Home Blog Page 2581

Satgas Yonif MR 413 Bantu Warga Koya Panen Semangka

Sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Muara Tami membantu warga Kampung Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura dalam melaksanakan panen semangka.

Demikian diungkapkan Dansatgas Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam konfirmasinya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Rabu (14/10/2020).

Dalam rilis tertulisnya Dansatgas mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan Pos Muara Tami dalam membantu panen di Kampung Koya Barat membuktikan kedekatan dan kepercayaan masyarakat terhadap Satgas Yonif MR 413 Kostrad khususnya Pos Muara Tami. “Dengan menerapkan rasa saling percaya antara kami dan masyarakat maka akan tercipta kebersamaan yang tak terpisahkan,” ujarnya.

Sementara itu, diketahui bahwa kebun semangka seluas 2 Hektar tersebut milik Bapak Rahman (48), Salah satu warga Kampung Koya Barat yang telah menetap selama 15 tahun di Papua. Dirinya juga sering membantu warga lainnya dalam bentuk memberikan hasil panen semangka kepada masyarakat disekitarnya. “Setiap panen, setidaknya kami menyisihkan seperempat hasil panen kami berikan kepada masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan itu juga, Serka Dwi Maspudri selaku Komandan Pos Muara Tami mengatakan bahwa perbantuan yang diberikan merupakan permintaan dari bapak Rahman yang sebelumnya beberapa kali singgah di Pos untuk bersilaturahmi. “Atas permintaan beliau, kami bantu panen semangka di lahannya. Beliau juga sering datang ke Pos hanya sekedar untuk bersilaturahmi,” ujarnya.

Prajurit Pamtas Yonif 125 Bimbing Warga Perbatasan Buat Keterampilan Anyaman Lidi 

(Merauke). Berupaya meningkatkan keterampilan warga perbatasan, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW dengan tekun membimbing warga membuat keterampilan anyaman lidi.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Rabu (14/10/2020).

 

Dansatgas mengungkapkan, tiga orang personel Satgas Pos Toray dipimpin Serda Frans Tarigan dengan tekun mengajari dan membimbing pembuatan keterampilan anyaman lidi kepada warga Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke. Sebelumnya, personel Satgas Pos Toray sudah beberapa kali melaksanakan pertemuan membimbing warga membuat anyaman lidi tersebut.

 

“Hingga saat ini, sudah ada empat orang warga yang hampir mahir melakukannya, sehingga diharapkan kedepannya mereka juga dapat mengajari warga lainnya,” ujarnya.

 

Beberapa personel memang sudah dibekali keterampilan anyaman lidi dari home base jauh-jauh hari sebelum berangkat ke Merauke. “Mereka juga ditempatkan di Pos yang terdapat kampung, sehingga keterampilan yang dimiliki dapat ditularkan kepada warga sekitar,” kata Dansatgas.

 

“Selain dapat meningkatkan keterampilan warga, kegiatan ini juga merupakan wahana untuk mempererat kebersamaan antara Satgas dengan warga,” tandasnya.

 

Sementara itu, Petrosina Kapaiter (46 th) ibu Ketua RT. 03 Kampung Toray yang turut hadir dan mengikuti pelatihan mengucapkan terima kasih kepada personel Satgas Yonif 125/Simbisa khususnya Pos Toray atas ilmu keterampilan yang diberikan kepada warga Toray. “Dengan keterampilan yang diberikan bapak Satgas, kami bisa menggunakan waktu senggang membuat lidi kelapa ini menjadi mangkok dan piring untuk keperluan sehari-hari,” ujarnya. (Bdr)

 

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Dandim Sambas Puji Satgas TMMD Sintang

Sumbawanews.com,- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan secara terpadu antara TNI dengan pemerintah dan masyarakat. Salah satu tujuan kegiatan TMMD adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan dan memantapkan kesadaran bermasyarakat, berbangsa, bernegara, bela negara dan disiplin nasional.

