(Puspen TNI). Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo didampingi Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, bertempat di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (17/8/2021) dini hari.
Apel yang dimulai pukul 24.00 WIB ini merupakan acara tahunan yang dilaksanakan menjelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dalam rangka mengenang jasa-jasa para pahlawan kemerdekaan.
Dalam masa pandemi Covid-19, Apel Kehormatan dan Renungan Suci dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan, seperti memakai masker dan menjaga jarak. Hal ini berlaku terhadap seluruh peserta apel.
Selain Menteri Kabinet Indonesia Maju, Kapolri, Para Kepala Staf Angkatan, Apel Kehormatan dan Renungan Suci tahun 2021 dalam rangka memperingati HUT Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, juga dihadiri pula oleh pejabat tinggi negara lainnya.
Sudah hampir setahun perjalanan waktu yang telah dilalui dalam proses sub holding pertamina. Anak anak perusahaan Pertamina dipisahkan dari induknya. Maksudnya supaya bisa diprivatisasi atau dijual sebagian sahamnya kepada publik. Cara jualnya adalah melalui IPO di bursa saham. Induknya pertamina tidak bisa diprivatisasi karena dilarang oleh konstitusi.
Sub holding Pertamina telah menjalar ke PLN. Anak anak perusahaan PLN akan dipreteli untuk digabungkan dengan anak perusahaan Pertamina dalam skema sub holding. Kali ini yang diembat adalah unit usaha PLN di bidang energi terbaharukan yakni pembangkit geotermal. PLN meradang ! karena bagi PLN memiliki pembangkit energi terbaharukan adalah bagian dari prestasi PLN dalam mengejar target bauran energi. Kehilangan pembangkit geotermal adalah musibah bagi PLN. Perusahaan ini selalu menjadi sasaran kampamye negatif oleh organisasi lingkungan karena dianggap tidak komitmen pada transisi energi. Apesnya justru dalam skema sub holding ini malah pembangkit terbaharukan diembat oleh pihak lain. Padahal nanti capaian perusahaan dalam bauran energi akan menjadi standar bagi PLN dalam bidang keuangan, dalam mendapatkan pinjaman murah, investasi baru dan lain sebagainya.
*APA MAUNYA PARA MENTERI?*
Sub holding anak perusahaan pertamina dan juga akan mengambil anak perusahaan PLN tujuannya adalah mencari uang. Saya rasa ini tujuan pokok. Sepertinya ini tujuan paling utama. Setelah sub holding uang diharapkan akan datang baik melalui utang baru, investasi baru dan hasil jual saham. Semua di-angan angan akan dapat uang besar. Khayalan pemerintah ini tampaknya didasarkan pada asumsi bahwa aset perusahaan migas pasti laku kalau dijjual atau banyak pembelinya. Jika swasta diberi peluang masuk dalam bisnis Pertamina maka banyak pemilik uang/modal yang akan menetes air liurnya. Mereka akan berbondong bondong membeli saham anak perusahaan pertamina yang di IPO nantinya.
Sehingga sub holding menyasar usaha hulu pertamina atau usaha dibidang ekplorasi dan ekploitasi minyak atau menyedot minyak dari dalam bumi. Di masa lalu usaha penyedotan minyak ini adalah sumber uang yang paling menggiurkan. Perusahaan asing selama ratusan tahun menyedot minyak di Indonesia. Sekarang banyak perusahaan asing sudah kabur dalam bidang ini. Blok minyak mereka dibeli oleh pertamina. Pertamina membelinya kepada pemerintah. Diantaranya blok mahakam, blok rokan, ONWj dll. Nah setelah dibeli Pertamina blok blok ini yang dikerjakan anak perusahaan pertamina akan di sub Holding dan selanjutnya di IPO. Aset anak perusahaan di bagian hulu ini sangat besar. Aset yang besar ini diharapkan bisa laku dijual demi dapat cuan.
