Home Blog Page 242

Kantor Imigrasi Bali Digerebek Terkait Kasus Izin WNA

Sumbawanews.com,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Imigrasi Denpasar, Bali, dalam lanjutan penyidikan dugaan korupsi terkait pengurusan dokumen keimigrasian bagi warga negara asing (WNA). Penggeledahan yang masih berlangsung ini menyasar jaringan pungli yang diduga melibatkan pejabat tinggi Kementerian Hukum dan HAM, termasuk mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim.

Dalam keterangannya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa operasi ini terkait dugaan pemerasan dan gratifikasi dalam proses penerbitan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS). “Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari pengumpulan bukti dalam perkara yang telah menetapkan delapan tersangka,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Silmy Karim sebagai tersangka pada 4 Juni 2026, menyusul operasi tangkap tangan di Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat. Dari 18 orang yang diamankan dalam OTT tersebut, delapan di antaranya ditetapkan sebagai tersangka, termasuk mantan Plt Direktur Jenderal Imigrasi Saffar Muhammad Godam dan Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Jawa Barat, Jaya Saputra. Sepuluh lainnya kini berstatus saksi.

KPK menduga, jaringan ini memanfaatkan posisi strategis di lingkungan Imigrasi untuk meminta imbalan uang dari WNA yang ingin memperpanjang atau memperoleh izin tinggal di Indonesia. Modus operandinya diduga melibatkan penerbitan dokumen secara tidak sah, dengan mempercepat proses administratif melalui transaksi gelap.

Silmy Karim, yang kini menjabat sebagai Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero), sempat menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK sebelum ditahan. Ia dijerat dengan Pasal 12 huruf e dan Pasal 12B juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang mengatur tindak pidana pemerasan dan gratifikasi oleh pejabat publik.

Penggeledahan di Bali menjadi indikasi bahwa jaringan korupsi ini tidak terbatas pada Jakarta, melainkan menyebar ke pusat-pusat administrasi keimigrasian strategis di daerah. Kantor Imigrasi Denpasar, yang menjadi gerbang utama kedatangan WNA ke Indonesia—terutama turis, ekspatriat, dan investor—diduga menjadi salah satu titik paling rentan terhadap praktik pungli sistemik.

KPK belum mengungkap hasil konkret dari penggeledahan tersebut, namun menegaskan bahwa proses penyidikan masih berjalan dan akan terus diperbarui. “Kami akan terus menggali jejak aliran dana dan dokumen yang berkaitan dengan kasus ini,” tegas Budi.

Kasus ini memperkuat kekhawatiran publik terhadap integritas sistem keimigrasian Indonesia, yang kerap menjadi sasaran eksploitasi oleh pihak tak bertanggung jawab. Dengan ditetapkannya seorang menteri sebagai tersangka, KPK menunjukkan komitmen untuk menindak tegas korupsi di level tertinggi birokrasi, bahkan ketika pelaku telah berpindah jabatan.

Publik menanti langkah selanjutnya: apakah akan ada penggeledahan di kantor-kantor Imigrasi lain, atau pemeriksaan terhadap pihak swasta yang diduga menjadi perantara dalam transaksi ilegal ini. Yang jelas, kasus ini bukan sekadar soal uang, tapi soal kepercayaan—kepercayaan negara terhadap sistemnya sendiri.

TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di Lebih Dari 1.500 Titik, Satukan Semangat Kebersamaan

Jakarta – Dalam upaya menghadirkan hiburan yang merata dan memperkuat kebersamaan nasional, Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menggelar lebih dari 1.500 titik Nonton Bersama (Nobar) Kebangsaan Piala Dunia 2026 secara gratis di seluruh wilayah Indonesia, sejak 11 Juni hingga 19 Juni 2026. Jumlah tersebut menjadikan Nobar Kebangsaan sebagai salah satu kegiatan nonton bersama terbesar yang difasilitasi TNI bagi masyarakat di seluruh Indonesia, menghadirkan ruang kebersamaan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat dari Sabang sampai Merauke.