Dalam kegiatan TMMD ke-109 TA 2020, personel Kodim 1205/Sintang yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-109 ini tidak hanya melaksanakan kegiatan fisik dan non fisik sesuai sasaran kegiatan, tetapi juga melakukan kegiatan yang bersentuhan langsung kepada masyarakat, salah satunya membantu menanam padi di sawah.

Hal tersebut mendapat apresiasi dari Komandan Kodim 1208/Sambas Letkol Inf Setyo Budiyono, S.H., M.Tr. (Han). “Saya sangat mengapresiasi dengan apa yang dilakukan anggota Satgas TMMD Reguler ke-109 dalam membantu petani di Desa Tirta Karya Kecamatan Ketungau Tengah,” ucapnya.

Letkol Inf Setyo Budiyono, Selasa (13/10/2020) menyampaikan bahwa terlihat dari beberapa personel Satgas sangat antusias membantu menanam padi jenis gaga di lahan kering dengan cara tradisional adat suku Dayak setempat (nugal). “Tim Satgas TMMD ke-109 Kodim 1205/Sintang selain mengerjakan pembuatan jalan penghubung antara Desa Tirta Karya dengan Desa Wirayuda, disela-sela waktunya juga menyempatkan diri untuk membantu warga yang bertani,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan yang dilakukan bersama warga di lahan sekitar sasaran TMMD 109 Sintang, dalam rangka mendukung program swasembada pangan dari pemerintah,” jelas Dandim.

Sementara itu, anggota Satgas Prada Supriadi menyampaikan bahwa lokasi tanam padi tak jauh dengan lokasi sasaran pembuatan jalan penghubung kedua Desa dalam program TMMD ke-109 Kodim 1205/Sintang.

“Kami melihat ibu-ibu dan bapak-bapak menanam padi dengan cara Nugal ramai banget, akhirnya kami langsung ambil sebatang kayu bantu warga tanam padi sebagai upaya untuk memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat di lokasi TMMD 109 Sintang,” imbuhnya.

Tak hanya membantu tanam padi milik warga sekitar lokasi TMMD 109 Sintang, pihaknya juga memberikan motivasi kepada warga untuk terus meningkatkan semangat bercocok tanam padi guna memantapkan ketahanan pangan. (Pendim 1208/Sbs)

TMMD Ke-109 Kodim 1711/BVD Bersama Dinas TPHP Gelar Penyuluhan Ketahanan Pangan

(Boven Digoel-Papua. Rabu, 14 Oktober 2020). Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) Reguler ke-109 Kodim 1711/BVD bersama Dinas TPHP (Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian) Boven Digoel menggelar penyuluhan ketahanan pangan kepada anggota kelompok tani Kampung Kakuna.

 

Penyuluhan ketahanan pangan yang dilaksanakan di Balai Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana, Kabuapten Boven Digoel, Selasa (13/10/2020) merupakan program fisik TMMD ke-109 Kodim 1711/BVD. Penyuluhan yang disampaikan meliputi materi pertanian, peternakan, dan perikanan, dengan harapan dapat meningkatkan hasil panennya.

 

Kegiatan penyuluhan ketahanan pangan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi perwakilan warga yang datang, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan oleh anggota kelompok tani Kampung Kakuna.

 

Salah satu anggota kelompok tani menyampaikan ucapan terima kasih telah mendapat penyuluhan ketahanan pangan, karena dapat menjadi pelopor bagi warga masyarakat lainnya yang ada di Kampung Kakuna.

 

Usai ditemui diakhir kegiatan, Eston Sitorus selaku Kepala Bidang Peternakan TPHP mengatakan bahwa melalui kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat supaya semakin baik kedepannya. “Penyuluhan ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan supaya dapat diterapkan dikehidupan mereka sehari-hari,” ujarnya.

 

“Selain itu, hal ini juga untuk memecahkan masalahnya sendiri dalam meniti usaha guna meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya Kampung Kakuna,” tandasnya.

