPJS Kesehatan.

Sebanyak 12 anak terindikasi mengalami gizi buruk: di Kabupaten Bandung 1 anak, Kabupaten Bandung Barat 4 anak, Indramayu 4 anak, Cirebon 2 anak dan Malang 1 anak .

Arif menambahkan, dari kunjungan tersebut masih ditemukan orang tua yang memberikan susu kental manis (SKM) sebagai minuman bernutrisi. Akibatnya, mereka justru kekurangan nutrisi bahkan terindikasi mengalami gizi buruk.

“Pemahaman yang salah di masyarakat kita hingga saat ini bahwa SKM adalah susu yang memiliki nutrisi tinggi bagi anak-anal terutama bayi padahal sudah kandungan gula pada SKM 50% adalah gula.” Ujar Arif. (sn01)

400 Peserta Rakor Dharma Pertiwi Terima Pembekalan

(Puspen TNI).   Sebanyak 400 peserta Rapat Koordinasi (Rakor) Dharma Pertiwi Tahun 2019 menerima pembekalan dari Ketua Dharma Pertiwi unsur Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri, PIA Ardhya Garini dan IKKT Pragati Wira Anggini, bertempat di Balai Sudirman, Jl. Dr. Saharjo No. 268, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (29/1/2019).

Dalam pembekalannya, Wakil Ketua Dharma Pertiwi unsur Persit Kartika Chandra, Ibu Dewi Tatang Sulaiman menyampaikan antara lain tentang mengolah lahan tidur menjadi produktif dan pemanfaatan hydro gel untuk tanaman.

Ketua Dharma Pertiwi unsur Jalasenastri, Ibu Manik Siwi Sukma Adji diantaranya memberikan pembekalan tentang mengolah kain jadi menggunakan tehnik ecoprint dari dedaunan.

Sementara itu, Ketua Dharma Pertiwi unsur PIA Ardhya Garini, Ibu Ayu Yuyu Sutisna menyampaikan antara lain tentang program kerja yang telah dilaksanakan diantaranya pembuatan jembatan gantung di atas Sungai Cisanggarung, Desa Ciledug Wetan, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon.  Jembatan tersebut merupakan penghubung antara dusun Kebon Awi dan dusun Pelabuhan, yang juga merupakan salah satu akses penyeberangan menuju ke SDN 2 Ciledug Wetan.

Sedangkan Ketua Dharma Pertiwi unsur IKKT Pragati Wira Anggini, Ibu Wida Didit Herdiawan dalam pembekalannya diantaranya tentang  berbagai kerajinan seperti tehnik kain shibori dan tehnik kain furushiki yang dapat di aplikasikan sehari-hari untuk para anggota IKKT Pragati Wira Anggini.

Rakor Dharma Pertiwi tahun 2019 mengangkat tema “Dharma Pertiwi Berperan Aktif Mewujudkan Peningkatan Mutu Pendidikan, Kesejahteraan Keluarga Prajurit TNI dan Masyarakat serta Memberikan Semangat Motivasi Kepada Suami Dalam Melaksanakan Tugas dan Kewajibannya” akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 29 s.d 31Januari 2019. (Badar/Puspen TNI)

Kepala Bakamla RI Terima Kunjungan Dubes RI untuk India

sumbawanews.com,- Kepala Bakamla RI Laksamana Madya Bakamla A. Taufiq R. menyambut hangat kunjungan kehormatan Duta Besar (Dubes) RI untuk India Arto Suryodipuro di Markas Komando Bakamla RI, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019). 
Kedatangan Dubes Arto kali ini selain untuk bersilaturahmi, juga dimanfaatkan untuk mematangkan koordinasi rencana kunjungan personel dan kapal Bakamla ke India. Hal tersebut merupakan salah satu implementasi dari kerja sama yang dibangun antara Bakamla dan Indian Coast Guard.
Rencananya, Bakamla akan mengirimkan salah satu kapalnya ke Port Blair, India, dalam rangka latihan bersama di bulan Mei 2019.
Diketahui bahwa kegiatan ini merupakan kerja sama perdana antara Bakamla dengan Indian Coast Guard, maupun dengan pemerintah India. Namun demikian, Indian Coast Guard telah beberapa kali berpartisipasi dalam kegiatan Maritime Security Desktop Excercise (MSDE), dan Heads of Asian Coast Guard Asian Meeting (HACGAM) yang turut diselenggarakan oleh Bakamla. 
Pertemuan ini juga membicarakan rencana strategis kerja sama Republik Indonesia dengan India, khususnya di bidang maritim. Sebagai counter part yang setara di komunitas coast guard internasional, sudah sepantasnya Bakamla mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia, dengan terus membangun kerja sama positif dengan coast guard negara tetangga di kawasan.
Jajaran pejabat Bakamla yang turut serta dalam pertemuan ini yaitu Plt. Sestama Laksma Bakamla Eko Joko Wiyono, S.E., M.Si., Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla Nursyawal Embun, Direktur Kerja Sama Laksma Dade Ruskandar, S.H., M.H., Kasubdit Kerja Sama Luar Negeri Kolonel Bakamla Satya Pratama, S.Sos., M.Sc., Kasubbag TU Kepala Bakamla Letkol Bakamla Ridwansyah.