Lalu kelompok kedua adalah kilang kilang pertamina. Sama dengan hulu, kilang meskipun usianya sudah tua tapi ini adalah aset yang bernilai ekonomi besar. Masih menghasilkan banyak uang. Swasta pasti tertarik menanamkan cuan disini. Demikianlah yang diangankan para menteri. Selama ini kilang sulit dapat modal. Kilang tidak terbangun dan tidak berkembang. Segitu gitu saja dari dulu. Kemarin beberapa waktu lalu kilang pertamina terbakar secara beruntun, mulai dari kilang balikpapan, diikuti kilang balongan lalu selanjutnya kilang cilacap. Ribuan orang diungsikan dan tedapat korban jiwa dalam kejadian ini. Kilang kilang tua ini akan disub holding dengan harapan dapat cuan, uang masuk dan saham laku keras. Demikian angan angan para menteri dalam urusan kilang ini.
Tidak sebatas itu usaha pertamina di bidang pembangkit listrik geotermal menjadi alat mencari cuan ditengah krisis dan pandemi copid. Dalam hal ini PLN keserempet. Aset pembangkit geotermalnya direnggut, untuk dijual ketengan bersama pembangkit geotermal pertamina yang dikelola PGE. PLN meradang karena bisa kehilangan prestasi dibidang bauran energi. Sementara pembangkit terbaharukan lainnya milik PLN seperti PLTA sulit dibangun karena diperas pajak macam macam termasuk pajak air. Aset pembangkit PLN ini akan diserahkan pada PGE untuk dijual ketengan kepada investor. Ini mungkin diharapkan para menteri Jokowi agar dapat cuan besar dari isue perubahan iklim. Aset geotermal ini mungkin akan dijadikan umpan cacing menarik uang dari kesepakatan COP 26 skotlandia. Tapi apa benar caranya dengan menjual pembangkit secara ketengan begitu bisa dapat cuan?
*APAKAH SETAHUN SUDAH ADA HASIL?*
Coba cari jawabannya, tampaknya para menteri Presiden Jokowi senangnya cuap cuap saja, biar dikira kerja oleh presiden. Tapi hasil kerjanya kagak ada. Sebagai bukti saya tidak melihat prestasi mereka dalam mengatasi kebangkutan Garuda. Ya ujung ujungnya garuda akan disuntik oleh APBN. Tidak ada terobosan dalam mengatasi kebangkrutan BUMN karya, dan menyelamatkan keuangan BUMN holding tambang yang uangnya kesedot beli saham Rio Tinto di Freeport grasberg Papua dan puluhan BUMN lainnya sekarang di ujung tanduk tersandera utang besar.
Kita perhatikan menteri Jokowi dalam hal ini menteri BUMN cuma gonta ganti pejabat komisaris BUMN, menempatkan orang dalam lingkaran pendukung kekuasaan di posisi penting di BUMN. Tapi hasilnya apa? Di depan mata mereka hanya menonton BUMN berguguran satu persatu dihantam krisis dan ekonomi copid 19. Tidak ada langkah terobosan. Langah mereka muter muter dalam lingkaran, gak punya jalan keluar. Lalu bikin khayalan sub holding, jual ketengan anak perusahaan Pertamina untuk dapat cuan. Tapi langkah tehnisnya tidak jelas. muter muter, bingung.
Padahal sub holding sudah hampir setahun berjalan sejak ditetapkan, tapi ternyata tak bisa dilaksanakan. Mereka para menteri hanya bermain main wacana tapi tak tampak eksekusinya. Boro boro mau dapat cuan dari sub holding, yang ada saja gak bisa dipelihara, pertamina secara perusahaan cuma bisa untung seupil, penjualan menurun, kinerja keuangan memburuk, walaupun laporan keuangannya mantap dan mentereng. Pertamina dikekuarkan dari JP morgan indek karena tidak aman untuk investasi. Bagaimana menjual anak perusahaan yang tidak dijaga dengan benar? Diacak acak penguasa saban hari, jadi sapi perahan melalui kebijakan acak adul, tumpang tindih dan berubah ubah. Tergantung hitungan mimpi?.