 

Sementara itu, Komandan SSK TMMD Reguler ke-109 Kodim 1711/BVD Lettu Inf H. Simanjuntak menuturkan, dengan adanya sosialisasi tentang ketahanan pangan ini diharapkan dapat memberikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat setempat agar kedepannya lebih baik dan maju dalam segala bidang.

 

“Sosialisasi ini juga bertujuan untuk menjalin serta mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat dan instansi terkait,” ucapnya.(Bdr)

Hari Ke-23 TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa, Pembangunan Mushollah Capai 72%

Sumbawa – Personil Satgas TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa terus bekerja untuk menuntaskan semua sasaran fisik termasuk pembangunan Musholla Abu Bakar dusun Jotang Atas Timur, desa Jotang, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, Rabu (14/10).

Beberapa sasaran fisik sarana dan prasarana yang dikerjakan satgas TMMD mulai terlihat hasilnya walau belum mencapai 100 %, namun telah nampak bagian besar dari tiap tiap sasaran, yang dikerjakan oleh satgas TMMD Kodim 1607/Sumbawa bersama masyarakat.

Salah satunya pembangunan Mushola Abu Bakar, kondisi Mushola yang sekarang dikerjakan oleh satgas TMMD udah mulai terlihat hasilnya, karena semangat kebersamaan dari anggota satgas TMMD bersama masyarakat, walaupun panas terik personil satgas tak kenal lelah dalam menyelesaikan pengerjaan Mushola tersebut.

IMG-20201014-WA0027

Dikatakan Danki Satgas (Dan SSK), Kapten Inf I Wayan Suledra saat dilokasi pengerjaan Mushola, “seluruh anggota satgas harus selalu tetap semangat dan harus bekerja bersam-sama agar pengerjaan Mushola ini cepat selesai sesuai dengan yang diharapkan”, ungkap Dan SSK.

Sedangkan Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M Tr (Han) selaku Dansatgas TMMD mengatakan progres pembangunan Mushola menunjukkan perkembangan yang signifikan. Alhasil, memasuki hari ke 23, sasaran fisik program TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa yaitu pembangunan Mushola sudah mencapai 72%.

“Sesuai hasil dilapangan, progres pembangunan Mushola sudah dikatakan mencapai 72 %, dengan waktu yang masih ada kami yakinkan pengerjaannya akan rampung sesuai waktu yang telah ditentukan,” kata Dansatgas Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) disela-sela kesibukannya.

Selain itu Dansatgas juga berterimakasih dan mengapresiasi bahwa hasil yang dicapai saat ini semua atas kerja sama anggota Satgas dan seluruh lapisan masyarakat yang saling bahu membahu dan bergotong royong dalam mensukseskan semua program yang di kerjakan oleh Satgas TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa.

“Ini semua berkat kerja keras seluruh personel Satgas dan partisipasi aparat desa serta masyarakat yang selalu mendukung kegiatan TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa, terbukti hampir seluruh sasaran di sini menunjukkan progres yang signifikan,” imbuh Dansatgas.

Manfaatkan Lahan Kosong, Satgas Yonif MR 413 Ajak Warga Gelar Ketahanan Pangan

Sumbawanews.com,- Dalam upaya mengatasi kesulitan bahan pangan di masa Pandemi Covid-19, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Skamto mengajak masyarakat menggelar ketahanan pangan di Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Rabu (14/10/2020).

Dansatgas mengatakan bahwa kegiatan ketahanan pangan yang digagas Pos Skamto bersama masyarakat merupakan upaya mengatasi kesulitan bahan pangan pasca Pandemi Covid-19 ini. “Ini upaya kami dalam menyiapkan ketersediaan bahan pangan di wilayah perbatasan RI-PNG khususnya Kabupaten Keerom,” katanya.

Sementara itu, Kapten Inf Senopati Yudho selaku Komandan Pos Skamto terkait jenis bahan pokok makanan yang akan di tanam. “Kami tanam jagung, terong, sawi serta cabai di lahan tersebut. Selain tanahnya subur, sumber air dari sungai pun dekat dari lahan,” ujarnya.