Kepala Bakamla Bekali CPNS Bakamla Jelang Latdasmil

sumbawanews.com,- Kepala Bakamla RI Laksamana Madya Bakamla A. Taufiq R. memberikan pembekalan ke sejumlah CPNS Bakamla yang besok akan berangkat ke Batam untuk melaksanakan Latihan Dasar Militer. Pembekalan disampaikan usai olahraga pagi, di Aula Mako Bakamla, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019).
Personel yang akan berangkat untuk mengikuti Latdasmil di Batalyon Infanteri 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha disingkat Yonif 10 Marinir/SBY, Setokok, Batam, Kepulauan Riau itu merupakan CPNS Bakamla angkatan 2018. Pagi tadi, Kepala Bakamla menegaskan kembali arahan yang pernah disampaikan di awal saat mulai mengambil alih komando Bakamla, bahwa ada tugas yang harus dilakukan yaitu mendidik personel Bakamla untuk menjadi paramiliter, untuk dibentuk menjadi komponen cadangan TNI.
Jika dikaitkan dengan tugas universal Coast Guard seluruh dunia, lanjutnya, salah satunya yaitu melaksanakan tugas pertahanan. Sehingga tidak mungkin kalau kita yang berada di laut tanpa dibekali oleh instansi yang cukup. Karena di laut bukanlah habitat kita, habitat kita di darat, sehingga harus ada ekstra pembekalan. Karena keberhasilan Bakamla bukan di darat, tapi di laut, tegasnya pula.
Lebih lanjut dikatakan oleh orang nomor satu Bakamla itu bahwa untuk mewujudkan tujuan tersebut dilakukan koordinasi dan digunakan satdik yang sudah ada. 
Karena kita nanti akan menjadi komponen TNI terkait keamanan laut, maka didalam pelatihan, di dalam pendidikan, Angkatan Laut dan Bakamla akan bekerjasama, karena medan tugasnya sama, dan nanti dilengkapi dari kepolisian karena kesehariannya sebagai penegak hukum, ucapnya pula.
Oleh karena itu, sebelum kalian pakai seragam ya harus melaksanakan latihan dasar militer. Mungkin nanti ada yang lanjutannya ke analisis intelijen. Bisa saja seperti itu. Kita akan jalankan pendidikan agar Bakamla bisa berfungsi seperti yang dipersyaratkan, pungkas Laksamana bintang tiga itu.

Berita Terkini

Ojol Memohon, Motor Ditarik: Dishub Jaktim Buka Suara

Sumbawanews.com,- Viral di media sosial, adegan seorang pengemudi ojek online berlutut dan memohon agar motornya tidak diangkut petugas Dishub di Jakarta Timur menjadi sorotan...

Israel dan Hizbullah Setujui Gencatan Senjata

Sumbawanews.com,- Beirut – Setelah berbulan-bulan konflik mematikan di perbatasan Lebanon-Israel, kedua pihak secara resmi menyetujui gencatan senjata yang berlaku mulai pukul 16.00 waktu setempat,...

Pramono dan Cak Imin Hadiri Haul Ulama Betawi di Monas

Sumbawanews.com,- Ribuan jamaah memadati kawasan Monas pada Jumat malam, 19 Juni 2026, dalam acara Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi yang digelar secara khidmat...

Pramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna di CFD Pekan Ini

Sumbawanews.com,- Pemerintah DKI Jakarta siap meresmikan hasil penataan Jalan Rasuna Said pada acara Car Free Day (CFD) pekan ini. Menteri BUMN Erick Thohir, yang...

Berita Utama