Utan — Diduga korban pembunuhan, SR (60 ) berjenis kelamin wanita warga desa Tengah kecamatan Utan kabupaten Sumbawa di temukan tergeletak tak bernyawa pada senin pagi (16/8) sekitar pukul 09.00 WITA.
Kondisi korban luka parah, pergelangan tangan putus, di leher terdapat luka menganga. Sontak penemuan mayat tersebut mengegerkan warga setempat.
Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Akmal Novian Reza, S.IK yang dikonfirmasi mengatakan, korban meninggalkan rumah pagi hari untuk mencari asam di kebun jagung miliknya yang berjarak sekitar 50 meter. Korban saat itu seorang diri karena suaminya terbaring sakit di rumah. Tak lama kemudian, cucu korban menemukan korban dalam kondisi tak bernyawa. Tubuhnya bersimbah darah, Pergelangan tangannya putus, dan lehernya mengalami luka terbuka.
Pihaknya bersama Polsek Utan yang mendapat laporan langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan Olah TKP. Di lokasi ditemukan buah asam di dalam kantong plastic yang baru dipetik korban, dan alat untuk menggali tanah.
Dari luka-luka di tubuhnya, dapat dipastikan bahwa SR adalah korban pembunuhan. Untuk mengidentifikasi lebih lanjut, jasad korban dititipkan di Rumah Sakit guna kepentingan otopsi.
Sejauh ini pelaku masih dalam penyelidikan, demikian pula dengan motifnya. “Semoga kejadian ini segera terungkap”, tandas Kasat Reskrim.
Alas — Peringatan perayaan kemerdekaan republik Indonesia ke 76 tahun ini terasa berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya. Tidak ada lomba gerak jalan, tarik tambang, lomba makan kerupuk dan lomba tujuh belasan lainnya. Hal ini di lakukan untuk menekan penyebaran wabah covid 19.
Jamaah Masjid Besar Al – Ihsan kecamatan Alas, bersama camat Alas Muhammad Lutfi Makki S.Pd. M.Si sehabis sholat magrib malam ini (16/8 ) gelar Doa dan zikir dalam rangka peringati HUT RI ke 76.
Menurut Lutfi Makki camat Alas, upaya ikhtiar dan doa terus di panjatkan agar segala wabah dan pandemi corona berlalu. “Ikhtiar kita dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga penyebaran wabah corona dapat kita cegah”. Ungkap Lutfi Makki.
Perjuangan merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, sangat besar peran ulama. ” Sepatutnya kita terus melanjutkan perjuangan para ulama- ulama ” tegas camat Alas.
Camat Alas mengajak segenap komponen untuk bahu membahu menekan penyebaran corona yang sampai saat ini belum di temukan obatnya. ” kita berdoa bersama semoga wabah ini dapat segera di tanggani sehingga aktivitas, baik ekonomi maupun keagamaan berjalan seperti biasa”. Harap Lutfi Makki dengan di Amiin kan oleh seluruh jamaah.
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Sebagai bentuk Peran Serta Kodam IX/Udayana di wilayah Bali, NTB, NTT, Kodim 1607/Sumbawa menggelar Serbuan Vaksinasi Covid-19 bertempat di Makodim 1607/Sumbawa, Senin (16/08). Dari vaksinasi tersebut, sebanyak 1.674 orang di berikan suntikan vaksin, dari 1.500 orang yang ditargetkan sebelumnya.