“Selama masa Pandemi Covid-19 ini bergulir, kami bersama masyarakat akan meningkatkan kegiatan ketahanan pangan, sehingga stok ketersediaan bahan pangan tetap tercukupi,” tambahnya.

Di akhir kegiatan pembuatan lahan ketahanan pangan, Bapak Deminsius (43) selaku tokoh masyarakat Kampung Yowong mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Satgas Yonif MR 413 Kostrad khususnya Pos Skamto yang telah memberikan yang terbaik kepada masyarakat Kampung Yowong.

Satgas Yonif MR 413 Kostrad Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di Papua

Sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad turut membantu pemerintah dalam upaya pencegahan Covid-19 dengan cara memberikan sosialisasi kepada Siswa SMP Mahanaim Kampung Yetti Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Selasa (13/10/2020).

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan bahwa Satgas selalu berupaya membantu pemerintah dalam mensosialisasikan pencegahan Covid-19, baik di Kampung-Kampung maupun di Sekolah reguler.

“Sosialisasi ini penting kami lakukan karena kami memaklumi belum semua wilayah dapat di jangkau oleh pemerintah, sehingga kami yang berada di garis perbatasan ini memiliki tanggung jawab moral untuk mensosialisasikannya,” ucap Mayor Anggun.

Sementara itu, Wakil Komandan Pos Yetti Serka Irwan menuturkan bahwa sosialisasi yang disampaikan kepada Siswa SMP Mahanaim merupakan sosialisasi yang pada umumnya diberikan kepada masyarakat. “Kita kampanyekan gerakan 4M yang umum diketahui masyarakat lainnya, yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan,” katanya.

“Jika kesadaran itu tumbuh dari masing-masing perorangan, maka kita akan terhindar dari penyakit yang mematikan itu. Sebagaimana diketahui bahwa virus Corona sangat mudah menular sehingga kita harus bijak dalam upaya pencegahannya,” tambahnya.

Pada kesempatan itu juga, Ibu Maria (38) salah satu wali kelas di SMP Mahanaim menyebutkan bahwa sosialisasi Covid-19 yang diberikan Satgas merupakan tindakan yang tepat. “Sering kali kita berikan pemahaman, namun masih terdapat beberapa siswa yang tidak mengindahkan itu, semoga dengan sosialisasi yang diberikan Satgas, akan diikuti oleh siswa kami,” ucapnya.

Satgas TMMD 109 Sumbawa, Buka Akses Transportasi Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Sumbawa – Dalam upaya meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat khususnya para petani, Satgas TMMD Ke 109 tahun 2020 Kodim 1607/Sumbawa membuka akses transportasi dengan membantu membuat jalan usaha tani (JUT) dari desa Jotang menuju dusun Satowe Berang desa Empang Atas, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa.

Satgas TMMD bersama warga saat ini telah melaksanakan pengerjaan pembangunan jalan usaha tani (JUT) di Desa Jotang, Kecamatan Empang telah mencapai 65% hasil pekerjaan dari rencana sepanjang 1100 meter dan lebar 4 meter akan diselesaikan oleh Satgas TMMD 109 untuk membantu kepentingan masyarakat dan saat ini jalan telah digarap setengah dari jumlah pekerjaan agar lebih maksimal juga dengan menggunakan alat berat, Selasa (13/10/2020).

IMG-20201013-WA0067

Tentunya sesuai harapan masyarakat agar jalan ini nantinya menjadi akses serta memberikan nilai manfaat khususnya pada saat pengangkutan hasil panen akan lebih efektif serta efisien bernilai ekonomis dengan sendirinya dapat membantu peningkatan hasil pertanian serta kesejahteraan masyarakat khususnya petani setempat.

Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) selaku Dansatgas TMMD ke 109 di sela sela kesibukannya mengungkapkan, jalan usaha tani (JUT) merupakan prasarana transportasi pada kawasan pertanian untuk memperlancar mobilitas alat dan mesin pertanian, pengangkutan sarana produksi menuju lahan pertanian, dan mengangkut hasil produk pertanian dari lahan menuju tempat penyimpanan, tempat pengolahan, maupun lokasi pemasaran.

IMG-20201013-WA0066

“Keberadaan JUT ini sangat penting dalam upaya memberdayakan perekonomian masyarakat, sehingga dalam TMMD Ke 109 Kodim 1607/Sumbawa, menjadi salah satu obyek sasaran fisik,” ungkap Dansatgas TMMD 109 Sumbawa.

Lanjut Dansatgas, keberadaan JUT ini, lebih memudahkan mobilitas Alsintan, pupuk maupun hasil produksi pertanian, sehingga para petani lebih termotivasi dalam meningkatkan kapasitas produksi pangan di wilayah, khususnya desa Jotang menuju dusun Satowe Berang desa Empang Atas, Kecamatan Empang.

IMG-20201013-WA0065

“Harapan baru bagi masyarakat desa Jotang telah ada di depan mata dengan dibangunya Jalan Usaha Tani, karena akan membantu masyarakat untuk bersemangat dalam bekerja dan berkarya demi kesejahteraan serta perkembangan secara perekonomian,” terang Dansatgas

Dansatgas juga berharap, setelah selesainya program TMMD ini, warga desa dapat terus menjaga dan merawat hasil pekerjaan mereka sehingga nantinya dapat lebih awet penggunaannya.

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa Terima Kunjungan Tim Wasev Sopsad

(Merauke). Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174, dipimpin langsung Dansatgas Letkol Inf Anjuanda Pardosi menyambut Tim Pengawasan dan Evaluasi Staf Operasi Angkatan Darat (Wasev Sopsad) dalam kunjungan kerjanya di Pos Komando Taktis (Kotis) di Bupul 1 Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Selasa (13/10/2020).

 

Usai acara penyambutan di Pos Kotis, kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi kepada Tim Wasev Sopsad. Paparan disampaikan untuk memberikan gambaran tentang kegiatan yang dilaksanakan Satgas, sehingga dapat dijadikan bahan pertimbangan komando atas dalam menentukan kebijakan selanjutnya.

 

Setelah paparan selesai, Ketua Tim Wasev kemudian memberi pengarahan kepada prajurit Satgas Yonif 125/Simbisa. Dalam arahannya, Ketua Tim Wasev Sopsad Letkol Inf Ilham Yunus menyampaikan kepada Prajurit Satgas Yonif 125/Simbisa agar tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun. “Tugas operasi sebagai Satgas Pamtas adalah suatu kehormatan untuk melaksanakan tugas Negara demi tegaknya kedaulatan NKRI,” katanya.

 

Letkol Inf Ilhan Yunus juga menekankan agar seluruh prajurit tetap menjaga kesehatan, selalu waspada, serta laksanakan tugas dengan tetap berpedoman pada protap yang ada. “Jangan lupa berdoa, agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar dan aman,” pungkasnya.

 

Dalam kunjungannya ke jajaran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa, Tim Wasev Sopsad juga memberikan bingkisan berupa sembako.

 

“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas perhatian dan kepedulian pimpinan melalui kunjungan Tim ke jajaran Satgas Yonif 125/Simbisa,” kata Dansatgas Letkol Inf Anjuanda Pardosi.

 

Usai pelaksanaan Wasev di Pos Kotis, Tim kemudian melanjutkan kunjungan ke Pos lainnya, termasuk diantaranya Pos Kout, selanjutnya Tim kembali Merauke. (Bdr)

Kogabwilhan II Bantu Rakyat Surabaya Hadapi Penanganan Pandemi Covid-19

(Puspen TNI. Selasa, 13 Oktober 2020). Panglima TNI memerintahkan Panglima Komando Wilayah Pertahanan II (Pangkogabwilhan II) untuk membantu melakukan penanganan  kasus  Covid -19 di Surabaya, Jawa Timur. Menyikapi perintah Panglima TNI tersebut, Pangkogabwilhan II membentuk Satgas Kesehatan TNI untuk segera melakukan  perkuatan unsur Sumber Daya Manusia (SDM) dan mendirikan Rumah Sakit Lapangan Indrapura, Surabaya-Jawa Timur, beberapa waktu yang lalu.

