Home Blog Page 3062

Jelang Pemilu 2019, Bakamla – Telkom Kerja Sama Pengamanan Jalur SKKL

Jakarta, 22 Maret 2019 (Humas Bakamla RI)— Menyambut agenda perhelatan nasional Pemilu 2019 pada bulan April mendatang, Telkom sebagai pihak yang diberikan amanat oleh pemerintah dalam penyediaan infrastruktur ICT, melakukan kerja sama dengan Bakamla untuk pengamanan jalur Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) di seluruh Indonesia, yang dikukuhkan dalam Perjanjian Kerja Sama di atas Kapal Negara (KN) Tanjung Datu 1101, Batam, kemarin (21/3/2019)

Perjanjian Kerja Sama ditandatangani oleh Deputi Kebijakan dan Strategi Laksda Bakamla Frederik Kalalembang yang diwakili Plt. Deputi Inhuker Laksma Bakamla Dade Ruskandar dan Executive General Manager DSO Revolin Simulsyah, dengan disaksikan langsung oleh Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A Taufiq R.

Ruang lingkup perjanjian kerja sama ini meliputi pertukaran data dan informasi, sosialisasi dan penyuluhan hukum kepada masyarakat umum termasuk instansi terkait sesuai tanggung jawab dan kewenangan masing-masing, pelaksanaan kegiatan patroli keamanan dan keselamatan laut, serta pelaksanaan monitoring terhadap jalur laut SKKL Telkom Group.

Kami sangat membutuhkan bantuan Bakamla untuk membantu menjaga dan mengawasi SKKL. Dengan armada laut yang dimiliki Bakamla, kami berharap asset Negara dan Telkom berupa SKKL ini dapat terus terjaga,” ujar Direktur Network & IT Solution Telkom, Zulhelfi Abidin, pada saat berkesempatan memberikan kata sambutan pada acara penandatanganan diatas kapal patrol terbesar Bakamla tersebut.

Secara khusus juga disampaikannya tentang keinginan dan harapan Telkom kepada Bakamla untuk memprioritaskan pengamanan jalur SKKL selama periode sebelum dan sesudah pemilu berlangsung, sehingga penyediaan infrastruktur Information and Communication Technologies (ICT) dari KPU Pusat ke seluruh KPU Provinsi di Indonesia melalui jalur SKKL Telkom di seluruh Indonesia dapat berjalan dengan lancar. (Bdr)

Kepala Kantor Zona Kamla Tengah Hadiri Gelar Apel Pasukan Pengamanan Pemilu 2019

Manado, 22 Maret 2019 (Humas Bakamla RI). Kepala Zona Kamla Tengah Laksma Bakamla Drs. Bastomy Sanap, S.H.,M.B.A., M.Hum., menghadiri apel gelar pasukan pengamanan pemilu tahun 2019 yang diikuti ratusan personel TNI Polri di wilayah Sulawesi Utara di Lapangan Koni Sario Kota Manado, Jumat (22/3/2019).

Apel pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Mantap Brata Samrat 2018 dipimpin langsung oleh Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Dr. R. Sigit Tri Hardjanto, S.H., M.Si., dan dihadiri oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, S.E.

Dalam amanatnya, Irjen Pol Sigit membacakan amanat Menkopolhukam, Wiranto. Ada enam point yang tertuang dalam amanat itu.

Yang pertama, memahami bahwa tugas pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2019 ini adalah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan apapun sekaligus menjadi amal ibadah yang akan mendapatkan balasan pahala dari Tuhan Yang Maha Esa bila dilaksanakan dengan tulus ikhlas. Kedua, jalin sinergitas antara unsur Pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh komponen masyarakat guna mewujudkan keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas.

Ketiga, segera kenali, cari, temukan dan atasi serta netralisir potensi kerawanan agar tidak berkembang dan menggangu penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019. Keempat, tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku tehadap pihak – pihak yang mencoba mengganggu kelancaran Pemilu Serentak Tahun 2019. Kelima, babinsa dan Bhabinkamtibmas harus mampu ikut serta menenangkan masyarakat agar tidak resah dengan menyebarnya berita-berita hoax serta menguatnya politik identitas yang dapat menggerus disintegrasi bangsa.

Dan yang terakhir, inventarisir dan berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta tokoh masyarakat untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman.

Sebelum apel, dilaksanakan pemeriksaan pasukan oleh Kapolda Sulut, Kazona Tengah, Pangdam, dan Forkopimda lainnya.