“kita utamakan untuk Dosis II (dua) bagi masyarakat, terutama masyarakat yang berusia diatas 50 tahun. Target kita sampai dengan 1.500 orang, namun melihat antusias masyarakat yang datang, Alhamdulillah melebihi target yakni 1.674 orang dapat kita Vaksin,” kata Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) saat diwawancarai di lokasi kegiatan.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut digelar dalam menyambut HUT RI Ke-76. “(kita) gelar Vaksinasi Kemerdekaan. dimana sesuai dengan tugas dari Komando Atas, TNI mendorong dengan melaksanakan Serbuan Vaksinasi di wilayah masing-masing,” ucapnya.
Disebutkan, Serbuan Vaksinasi tersebut juga merupakan upaya Kodim 1607/Sumbawa dalam memberantas penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Sumbawa. Serta Untuk tercapainya kekebalan imunitas atau herd immunity serta mengurangi angka penyebaran Covid-19 khususnya di Kabupaten Sumbawa.
“Dalam mendukung program ini kami menggelar layanan Vaksin di Kodim 1607/Sumbawa yang bekerja sama dengan 4 UPT Puskesmas yakni UPT Puskesmas Unit I Seketeng, UPT Puskesmas Unit II Brang Biji, UPT Puskesmas Inter Iwes dan UPT Puskesmas Labuhan Badas,” kata Dandim.
Dandim menambahkan, selama pelaksanaan vaksinasi diterapkan alur seperti proses vaksinasi lainnya, mulai dari proses pendaftaran, screening, Suntikkan, hingga observasi, melalui puskesmas masing-masing. Agar masyarakat dapat berlaku tertib dan tetap patuhi Protokol Kesehatan.
“Penerima vaksin diatur sesuai dengan Puskesmas masing-masing. Masyarakat kita berikan nomor pendaftaran, diatur sambil menunggu untuk di vaksin,” ujar Dandim.
Dandim menegaskan apabila masyarakat taat akan Protokol Kesehatan sesuai yang dianjurkan Pemerintah dan Program Vaksinasi di seluruh Indonesia tercapai, masyarakat akan tercegah dari Virus Covid-19. “Kami yakin, kita dapat bersama-sama menekan penularan Virus Covid-19 dengan tetap patuh dan taat akan Prokes sesuai anjuran Pemerintah. Serta bagi masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin, jangan kendor dan agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkas Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr(Han). (Using)
(Kanggime-Tolikara). Dalam menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 tahun 2021, aparat TNI dari Pos Kanggime Satgas Pamrahwan Yonif RK 751VJS bersama Pos Koramil dan Pospol Kanggime mengadakan kegiatan Napak Tilas pembuatan Tugu Merah Putih di puncak Gunung Ligimba, Distrik Kanggime, Kab. Tolikara, Papua.
Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Satgas (Dansatgas) Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi dalam keterangannya, Minggu (15/8/2021).
Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi menuturkan bahwa kegiatan Napak Tilas pembuatan Tugu Merah Putih di puncak Ligimba Distrik Kanggime ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilakukan oleh TNI, Polri, Pemerintah, dan masyarakat Distrik Kanggime setiap menjelang peringatan HUT RI di bulan Agustus.
Sementara itu, Danpos Kanggime Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letda Inf Totok mengatakan bahwa dalam pelaksanaan pembuatan Tugu Merah Putih sebesar 2×5 meter yang dilaksanakan di puncak tertinggi Gunung Ligimba, Distrik Kanggime ini sudah direncanakan dengan matang.
“Walaupun ini merupakan kegiatan rutin tahunan, tapi tetap kami rencanakan dengan sebaik-baiknya bersama unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Distrik Kanggime, sehingga bisa berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Suku Kanggime bapak Jaguli Gurik, Tertua Koramil Sertu Eli, Danpospol Brigpol Kristo, dan masyarakat Distrik Kanggime.