 

Satgas Kesehatan TNI yang dibentuk terdiri Korps Kesehatan Militer TNI AD sejumlah 22 personel, Kesehatan TNI AL 7 personel, dan Kesehatan TNI AU 3 personel yang bertugas terhitung mulai tanggal 5 Juni 2020. Unsur kesehatan militer TNI AD yang terlibat dalam satgas seluruhnya berasal dari Kesdam V/Brawijaya.

 

Seiring dengan pembentukan Satgas Kesehatan TNI, Presiden RI melalui Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memerintahkan agar Pangkogabwilhan II mengelola Rumah Sakit Lapangan Indrapura, dengan Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) 4 yaitu Pangdam V/Brawijaya beserta unsur Badan Pelaksana Balak Kodam sebagai pelaksana. Kesdam V/Brawijaya sebagai unsur utama Balak Kodam di bidang kesehatan melaksanakan perkuatan personel.

 

Hal tersebut dilakukan demi membantu terwujudnya secara optimal pengelolaan Rumah Sakit Lapangan Indrapura, dengan prioritas kerja bersama dan mengutamakan sinergitas dengan segenap unsur lain yang terlibat dalam pengelolaan Rumah Sakit tersebut.

 

Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya atau disebut “RSLKI” saat ini menempati gedung Puslitbang Humaniora dan Manajemen Kemenkes yang terletak di jalan Indrapura No 17 Surabaya. Luas Gedung adalah 17.728 m2 menempati tanah seluas 54.000 m2. Gedung yang dibangun pada tahun 1954 ini sempat digunakan berganti  sebagai kantor, lembaga pendidikan dan Rumah Sakit Khusus Penyakit Kulit dan Kelamin sebelum terakhir berfungsi sebagai Lembaga Pendidikan Akupunktur, Akademi Refraksi, Museum Cagar Budaya Kesehatan dan UPF Litbang Kemenkes.

 

Rumah Sakit yang dikelola oleh TNI tersebut berkapasitas tempat tidur 357, dikhususkan bagi pasien konfirm positif dengan Swab PCR dengan derajat ringan hingga sedang. Hal ini berguna untuk merelaksasi rumah sakit rujukan utama yang ada, secara otomatis terjadi klusterisasi Rumah Sakit sehingga tidak terjadi penumpukan pasien dan bisa lebih berkonsentrasi merawat pasien dengan derajat berat dan critical III. Begitu   pasien Covid-19 yang diisolasi lebih awal setelah terdiagnosis akan dapat mencegah perburuk kondisi penyakit pasien.

 

Sumber Daya Manusia (SDM) RSLKI seperti dokter, perawat dan tenaga kesehatan lain dipenuhi dari unsur TNI, pemerintah Provinsi dan organisasi profesi serta relawan. Setiap tenaga kesehatan yang bertugas di RSLKI tersebut terlebih dahulu diberikan pelatihan dan magang diberbagai Rumah Sakit.

 

RSLKI ini tergabung dalam 127 rumah sakit rujukan se Jawa Timur dalam sebuah Sistem Integrasi antar rumah sakit rujukan se Jawa Timur. Sistem rujukan ini disebut juga Covid Hub memiliki pusat Call Center di RSLKI karena rumah sakit ini hanya merawat pasien rawat inap Covid-19 dengan derajat ringan-sedang, sehingga memerlukan kolaborasi dengan RS Rujukan Utama bila terjadi perburukan kondisi.