Pelaksanaan Nobar Kebangsaan merupakan bentuk sinergi antara TNI dan TVRI dalam menghadirkan hiburan yang sehat sekaligus memperkuat semangat nasionalisme. Melalui kegiatan ini, masyarakat dari berbagai daerah dapat berkumpul, berinteraksi, dan merasakan suasana persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Momentum Piala Dunia dimanfaatkan sebagai sarana membangun solidaritas sosial, memperkuat rasa persaudaraan, dan menumbuhkan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Selain memberikan manfaat sosial, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pergerakan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi penyelenggaraan.

Melalui Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026, TNI mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang aman, tertib, dan penuh semangat persatuan. Dengan kebersamaan yang terbangun, TNI terus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang semakin maju dan bersatu.

Jakbar Kembali Diguncang Aksi Maling Kambuhan

Sumbawanews.com,- Polisi menangkap seorang residivis pencurian motor di Jakarta Barat, yang terbukti mengulangi aksinya demi membiayai kecanduan narkoba. Pria berinisial AF (30) diamankan di Duri Selatan, Kecamatan Tambora, pada Jumat (19/6/2026), setelah mencuri sepeda motor milik warga pada Kamis (11/6) malam.

Aksi pencurian berawal ketika korban memarkirkan motornya di depan rumah tanpa pengamanan memadai. Pelaku, yang telah mengawasi lokasi sebelumnya, memanfaatkan celah itu dengan membobol kunci menggunakan alat berbentuk huruf “T”. Keesokan harinya, korban menyadari kendaraannya hilang dan langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Tambora.

Berdasarkan penyelidikan, AF bukan pelaku baru. Ia merupakan residivis kasus pencurian kabel PLN yang pernah beraksi di wilayah yang sama. Polisi mengungkap, pelaku telah melakukan sejumlah pencurian motor di berbagai titik Jakarta Barat dalam beberapa bulan terakhir. Semua hasil penjualan barang curian digunakan untuk membeli sabu dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Motif utamanya jelas: membiayai kecanduan narkoba dan kebutuhan pokok. Ini pola yang sudah berulang,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara.

AF kini ditahan dengan jerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, mengingat rekam jejak kriminalnya yang panjang. Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan keamanan kendaraan, terutama di area yang minim pengawasan.

Kasus ini kembali menggarisbawahi persoalan kompleks antara kecanduan narkoba dan kriminalitas jalanan. Di tengah upaya penegakan hukum, muncul pertanyaan mendesak: sejauh mana program rehabilitasi dan pencegahan ulang bagi residivis telah menyentuh akar masalah?

Dina Masyusin Bagikan Kursi Roda untuk Warga Tidak Mampu di Rawa Buaya

Sumbawanews.com,- Anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Perindo, Dina Masyusin, menyerahkan langsung bantuan kursi roda kepada warga berkebutuhan khusus di kawasan Suka Menanti, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan ini dilakukan dalam kerja sama erat dengan Dinas Sosial DKI Jakarta, sebagai bagian dari upaya memastikan aksesibilitas dan kesejahteraan bagi penyandang disabilitas yang paling rentan.

Dina, yang turun langsung ke lapangan, menjelaskan bahwa permintaan bantuan kursi roda di wilayah tersebut masih sangat tinggi. “Masih banyak warga yang menunggu giliran, terutama dari RW 12, yang pengajuannya belum terpenuhi. Tapi karena keterbatasan anggaran, kita harus memprioritaskan mereka yang benar-benar membutuhkan dan belum pernah menerima bantuan serupa,” ujarnya kepada awak media.