Kepala Suku Kanggime bapak Jaguli Gurik mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas partisipasi semua pihak. “Hari ini, di atas ketinggian Gunung Ligimba ini, saya merasa bangga atas kekompakan kita semua, khususnya bapak-bapak TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat Kanggime yang bahu-membahu mensukseskan kegiatan Napak Tilas menjelang peringatan HUT RI ke-76 di Distrik Kanggime,” tuturnya. (Pen Satgas Yonif RK 751/VJS)
Sumbawanews. Com, – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.I.P., menghadiri Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dan Sidang Bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, bertempat di Gedung Nusantara Komplek MPR/DPR RI Senayan, Jakarta Pusat, Senin (16/8/2021).
Pembukaan Sidang Tahunan MPR RI dilaksanakan bersamaan dengan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI. Pelaksanaan sidang kali ini masih sama dengan tahun lalu karena digelar pada saat Pandemi Covid-19 dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang sangat ketat.
Pidato pengantar Sidang Tahunan MPR RI tahun 2021 disampaikan oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, dilanjutkan dengan pidato Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo tentang laporan kinerja lembaga-lembaga negara dan pidato dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-76 tahun 2021.
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI dihadiri antara lain oleh Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’ruf Amin, beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju dan Anggota MPR RI, DPR RI, DPD RI, mengikuti secara live streaming.
Mataram, sumbawanews.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigras (TPI) Mataram menggelar layanan Eazy Passport bagi kalangan wartawan di Mataram, senin (16/8). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Tri Prasetya RRI Mataram tersebut diikuti oleh puluhan wartawan dari sejumlah media massa, baik media cetak, elektronik dan media online. Sinergi ini dalam rangka mempermudah kalangan pers mendapat layanan pembuatan passport secara kolektif.
Ketua PWI NTB, Nasrudin Zein mengatakan, mobilitas kalangan pers di NTB belakangan ini keluar negeri cukup tinggi, termasuk untuk kepentingan liputan. Untuk itu, kehadiran Eazy Passport saat pandemi covid 19 seperti saat ini, sangat mempermudah pers untuk memperoleh passport baru maupun perpanjangan passport yang dimiliki.
“kami apresiasi sikap cepat Imigrasi Mataram memberikan layanan ini, kita tahu pers kan mobilitasnya tinggi keluar negeri, jadi ini kesempatan untuk wartawan yang belum memiliki passport untuk membuat disini. Ketika ada informasi dari imigrasi tentang eazy passport ini kami langsung tindaklanjuti, dengan membuat surat permohonan dan rekomendasi. Alhamdulillah kegiatan layanan ini berjalan dengan lancar,” ungkap Nasrudin.
Di tempat yang sama, Kepala seksi lalu lintas Keimigrasian, Made Surya Artha disela-sela kegiatan layanan itu menjelaskan, eazy passport merupakan terobosan Direktorat Jendral Imigrasi dalam memberikan pelayanan paspor dengan sistem jemput bola.
“jadi melalui program ini kami dari imigrasi tetap memberikan pelayanan di masa pandemi, jadi masyarakat tidak perlu datang kekantor, tapi kami yang datang ke pemohon. Jadi harus ada perkumpulan atau kelompok yang mengajukan permohonan, seperti yang dilakukan PWI NTB ini,” jelas Surya.
Menurut Surya, petugas akan mendatangi langsung kelompok masyarakat yang mengajukan permohonan pembuatan paspor dilokasi. Dalam prosesnya, Imigrasi juga tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
“dengan cara ini juga bukti dari imigrasi mataram untuk memberikan layanan saat pandemi covid 19, prosesnya pun kan bisa dilihat dilaksanakan dengan prokes covid 19 cukup ketat.” tambah Kepala seksi teknologi informasi dan komunikasi keimigrasian, Wisnu Ontoaji.
Eazy Passport kata, Wisnu juga menjadi solusi dari imigrasi untuk menghindari adanya kerumunan masyarakat yang melakukan pengurusan paspor dikantor imigrasi, seperti yang terjadi biasanya.