Turut mendampingi Kazona Tengah, Kabagum Zona Tengah Kolonel Bakamla Heriwansyah Putra, S.T., M.Si., Kabid Inhuker Zona Tengah Kolonel Bakamla Yospendi, S.T., S.Sos.,S.H.,M.Si., dan Kabid Ops Zona Tengah Kolonel Bakamla Ahmad Muharam. (Bdr)

Ketum Dharma Pertiwi : Tugas Taruna/Taruni Belajar dan Berlatih

(Puspen TNI).  Tugas para Taruna/Taruni di Akademi ini adalah belajar dan berlatih, karena apa yang didapatkan disini masih bersifat dasar-dasarnya saja, yang secara berlanjut harus terus dikembangkan. Apabila para Taruna/Taruni ingin sukses dalam meniti karier, harus punya prinsip belajar sepanjang hayat.

Hal tersebut disampaikan Ketum Dharma Pertiwi, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto selaku Ibu Kehormatan Taruna Akademi TNI saat memberikan pembekalan kepada para Taruna/Taruni Akademi Angkatan Udara (AAU) di Gedung Sabang-Merauke, AAU, Yogyakarta, Jumat (22/3/2019).

“Untuk itu, gunakanlah kesempatan dan peluang yang ada untuk terus menerus menambah ilmu. Kebiasaan membaca selama menjadi Taruna/Taruni, hendaknya menjadi budaya yang harus terus dipelihara dan dimantapkan”, katanya.

Menurut Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, di lingkungan pendidikan Akademi Angkatan Udara sesungguhnya tidak ada yang berat, karena instruktur maupun pengasuh telah  mengukur kemampuan setiap Taruna/Taruni melalui pengalaman-pengalaman sejak Akademi ini didirikan.  “Patuhi dan ikuti arahan instruktur/pengasuh serta jangan lupa untuk senantiasa berdoa memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Insya Allah apa yang menjadi keinginan para Taruna/Taruni serta orang tua dan kita semua akan terwujud”, ucapnya.

“Kalian tidak hanya dituntut belajar akademis saja tetapi juga dituntut untuk berlatih kemiliteran dan dibentuk menjadi manusia yang berdisiplin tinggi, bertanggung jawab tidak hanya terhadap diri sendiri tetapi terhadap sesama. Kalian dibentuk menjadi manusia sebagai warga negara yang bertanggung jawab terhadap persatuan dan kesatuan NKRI dengan jiwa nasionalisme”, jelasnya.

Selanjutnya dikatakan bahwa selama para Taruna/Taruni mengikuti pendidikan di AAU tidaklah ringan.  “Kalian tidak hanya dibutuhkan mahir dalam menggunakan senjata, tapi pintar dalam ilmu pengetahuan dan ilmu perang, kuat dalam fisik dan psikhologis, sehat dalam kesemaptaan jasmani dan rohani serta hebat dalam kepemimpinan”, tuturnya.

“Seberat apapun beban kalian dalam mengikuti pendidikan, jangan pernah menyerah dan menjadi beban, tetapi setiap tugas dan latihan yang kalian jalani, hendaknya dapat dijadikan sebagai sebuah tantangan dalam rangka membangkitkan semangat serta motivasi untuk dapat meraih prestasi”, ujarnya.

Diakhir pembekalannya, Ibu Kehormatan Taruna Akademi TNI memberikan beberapa penekanan yaitu : Pertama, tingkatkan terus keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha. Kedua, jangan cepat merasa puas dengan ilmu, pengetahuan dan pengalaman. Ketiga, hati-hati bahaya Narkoba, jangan sekali-kali mendekati atau mencoba bermain-main dengan Narkoba.

Keempat, hidup sederhana jangan foya-foya. Kelima, selektif dalam mencari pasangan hidup / berumah tangga. Keenam, perbanyak teman, sahabat dan saudara. Ketujuh, tetaplah jadi anak bagi orang tuamu, jadi kakak bagi adikmu, dan  jadi adik bagi kakakmu. Kedelapan, pengabdian kepada bangsa dan negara merupakan tugas mulia. (Badar/Puspen TNI)

Binjas dan Permildas Miliki Peran Penting Dukung Tugas Pokok TNI

(Puspen TNI).  Pembinaan Bidang Jasmani (Binjas) dan Peraturan Militer Dasar (Permildas) memiliki peran penting guna mendukung keberhasilan tugas pokok TNI, sehingga penyelenggaraan pembinaan tersebut harus dan dilakukan secara sistematis berkesinambungan serta mengikuti aturan yang berlaku.