Ia menekankan, keputusan ini bukanlah pilihan sembarangan, melainkan hasil koordinasi mendalam dengan tim sosial di tingkat kelurahan dan kecamatan. Setiap penerima dipilih berdasarkan kriteria kesehatan, kondisi ekonomi, dan tingkat ketergantungan terhadap alat bantu mobilitas. “Kami tidak ingin bantuan ini hanya simbolis. Tujuannya jelas: memberi kehidupan yang lebih layak, sekaligus menghormati hak dasar setiap warga untuk bergerak dan berpartisipasi dalam masyarakat,” tambahnya.

Pemberian kursi roda ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Dina Masyusin dalam memperkuat jembatan antara legislatif dan masyarakat bawah. Ia menegaskan, meski sumber daya terbatas, kehadiran wakil rakyat harus terasa nyata di tingkat akar rumput—bukan hanya lewat rapat atau pernyataan, tapi melalui tindakan konkret yang menyentuh kebutuhan dasar warga.

Dinas Sosial DKI Jakarta, yang menjadi mitra utama dalam program ini, menyatakan apresiasi atas keterlibatan aktif anggota dewan dalam distribusi bantuan. Pihaknya menjamin proses verifikasi penerima tetap transparan dan berbasis data, dengan target penyaluran lebih luas di bulan-bulan mendatang.

Dasco: Orasi di Mobil Komando Akan Kami Tindaklanjuti

Sumbawanews.com,- Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi serius aksi orasi mahasiswa di atas mobil komando di depan Gedung DPR, Jakarta, pada Selasa (15/8). Dalam keterangan resminya, Wakil Ketua Umum PDIP itu menyatakan, tuntutan yang disampaikan para mahasiswa akan segera ditindaklanjuti secara serius oleh lembaga legislatif.

Aksi yang berlangsung sekitar dua jam itu dipimpin oleh sekelompok mahasiswa dari berbagai universitas di Jabodetabek. Mereka meminta pemerintah dan DPR segera meninjau ulang Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), menolak kenaikan harga BBM, serta meminta transparansi anggaran negara pasca-pandemi. Beberapa peserta aksi bahkan naik ke atap mobil komando untuk menyampaikan orasi langsung kepada anggota DPR yang sedang masuk ke gedung.

“Kami tidak melihat ini sebagai gangguan, tapi sebagai suara rakyat yang ingin didengar,” ujar Dasco, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PDIP, dalam konferensi pers singkat usai pertemuan dengan perwakilan mahasiswa.

Menurut Dasco, orasi di mobil komando—meski terkesan tidak konvensional—justru menunjukkan kreativitas dan keteguhan generasi muda dalam menyuarakan aspirasi. “Ini bukan protes yang anarkis, tapi bentuk partisipasi politik yang hidup. Kami akan catat semua poin tuntutan mereka, lalu diskusikan dalam rapat kerja internal dan komisi terkait.”

Ia menegaskan, DPR tidak akan mengabaikan suara mahasiswa, terutama yang menyentuh isu strategis seperti keadilan sosial, transparansi anggaran, dan perlindungan ideologi negara. “Kami akan panggil kementerian terkait, minta penjelasan rinci, dan jika perlu, ajukan revisi atau pembatalan regulasi yang dinilai tidak sesuai kebutuhan rakyat.”

Aksi ini menjadi salah satu bentuk unjuk rasa paling mencolok sejak awal tahun 2023. Sebelumnya, aksi serupa pernah terjadi pada 2022, namun tidak direspons secepat ini. Para mahasiswa menyebut respons cepat dari DPR sebagai tanda bahwa demokrasi masih hidup.

Dalam kesempatan itu, Dasco juga mengajak para mahasiswa untuk terlibat aktif dalam proses legislasi, bukan hanya sebagai pengamat, tapi sebagai mitra. “Kami terbuka. Silakan kirim usulan, saran, atau kritik melalui kanal resmi DPR. Jangan hanya berorasi di mobil komando—tapi juga di ruang rapat,” katanya sambil tersenyum.