 

Rumah sakit rujukan utama RSLKI ini adalah RSUD dr. Soetomo dan RS Khusus Infeksi Unair. Demikian pula sebaliknya rumah sakit ini menerima pasien paska perawatan dari rumah sakit rujukan lain dengan derajat ringan sedang yang masih memerlukan isolasi. RSLKI juga menerima rujukan atau kiriman pasien dari rumah sakit atau Puskesmas dan instansi kesehatan lainnya se Jawa Timur.

 

Seluruh upaya yang dilakukan di atas berbuah keberhasilan dalam meningkatkan kesembuhan pasien dan mencegah kematian selama dalam perawatan. Tak ketinggalan keselamatan tenaga kesehatan dan petugas lain dari kemungkinan tertular. Sesuai dengan data per   tanggal 10 Oktober 2020, keseluruhan pasien yang dirawat mencapai 2619, sembuh 2506 orang, dengan angka kematian nol. Hal yang mendapat apresiasi sangat baik dari Gubernur dan masyarakat Jawa Timur, maupun secara nasional.

 

Personel yang mengawaki pelayanan medis terdiri dari gabungan Kesehatan TNI dan Polri, Pemda Jawa Timur, dan relawan-relawan dari berbagai Perhimpunan Profesi seperti IDI (Ikatan Dokter Indonesia), PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia), Hisfarsi (Himpunan Seminat Farmasi Rumah Sakit), Patelki (Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia).

 

Selain dari unsur TNI, Tim Dokter juga terdiri dari Dokter-dokter Spesialis yang ditugaskan oleh IDI, yang berasal dari berbagai Perhimpunan Dokter Spesialis yang ada di Surabaya. Dokter Konsultan Penyakit Tropik Infeksi dari RSUD Dr. Sutomo, Dokter Anestesi dari Perdatin (Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesi Indonesia), Dokter Paru dari PDPI (Perhimpunan Dokter Paru Indonesia), Dokter Patologi Klinik dari PDS Patklin (Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik) dan Dokter Bedah dari Kapal Terapung “Ksatria Airlangga”.

 

Personel Kesehatan TNI yang ditugaskan di Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya (RSLKI) telah melaksanakan tugas secara optimal dan berhasil baik. Pelaksanaan operasional RSLKI telah menunjukkan sinergitas dan kolaborasi yang tinggi antara TNI, unsur pemerintahan daerah dan unsur masyarakat lainnya, sehingga terwujud  profil  rumah sakit lapangan khusus Covid-19 yang memberikan angka kesembuhan tinggi serta pelayanan yang baik dan RSLKI memberikan kontribusi yang berarti terhadap angka kesembuhan pasien Covid-19 khususnya di Surabaya. (Bdr)

 

Berita Terkini

MBG Tingkatkan Motivasi dan Prestasi Siswa

Sumbawanews.com,- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menjadi jembatan nutrisi bagi siswa, tetapi juga...

Rusia Tuding Eropa Berpura-Pura Damai, Tapi Terus Kirim Senjata ke Ukraina

Sumbawanews.com,- Moskow mengecam Prancis, Jerman, dan Inggris atas apa yang disebutnya sebagai sikap hipokrit dalam konflik Ukraina. Dalam pertemuan tertutup di ibu kota Rusia,...

Mahasiswa Tuntut Reformasi Jilid II, BIN: Jangan Ganggu Stabilitas

Sumbawanews.com,- Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), M. Herindra, memberikan respons tegas terhadap ultimatum yang dilayangkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah...

Jakarta Fair 2027 Ditargetkan Tembus Rp9 Triliun

Sumbawanews.com,- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan transaksi di Jakarta Fair 2027 mencapai Rp9 triliun, melampaui capaian tahun sebelumnya yang terus meningkat. Target ini...

Judul: Pertarungan Baru di Jepang Tempo Dulu

Sumbawanews.com,- Di tengah gemerlap Summer Game Fest tahun ini, Sega memperkenalkan Stranger Than Heaven—game baru dari RGG Studio yang menggoyang fondasi warisan Yakuza. Bukan...

Berita Utama