Demikian amanat tertulis Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI, Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S. yang dibacakan oleh Waaspers Panglima TNI, Brigjen TNI Gunung Iskandar saat membuka Rapat Koordinasi Pembinaan Bidang Jasmani dan Permildas (Rakornis Binjas dan Permildas)  TNI Tahun 2019 yang diikuti 120 peserta, bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur, Jumat (22/3/2019).

“Dalam menghadapi tugas ke depan yang semakin berat dan kompleks, saya mengingatkan kepada setiap pejabat Pembina Jasmani dan Permildas untuk lebih menguasai dan memahami serta mampu menjabarkan kebijakan Pimpinan TNI sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing,” tuturnya.

Rakornis Binjas dan Permildas tahun 2019 mengambil tema “Melalui Rakornis Binjaspermildas TNI, Kita Tingkatkan Profesionalisme, Loyalitas Dan Disiplin Prajurit Dalam Melaksanakan Tugas Pokok TNI”.

Menurut Aspers Panglima TNI, tema tersebut jangan hanya menjadi slogan semata akan tetapi betul-betul dapat dipahami esensinya dan menjadi refleksi atau pancaran dari niat, tekad dan semangat serta landasan motivasi seluruh pejabat yang membidangi Binjas dan Permildas.

“Hal itu untuk lebih meningkatkan kinerjanya, sehingga dapat menghasilkan prajurit yang mempunyai kemampuan jasmani yang prima dan memahami serta mampu menerapkan Permildas dalam kehidupan sehari-hari”, tutupnya. (Badar/Puspen TNI)

Ratusan Ribu Prajurit TNI-Polri Apel Pengamanan Pemilu 2019

(Puspen TNI). Menkopolhukam RI, Jenderal TNI (Purn) Wiranto bersama Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kapolri Jenderal Pol Prof. H.M Tito Karnavian. Ph.D. menjadi pimpinan apel kesiapan TNI-Polri dan komponen bangsa lainnya dalam rangka pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2019, bertempat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Timur, Jumat (22/3/2019).

Apel terpusat ini diikuti sekitar ratusan ribu, yang terdiri dari prajurit TNI-Polri, anggota Linmas, Ormas dan Potmas beserta Alutsita diantaranya Meriam Astros, Helikopter Bell-412 dan SP, APC Turangga, Pesawat Angkut serta Ranpur BTR-4.

Menkopolhukam RI, Jenderal TNI (Purn) Wiranto dalam sambutannya menyampaikan bahwa sukses atau tidaknya perhelatan demokrasi sangat tergantung kepada semua pihak yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung. “Tidak hanya partai politik dan masyarakat yang dituntut untuk patuh pada ketentuan yang ada, akan tetapi juga pihak penyelenggara Pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) wajib hukumnya menunjukkan kinerja yang obyektif dan transparan”, katanya.

“Tidak ketinggalan tentunya fungsi dan peran TNI-Polri yang berada di luar lingkup penyelenggara Pemilu, akan tetapi sangat menentukan suksesnya keberlangsungan Pemilu yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil”, ujarnya.

Menkopolhukam RI mengingatkan bahwa Pemilu bukanlah untuk membenturkan satu pihak dengan pihak yang lain atau ajang konflik antara kubu yang satu dengan kubu yang lain. Namun sejatinya Pemilu Serentak Tahun 2019 memilih pemimpin dan bukan mengadu pemimpin. “Momen ini harus menjadi ajang unjuk kompetensi, program dan kapabilitas untuk mendapatkan kepercayaan rakyat yang akan memilihnya menjadi pemimpin nasional”, jelasnya.

Sementara itu, Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi dihadapan awak media mengatakan bahwa Pengamanan Pemilu sudah disiapkan sedemikian rupa berdasarkan kerawanan yang telah disampaikan oleh KPU. “Cara pengamanan disesuaikan spesifikasi daerah termasuk Papua yang memiliki teknik Pemilu atau pemungutan suara yang berbeda dengan daerah lain”, ucapnya.

Selanjutnya Kapuspen TNI menyampaikan bantuan TNI dalam pendistribusian logistik Pemilu ke daerah atas permintaan KPU. “Apabila KPU ada permintaan bantuan kepada TNI untuk mengamankan, maka TNI siap membantu dalam pendistribusiannya”, katanya. (Badar/Puspen TNI)

Panglima TNI Terima Kakanwil Dirjen Pajak Jakarta Timur

(Puspen TNI).  Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kepala Pusat Keuangan (Kapusku) TNI, Brigjen TNI Imam Badhowi, menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak Jakarta Timur, Arfan, AK., M.B.A., bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (21/3/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Dirjen Pajak yang didampingi oleh Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama, Liberti Pandiangan, S.E., M.Si. dan Kepala KPP Pratama Pasar Rebo, Dra. Fathimati Zahra, M.Si, menyampaikan terima kasih kepada Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta jajarannya atas pemenuhan kewajiban perpajakan selama ini dalam bentuk kepatuhan penyampaian SPT tahunan dan masa atau keikutsertaan dalam program Tax-Amnesty.