Sementara itu, sejumlah anggota DPR dari fraksi berbeda menyambut positif inisiatif ini. “Ini bukan ancaman, tapi pelajaran bahwa generasi muda masih percaya pada institusi,” ujar salah seorang anggota Komisi I yang enggan disebut namanya.

Aksi berakhir damai. Tidak ada bentrokan, tidak ada penangkapan. Hanya suara-suara yang akhirnya didengar.

Gelombang Kembali ke Jam Analog di Era Digital

Sumbawanews.com,- Di tengah deru teknologi yang terus membanjiri kehidupan sehari-hari—dari kulkas pintar hingga boneka seks berkecerdasan buatan—sebuah gerakan diam-diam sedang berkembang: orang-orang mulai melepas smartwatch mereka, dan memilih sesuatu yang jauh lebih sederhana. Bukan karena teknologi gagal, tapi karena terlalu banyak memberi.

Di toko buku Barnes & Noble, generasi muda kini lebih sering terlihat memegang buku cetak dan piringan vinil daripada menatap layar ponsel. Di jalanan, kamera film dan pemutar kaset kembali populer. Dan kini, di pergelangan tangan, tren serupa terjadi: orang-orang meninggalkan jam pintar yang penuh notifikasi, dan beralih ke jam mekanik, gelang fitness tanpa layar, atau bahkan cincin pintar yang tak pernah berbunyi.

“Smartwatch membuatku terikat pada hal-hal yang seharusnya ia bebaskan dariku,” tulis seorang pengguna di Reddit, merangkum perasaan banyak orang. Dulu, jam pintar dijanjikan sebagai alat untuk tetap terhubung tanpa harus mengambil ponsel. Kini, justru sebaliknya: pergelangan tangan menjadi pangkalan notifikasi yang tak pernah berhenti—email, pesan, pemberitahuan olahraga, bahkan peringatan tidur yang tak akurat. “Saya tidak ingin pergelangan tangan saya berbicara dengan saya,” ujar seorang pengguna Whoop. “Ponsel saja sudah terlalu banyak gangguan.”

Masalahnya bukan hanya gangguan. Fitur yang terus bertambah justru membuat pengguna terjebak dalam siklus obsesi data. Seorang pengguna Garmin mengaku terus memeriksa layar selama berolahraga, memastikan setiap repetisi tercatat—hingga ia lupa menikmati gerakannya sendiri. Sementara itu, data tidur, stres, dan pemulihan yang ditampilkan jam pintar hanyalah estimasi algoritmik, bukan pengukuran medis. Bagi sebagian orang, angka-angka itu justru menambah kecemasan, bukan menguranginya.

Harga juga jadi pertimbangan. Apple Watch Series 11 dijual mulai $399, Samsung dan Google menawarkan produk sejenis dengan harga serupa. Padahal, untuk pelacakan kesehatan dasar, alternatif seperti Fitbit Air ($100) atau CMF Watch 3 Pro dari Nothing menawarkan fungsi serupa dengan harga sepertiganya. Bahkan, cincin pintar seperti Oura Ring 5 atau Samsung Galaxy Ring—meski harganya mendekati $400—menawarkan pelacakan tidur yang lebih akurat tanpa layar, tanpa getaran, tanpa godaan untuk terus menatapnya.

Di jalan, risiko pun muncul. Studi medis menunjukkan bahwa menatap jam pintar saat mengemudi justru lebih mengalihkan perhatian daripada melihat ponsel di dasbor. Karena ukurannya kecil dan posisinya dekat mata, setiap kilatan notifikasi memaksa pengemudi untuk mengalihkan pandangan lebih lama—dan lebih sering.

Sementara itu, estetika menjadi faktor tak terduga. Jam analog tetap menjadi pilihan elegan di acara formal, di kantor, atau bahkan saat makan malam romantis. Gelang fitness tanpa layar bisa dipakai bersama jam mekanik, memberi kebebasan: satu untuk tampilan, satu untuk data. “Saya bisa memakai jam mekanik dan benar-benar hadir di momen itu,” kata seorang pengguna Whoop. “Gelangnya yang menghitung langkah dan tidur, tanpa mengganggu.”