“pengajuan permohonan program ini bisa dilakukan oleh instansi pemerintah, BUMD, instansi swasta, instansi pendidikan, komunitas, yayasan, bahkan bisa dari masyarakat yang ada di komplek perumahan,” jelas Wisnu.
Jenis permohonan paspor yang dilayani dalam program eazy pasport antara lain, permohonan paspor baru, permohonan penggantian paspor karena habis masa berlaku dan permohonan penggantian paspor karena halaman penuh. (Using)
Sumbawanews. Com, – Dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. kembali melakukan mutasi dan promosi jabatan di lingkungan TNI.
Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/706/VIII/2021 tanggal 12 Agustus 2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, telah ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 21 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 11 Pati TNI AD, 3 Pati TNI AL dan 7 Pati TNI AU.
11 Pati TNI AD yaitu Mayjen TNI Susilo Adi P, S.E., M.Eng., M.Sc. dari Dosen Tetap Unhan menjadi Dekan Fkaultsa Manajemen Pertahanan Unhan, Brigjen TNI Djaka Budhi Utama, S.Sos. dari Kasdam XII/Tpr menjadi Deputi Bid. Koordinasi Politik Dalam Negri Kemenko Polhukam, Brigjen TNI Djauhari, S.E., M.M. dari Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Jahpers menjadi Kasdam XII/Tpr, Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H. dari Paban Dokjuk Sdirdok Kodiklatad menjadi Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Jahpers, Brigjen TNI Erwin Herviana S., S.Sos dari Kapoksahli Pangdam VI/Mlw menjadi Asdep Koordinsai Kesadaran Bela Negara Kemenko Polhukam, Brigjen TNI R.P. Invancius Pr. Siagian, M.A. dari Dirdik Seskoad menjadi Kapoksahli Pangdam VI/Mlw, Brigjen TNI Fritz Gerald Manusun Tua Pasaribu dari Asintel Kaskostrad menjadi Dirdik Seskoad, Brigjen TNI Imam Sampurno Setiawan dari Danrem 152 /Babullah (Ternate) Kodam XVI/Ptm menjadi Asintel Kaskostrad, Brigjen TNI Novi Rubadi Sugito dari Aster Kaskostrad menjadi Danrem 152/Babullah (Ternate) Kodam XVI/Ptm, Kolonel Inf Joko Hadi Susilo, S.I.P. dari Ses Disjarahad menjadi Aster Kaskostrad dan Brigjen TNI drg. Moch Zaelani, Sp.Pros., M.A.R.S. dari Wakil Dekan Fakultas Teknologi Pertahanan Unhan menjadi Dosen Tetap Unhan.
3 Pati TNI AL yaitu Laksda TNI Dr. Kasih Prihantoro, S.E., M.M., M.Tr.(Han) dari Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan menjadi Dekan Fakultas Teknologi Pertahanan Unhan, Laksda TNI Adin Nurawaludin dari Pa Sahli Tk.III Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasal dan Mayjen TNI (Mar) Purnomo dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pa Sahli Tk.III Bid. Hubint Panglima TNI.
7 Pati TNI AU yaitu Marsda TNI Dr. Ir. Gita Amperiawan, M.Sc. dari Dekan Fakultas Teknologi Pertahanan Unhan menjadi Dosen Tetap Unhan, Marsda TNI Arief Mustofa, M.M. dari Tenaga Ahli Pengajar Bid. Sismennas Lemhannas menjadi Deputi Bid. Koordinasi Komunikasi, Informasi dan Aparatur Kemenko Polhukam, Marsma TNI Dr. Amrizal Mansur, M.Si.(Han) dari Sekretaris Deputi Bid. Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polhukam menjadi Tenaga Ahli Pengajar Bid. Sismennas Lemhannas, Kolonel Pnb Arifien Sjahrir dari Paban I/Ren Sopsau menjadi Sekretaris Deputi Bid. Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polhukam, Marsma TNI Dr. Agus Purwo Wicaksono, S.E. M.M. dari Tenaga Ahli Pengkaji Madya Bid. Strategi Lemhannas menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel Lek B. Antar Samodra dari Pamen Diskomlekau menjadi Tenaga Ahli Pengkaji Madya Bid. Strategi Lemhannas dan Kolonel Tek Bambang Triono, M.Tr. (Han) dari Paban I/Ren Ditum Kodiklatau menjadi Wakil Dekan Fakultas Teknologi Pertahanan Unhan.