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyambut baik atas kunjungan dan maksud baik dari Kakanwil Dirjen Pajak Jakarta Timur ke Mabes TNI.  “Terima kasih kepada Direktorat Jenderal Pajak yang telah mengedukasi wajib pajak dalam menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) melalui e-filing”, katanya.

Menurutnya, kepatuhan melaksanakan  hak dan kewajiban dibidang perpajakan adalah wujud cinta tanah air bagi setiap warga negara.

“Kepada seluruh prajurit TNI dan wajib pajak masyarakat Indonesia untuk segera melaporkan SPT tahunan dengan menggunakan e-filing”, ajak Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. (Badar/Puspen TNI)

Berita Foto : Panglima TNI Terima Kunjungan Ketua Umum PGI

(Puspen TNI).  Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Aster Panglima TNI, Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos., dan Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto, S.T., M.A.P., menerima kunjungan Ketua Umum Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Pdt Henriette  Hutabarat Labang didampingi oleh  Pdt Bambang Widjaja (Ketua), Pdt Albertus Patty (Ketua), Pdt Gomar Gultom (Sekretaris Umum), Pdt Krise Gosal (Wakil Sekretaris Umum), Ivan Rinaldi Luntungan (Bendahara Umum), Pdt Julianus Mojau (Sekretaris Eksekutif Keesaan dan Pembaruan Gereja), Beril Huliselan (Kepala Litbang) dan Herman Lumbantoruan (Asisten Ketua Umum), bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (21/3/2019). (Badar/Puspen TNI)

Panglima TNI : Paradoks Kemajuan Teknologi Perlu Diantisipasi

(Puspen TNI). Kemajuan teknologi harus diakui sangat pesat termasuk teknologi komunikasi, namun paradoks kemajuan tersebut perlu diantisipasi. Oleh sebab itu, diperlukan perhatian dan kerja sama seluruh komponen bangsa untuk menekan paradoks kemajuan teknologi dan lebih memaksimalkan sisi positif pemanfaatannya.

“Saya yakin kita semua memiliki perhatian dan pandangan yang sama terkait perlunya sinergi demi masa depan dan kemajuan NKRI”, kata Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada acara coffee morning dengan Komunitas Telekomunikasi dan Informatika (Telematika) di Gedung Soedirman Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (21/3/2019).

“Kita tidak menginginkan negara yang begitu kaya ini dikoyak konflik seperti halnya negara-negara lain. Kita juga tentunya tidak ingin sekedar menjadi penonton yang baik dan melihat negara lain yang menikmati kemajuan teknologi”, tegas Panglima TNI.

Menyikapi penyebaran berita-berita hoaks maupun provokasi, Panglima TNI mengatakan bahwa kemajuan teknologi tidak dibarengi dengan kedewasaan penggunanya. Menurutnya, hoaks ataupun provokasi tersebut juga dapat membahayakan stabilitas nasional.

“Kita tidak dapat mengelak dari kemajuan tersebut. Terlebih dengan berkembangnya internet of everything ataupun kecerdasan buatan. Apabila kita tidak dapat menguasai teknologi, maka kita hanya akan menjadi bulan-bulanan, menjadi obyek, dan tidak dapat meraih keunggulan”, jelasnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, masyarakat luas memiliki kemampuan untuk meraih keunggulan tersebut. Unicorn-unicorn yang muncul dan berhasil mengekploitasi teknologi serta berkembang pesat semuanya berasal dari masyarakat. “Berbagai layanan dikembangkan masyarakat memanfaatkan platform internet”, katanya.

Turut serta pada acara tersebut diantaranya Irjen TNI Letjen TNI M. Herindra, M.A., M.Sc., Koorsahli Panglima TNI Mayjen TNI Nono Suharsono, S.I.P., M.Si., para Asisten Panglima TNI,  Kabalakpus TNI dan Pejabat Mabes Angkatan serta para Akademisi, Praktisi, Pengusaha IT Nasional dan Institusi Pemerintah yang membidangi Telematika. (Badar/Puspen TNI)

Bakamla RI Terus Jalin Sinergitas dengan Pertukaran Informasi

Malang, 21 Maret 2019 (Humas Bakamla RI) — Upaya Bakamla RI dalam membangun sinergitas terus digalakkan. Hubungan baik yang telah terjalin dengan para stakeholder, juga terus dibina. Salah satunya dengan terus memberikan informasi seputar keamanan dan keselamatan laut terkini.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Direktur Data dan Informasi Bakamla RI Laksma Bakamla Gendut Sugiono, S.H. melakukan Kunjungan Kerja ke Pangkalan TNI AL (Lanal) Malang, Lantamal V, Koarmada II, kemarin (20/3/2019).