Dan yang paling menarik: jam mekanik tak perlu diisi ulang. Tak ada pembaruan perangkat lunak yang membuatnya usang. Tak ada langganan bulanan. Tak ada algoritma yang menilai kualitas tidurmu. Hanya jarum yang bergerak, tenang, dan konsisten.

Casio, dengan jam-jamnya yang dijual mulai $30, menjadi simbol gerakan ini: sederhana, andal, dan abadi. Di toko perhiasan, di pasar loak, di rak-rak department store, pilihan jam analog tak pernah habis. Mereka tak menjanjikan dunia. Tapi mereka juga tak mencuri perhatianmu—dan itulah yang justru membuatnya berharga.

Di tengah hiruk-pikuk teknologi, kembali ke yang sederhana bukanlah kemunduran. Ia adalah pilihan sadar: untuk hidup lebih tenang, lebih hadir, dan lebih bebas dari keharusan untuk selalu terhubung.

Wakil Ketua I Satgas PRR Letjen TNI Richard Tampubolon dampingi Ketua Satgas : Satgas PRR Minta K/L dan Pemda Tancap Gas Pemulihan Permanen

Jakarta – Wakil Ketua I Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H., M.M yang juga menjabat sebagai Kepala Staf Umum TNI (Kasum TNI) mendampingi Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian saat Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Tim Pengarah Satgas PRR Pascabencana Sumatera di Kompleks Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kamis (18/6/2026).

Proses pemulihan permanen pada wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, terus dipacu Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera setelah berbagai layanan dasar kembali berfungsi dan kondisi darurat telah terlewati.

Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian didampingi Wakil Ketua I Satgas Letjen TNI Richard Tampubolon mengatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi sebesar Rp100,1 triliun untuk periode 2026–2028. Anggaran tersebut akan digunakan untuk mempercepat pemulihan berbagai sektor terdampak, mulai dari infrastruktur dasar, perumahan, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Berdasarkan Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera 2026–2028, kebutuhan anggaran tersebut akan direalisasikan secara bertahap, yakni Rp38,9 triliun pada 2026, Rp32,9 triliun pada 2027, dan Rp28,2 triliun pada 2028. Program pemulihan permanen tersebut melibatkan 33 kementerian dan lembaga sebagai pelaksana utama maupun pendukung.

Percepatan pelaksanaan program mulai menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan laporan perkembangan realisasi anggaran pada 17 Juni 2026, sebanyak lima kementerian dan lembaga telah menerima pagu anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi, yakni Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, dan Badan Pusat Statistik (BPS). Sementara sejumlah kementerian dan lembaga lainnya masih menjalani proses evaluasi dan persetujuan di Kementerian Keuangan maupun penyelesaian administrasi internal.

“Ada lima yang sudah dicairkan, artinya sudah ditransfer. Yang lainnya sedang berproses di Kementerian Keuangan. Mudah-mudahan kita secepatnya. Tadi kami mohon dukungan dari ketua tim pengarah, anggota pengarah, dan juga Menteri Keuangan untuk mempercepat proses pengajuan tersebut. Kalau sudah ditransfer maka speed-nya akan kencang sekali,” ujar Tito didampingi Letjen TNI Richard Tampubolon.

Sambil menunggu seluruh proses penganggaran kementerian dan lembaga rampung, Satgas PRR juga mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp10,6 triliun yang telah disalurkan pemerintah pusat kepada seluruh daerah terdampak sejak awal Mei 2026.

Tambahan dukungan fiskal tersebut terdiri atas sekitar Rp1,6 triliun untuk Aceh, Rp6,3 triliun untuk Sumatera Utara, dan Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat. Dana tersebut diharapkan dapat segera digunakan untuk mempercepat penanganan kebutuhan prioritas masyarakat, termasuk perbaikan infrastruktur dasar dan layanan publik yang masih membutuhkan penguatan pada tahap pemulihan permanen.