Lombok Tengah – Pencapaian pembangunan sirkuit Mandalika sebagai lokasi MotoGP kedepan sudah menunjukan hasil yang maksimal. Ini bisa dilihat dari penyerahan secara seremonial Pekerjaan Pembangunan Main Track Sirkuit Mandalika yang telah rampung pengerjaannya.
Demikian dikatakan Komandan Korem 162/WB pada acara seremonial Penyelesaian Pekerjaan Pengaspalan dan Serah Terima Pertama Pekerjaan Pembangunan Mandalika Street Circuit di lokasi proyek sirkuit Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika jalan Sengkol Desa Kuta Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (15/8/2021).
Acara seremonial yang dihadiri Forkopimda NTB, Direktur Utama ITDC, Deputi bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemaritiman RI, Kadishub Provinsi NTB, Kasi Intel Kasrem 162/WB, Forkopimda Kabupaten Lombok Tengah dan Forkopimca Pujut, para Kepala Desa penyangga KEK Mandalika dan undangan lainnya dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.
Menurutnya, pembangunan Sirkuit Mandalika ini memiliki dampak positif bagi perkembangan pariwisata di wilayah Kabupaten Lombok Tengah yang juga dapat membantu peningkatan taraf kehidupan masyarakat terutama di bidang ekonomi.
Karena itu, sambungnya, kita patut bersyukur kepada Allah SWT Tuhan YME karena atas Ridhonya Pembangunan Sirkuit Mandalika dapat tercapai sesuai dengan target dan akhirnya hari ini lintasan sirkuit Mandalika tuntas dibangun.
“Semoga dengan selesainya pembangunan Sirkuit Mandalika dapat meningkatkan pariwisata, perekonomian dan prestasi NTB kedepannya,” harap Ahmad Rizal.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas kerjasama dan sinergitas mulai dari penyelesaian permasalahan lahan secara terpadu sampai dengan proses pembangunan serta finishing lintasan sirkuit Mandalika yang berjalan dengan aman dan lancar.
“Kami bersama Pemerintah Daerah, Polda NTB dan ITDC bahu membahu menghadapi dan menyelesaikan permasalahan terkait dengan pembangunan ini,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga mengatakan, Sirkuit Mandalika adalah kebanggaan seluruh Masyarakat Indonesia khususnya NTB maka harus dijaga dan tingkatkan kualitasnya sehingga dapat meningkatkan prestasi dan kredibilitas bangsa Indonesia di forum internasional.
Sumbawanews.com,- Tim Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung bersama Kejaksaan Negeri Tangerang dan Banjarmasin berhasil menangkap Richard Arief Muljadi, buronan kasus penipuan...
Sumbawanews.com,- Timnas Portugal tak tergoyahkan meski mendapat tekanan keras pasca hasil imbang 1-1 melawan Kongo dalam laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026 di...
Sumbawanews.com,- Dinas Perhubungan DKI Jakarta membantah tudingan bahwa petugas menarik biaya Rp250 ribu dari pengemudi ojek online (ojol) bernama Sulis Agung setelah mengangkut motornya...
Sumbawanews.com,- Sebuah tonggak sejarah pertahanan nasional Korea Selatan tercapai setelah jet tempur KF-21 Boramae resmi mendapat sertifikasi tipe awal dari Administrasi Program Akuisisi Pertahanan...