Kedatangannya disambut oleh Perwira Pelaksana (Palaksa) Lanal Malang Letkol Laut (KH) Drs. Muriyanto yang mewakili Danlanal Malang Kolonel Laut (P) Nanang Hariono beserta Perwira Staf di Gedung Gajah, Mako Lanal Malang.

Kunjungan ini dimaksudkan untuk bertukar data dan informasi terkait situasi keamanan dan keselamatan di laut. Hal ini tak lain dilakukan untuk kelancaran tugas bersama, bagi para pemangku penegakan hukum di laut.

Laksma Gendut sangat berharap agar upaya yang telah dilakukan Bakamla bersama stakeholder, dapat menciptakan keadaan yang kondusif, memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jasa laut dalam melakukan aktifitasnya.

Kunjungan Kerja ini juga dihadiri oleh jajaran Perwira Staf Lanal Malang, perwakilan dari Dinas Perikanan Trenggalek, Dinas Lingkunagn Hidup Kota Malang, Kejari Kota Malang, Kantor Imigrasi Malang, BNN Kota Malang, BPBD Malang, dan Ditjen Bea dan Cukai Malang. (Bdr)

Bakamla RI Dukung Keselamatan Pelayaran di APBTS

Surabaya, 20 Maret 2019 (Humas Bakamla RI) —- Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksamana Pertama Bakamla Nursyawal Embun menghadiri Rapat Koordinasi dan Kunjungan Alur Pelayaran Barat dan Timur Surabaya (APBS dan APTS), di Surabaya, Rabu (20/03/2019).

Pertemuan ini digelar oleh jajaran Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dengan tujuan untuk mengetahui informasi tentang lego jangkar dan manajemen alur di APBS. Selain itu, pertemuan ini juga membahss tentang rencana pendalaman alur APTS, ditinjau dari aspek keselamatan pelayaran dan pertahanan.

Lebih lanjut, rapat ini juga untuk mengetahui kondisi peta laut APBS dan APTS terkini, dan mengetahui kedalaman alur yang aman bagi keselamatan pelayaran. Kehadiran Bakamla dalam mendukung upaya tersebut sangatlah strategis guna menunjang tugas pokok Bakamla dalam melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia.

Sesuai yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 Peraturan Presiden Nomor 178 Tahun 2014, fungsi Bakamla RI Menyusun kebijakan nasional di bidang keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia, menyelenggarakan sistem peringatan dini keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia, melaksanakan penjagaan, pengawasan, pencegahan dan penindakan pelanggaran hukum di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia.

Tidak berhenti disitu, Bakamla juga melaksanakan peran menyinergikan dan memantau pelaksanaaan patroli perairan oleh instansi terkait. Bakamla juga dapat memberikan dukungan teknis dan operasional kepada instansi terkait, serta memberikan bantuan pencarian dan pertolongan saat dibutuhkan, dan melaksanakan tugas lain dalam sistem pertahanan nasional. (Bdr)

Berita Terkini

500 Ribu UMKM Akan Dapat Sertifikasi Halal Gratis

Sumbawanews.com,- Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) siap memberikan sertifikasi halal secara gratis kepada 500.000 pelaku usaha mikro dan kecil sebagai bagian dari...

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Delapan Orang Terluka

Sumbawanews.com,- Kecelakaan beruntun terjadi di Tol Becakayu, KM 7.400, arah Bandung menuju Cawang, pada Sabtu (20/6/2026), menewaskan tiga kendaraan dan melukai delapan orang. Insiden...

Titiek Soeharto Panen Telur di Lapas Nusakambangan, Saksikan Transformasi Napi

Sumbawanews.com,- Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto atau akrab dipanggil Titiek Soeharto, menyaksikan langsung proses panen telur di peternakan ayam milik Lapas...

Tiga Mobil Tabrakan Beruntun di Tol Becakayu, Delapan Orang Luka-Luka

Sumbawanews.com,- Kecelakaan beruntun terjadi di Kilometer 7,400 Tol Becakayu arah Bandung pada Sabtu pagi, 20 Juni 2026. Tiga kendaraan—sebuah Toyota Altis, Hyundai Santa Fe,...

Berita Utama