Selain melalui TKD, semangat gotong royong antardaerah juga terus menguat melalui skema hibah. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama sejumlah kabupaten/kota telah menyalurkan bantuan keuangan kepada daerah terdampak di Aceh, sementara pemerintah daerah di Sumatera Barat turut memberikan dukungan pembiayaan bagi wilayah yang mengalami dampak paling berat.

Tito menegaskan percepatan pemulihan permanen membutuhkan gerak bersama seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, kementerian dan lembaga yang telah menerima anggaran serta pemerintah daerah yang telah memperoleh tambahan TKD diminta segera mempercepat pelaksanaan program di lapangan agar manfaat pemulihan dapat segera dirasakan masyarakat terdampak. “Daerah-daerah saya dorong untuk bisa segera bergerak menggunakan TKD masing-masing. Kemudian yang kedua dari kementerian dan lembaga yang sudah anggarannya cair seperti PU kita minta untuk speed-nya lebih kencang lagi,” katanya. (*)

Jalan Pasar Gadang Diperbaiki, Target Rampung November 2026

Sumbawanews.com,- Proyek revitalisasi Jalan Gadang-Bumiayu resmi dimulai pada 15 Juni 2026, ditandai dengan doa bersama dan syukuran di Pasar Induk Gadang (PIG) yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Pekerjaan ini menjadi langkah strategis untuk memperbaiki akses lalu lintas dari Simpang Empat Gadang hingga Bumiayu, sekaligus menindaklanjuti pemindahan pedagang ke lokasi baru guna menyelesaikan keluhan masyarakat selama bertahun-tahun.

Wahyu menegaskan, Surat Perintah Kerja (SPK) telah ditandatangani dan sesuai kontrak, proyek dijadwalkan selesai dalam 172 hari. Namun, pemerintah kota meminta kontraktor menyelesaikan pekerjaan dalam waktu 150 hari—memberi ruang bagi evaluasi dan perbaikan akhir sebelum serah terima. “Kami tidak ingin hanya selesai, tapi selesai dengan kualitas,” ujarnya.

Pengerjaan dimulai dengan pembenahan sistem drainase berukuran satu meter lebar dan kedalaman, yang dirancang untuk mengatasi genangan sepanjang tahun. Setelah itu, tahap pengaspalan akan dilakukan secara bertahap, mencakup ruas utama, jalan sirip, hingga jembatan penghubung antara Simpang Empat Gadang dan Simpang Bumiayu. Untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas selama konstruksi, Dinas Perhubungan telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka-tutup, dan pihaknya meminta pengertian warga atas sementara waktu.

Tak hanya jalan, penataan kawasan pasar menjadi fokus utama. Di tengah jalan akan dibangun median hijau dengan tanaman peneduh dan taman kecil, menciptakan suasana lebih sejuk dan estetis. Pemkot Malang juga akan memasang pagar BRC (British Reinforced Concrete) dengan pondasi precast di sepanjang sisi jalan, guna menghentikan praktik transaksi di pinggir jalan yang selama ini menjadi penyebab kemacetan kronis. “Kami ingin jalan ini berfungsi sebagai jalur lalu lintas, bukan lapak dagang. Berbelanja harus masuk ke dalam pasar, bukan berhenti di jalan,” tegas Wahyu.

Sejalan dengan itu, seluruh pedagang yang masih bertahan di lokasi lama diwajibkan pindah paling lambat 20 Juni 2026. Wahyu memastikan, kendala terakhir—penyelesaian area di sisi selatan pasar—sedang dikebut oleh Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan. “Tidak ada pengecualian. Semua harus pindah agar penataan bisa berjalan utuh,” katanya.

Proyek ini tidak hanya soal aspal dan drainase, tapi transformasi tata ruang yang bertujuan mengembalikan fungsi pasar sebagai pusat ekonomi yang tertib, aman, dan nyaman. Dengan target rampung akhir November 2026, Pemkot Malang berharap masyarakat bisa menikmati jalan yang lancar, udara yang lebih bersih, dan kawasan pasar yang terorganisir—mengakhiri dekade kemacetan dan kekacauan yang mengganggu mobilitas dan ekonomi lokal. “Ini bukan sekadar perbaikan jalan. Ini adalah investasi untuk kenyamanan warga selama puluhan tahun ke depan,” pungkas Wahyu.

Iran Tetap Pertahankan Program Nuklir Meski Gencatan Senjata dengan AS

Sumbawanews.com,- Meski mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Amerika Serikat, Iran menegaskan tidak akan melepaskan program nuklirnya—baik untuk tujuan energi maupun keamanan nasional. Kesepakatan yang dicapai pada medio Agustus 2023 itu hanya menghentikan eskalasi militer dan serangan siber antara kedua negara, tetapi tidak menyentuh inti kebijakan nuklir Teheran. Pemerintah Iran menekankan bahwa haknya untuk mengembangkan teknologi nuklir sipil tetap diakui dalam kerangka Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT), yang menjadi dasar hukum internasional.

Para pejabat nuklir Iran, termasuk Kepala Organisasi Energi Atom (AEOI), Mohammad Eslami, menyatakan bahwa semua fasilitas uranium diperkaya tetap beroperasi di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Jumlah sentrifugasi yang berjalan, stok uranium diperkaya hingga 60 persen, serta kapasitas reaktor Arak tetap dipertahankan sebagai bagian dari strategi ketahanan energi jangka panjang. “Kami bukan mencari senjata nuklir, tapi kami tidak akan menyerahkan kemampuan teknis yang sudah kami bangun selama dua dekade,” ujar Eslami dalam konferensi pers di Teheran.

Amerika Serikat, meski menyambut gencatan senjata sebagai langkah positif, tetap mempertahankan sanksi ekonomi terhadap sektor nuklir Iran. Presiden Joe Biden menegaskan bahwa AS tidak akan menghapus sanksi sebelum Iran mengurangi stok uranium diperkaya dan menghentikan pengayaan di fasilitas bawah tanah Fordow. Namun, para diplomat Eropa—terutama dari Prancis, Jerman, dan Inggris—menyatakan siap menjadi mediator jika Iran bersedia membuka jalur dialog teknis mengenai transparansi program nuklirnya.

Analisis dari Institut Studi Strategis Internasional (IISS) di London menyebut bahwa kesepakatan gencatan senjata ini justru memperkuat posisi tawar Iran dalam jangka panjang. Dengan mempertahankan kemampuan nuklirnya, Teheran kini berada di posisi yang lebih kuat untuk menegosiasikan pencabutan sanksi di masa depan. Sementara itu, Israel dan Arab Saudi tetap waspada, dengan kedua negara itu secara terbuka menyatakan bahwa program nuklir Iran tetap menjadi ancaman strategis di kawasan.

Dalam laporan terbaru IAEA, Iran masih memiliki sekitar 128,3 kilogram uranium diperkaya hingga 60 persen—cukup untuk menghasilkan tiga senjata nuklir jika diperkaya lebih lanjut hingga 90 persen. Namun, para inspektur IAEA tidak menemukan bukti aktivitas militer terkait program tersebut. Dengan demikian, meski ketegangan mereda, pertarungan diplomasi tentang nuklir Iran justru memasuki babak baru yang lebih kompleks.

Pria Tewas Tersembunyi di Roda Pesawat

Sumbawanews.com,- London – Seorang pria ditemukan tewas di ruang roda pendaratan pesawat Airbus A320 milik Air Arabia Maroc setelah pesawat mendarat di Bandara Gatwick, London, pada Selasa (16/6/2026). Korban diduga menyusup ke area tersembunyi itu sebelum lepas landas dari Tangier, Maroko, dalam upaya menjadi penumpang gelap—sebuah tindakan yang hampir pasti berujung kematian akibat kondisi ekstrem di ketinggian.

Jasad pria itu ditemukan sekitar pukul 11.45 waktu setempat oleh petugas teknis yang sedang memeriksa pesawat setelah mendarat. Temuan ini langsung membuat penerbangan lanjutan maskapai berbiaya rendah itu ditunda, sementara otoritas keamanan dan layanan darurat segera dikerahkan ke lokasi. Petugas yang menemukan korban menggambarkan kejadian itu sebagai “tragedi yang memilukan, sekaligus bukti betapa putus asanya seseorang hingga rela mengorbankan nyawa demi kesempatan melintasi batas negara.”

Bersembunyi di kompartemen roda pesawat adalah salah satu cara paling berbahaya untuk melarikan diri secara ilegal. Suhu di ketinggian penerbangan bisa turun hingga minus 50 derajat Celsius, kadar oksigen hampir tak tersedia, dan kebisingan mesin mencapai level yang bisa merusak pendengaran. Selain itu, risiko terjepit saat roda ditarik masuk ke badan pesawat atau terlempar saat lepas landas dan mendarat sangat tinggi. Hanya segelintir kasus yang berhasil selamat, dan hampir semua korban tewas sebelum pesawat mencapai tujuan.

Air Arabia Maroc segera melaporkan insiden ini kepada otoritas penerbangan dan kepolisian. Dalam pernyataan resminya, maskapai menyampaikan duka cita atas kejadian tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi penuh dengan penyelidik. “Kami tidak bisa membayangkan penderitaan yang dialami korban dalam perjalanan ini,” ujar perwakilan maskapai.

Kepolisian Sussex mengonfirmasi bahwa penyelidikan sedang berlangsung. Tim forensik akan memeriksa identitas korban, sementara koroner akan menentukan penyebab pasti kematian. Bandara Gatwick juga menyatakan telah memberikan dukungan penuh kepada kepolisian selama proses penyelidikan.

Insiden semacam ini bukan yang pertama. Pada 2019, seorang penumpang gelap jatuh dari roda pesawat Kenya Airways saat hendak mendarat di Heathrow. Dua kasus serupa tercatat di Inggris pada 2012 dan 2015, di mana pria-pria itu ditemukan tewas dalam kondisi membeku di ruang roda setelah penerbangan dari Afrika. Semua kasus ini mengungkap satu kenyataan pahit: di balik upaya melarikan diri dari kemiskinan, konflik, atau ketidakadilan, ada nyawa yang hilang dalam diam—tanpa suara, tanpa identitas, tanpa kesempatan untuk bernapas.

Kini, tubuh pria tak dikenal itu menjadi simbol tragis dari dunia yang semakin terpisah—di mana seseorang rela mati demi mengejar secercah harapan di ujung langit.

Berita Terkini

Spanyol Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 dengan Performa Hampir Sempurna

Sumbawanews.com,- Timnas Spanyol melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Austria dengan skor 3-0 pada laga babak 32 besar di SoFi...

Tempat Menonton Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Jadwal dan Siaran Langsung

Sumbawanews.com,- Swiss dan Aljazair akan bertemu dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di BC Place, Vancouver, pada Jumat, 3 Juli 2026, pukul...

Tanjung Verde Siap Hadapi Argentina dengan Keyakinan Tanpa Rasa Takut

Sumbawanews.com,- Jakarta, 3 Juli 2026 – Bek Timnas Tanjung Verde, Sidny Lopes Cabral, menegaskan timnya tidak gentar menghadapi juara bertahan Argentina dalam laga 32...

Spanyol Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Catat Tiga Rekor Bersejarah

Sumbawanews.com,- Los Angeles, 3 Juli 2026 – Timnas Spanyol melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menang telak 3-0 atas Austria di...

Berita Utama