Home Blog Page 3209

LAPORAN KOMISI I DPRD KABUPATEN SUMBAWA RAPBD 2018

LAPORAN KOMISI I DPRD KABUPATEN SUMBAWA

TERHADAP RANCANGAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA

TENTANG ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2018

 

BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM

ASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI  WABARAKATUH.

SELAMAT PAGI, SALAM SEJAHTERA UNTUK KITA SEMUA.

 

YTH.     BUPATI SUMBAWA DAN WAKIL BUPATI SUMBAWA

YTH.     PIMPINAN DAN SEGENAP ANGGOTA DPRD SUMBAWA

YTH.     PARA ANGGOTA FOKUM KOMUNIKASI PEMERINTAH DAERAH DAN KETUA PENGADILAN NEGERI SUMBAWA BESAR

YTH.     SEKRETARIS DAERAH, SEKRETARIS DPRD, PARA ASISTEN, KEPALA DINAS, BADAN, KANTOR, PARA CAMAT DAN LURAH DAN KEPALA DESA SE- KABUPATEN SUMBAWA

YTH.     PIMPINAN PARTAI POLITIK, PEMUKA AGAMA,  PEMUKA MASYARAKAT, TOKOH WANITA DAN TOKOH PEMUDA, INSAN PERS SERTAPIMPINAN LEMBAGA PENDIDIKAN

 

SINGKATNYA PARA SAHABAT SEKALIAN YANG BERBAHAGIA

 MELALUI KESEMPATAN YANG BAIK INI, SAYA MENGAJAK KITA SEMUA UNTUK SENANTIASA MEMANJATKAN PUJI SYUKUR KE HADIRAT ALLAH SWT, KARENA ATAS LIMPAHAN RAHMAT DAN HIDAYAHNYA, SEHINGGA PADA HARI INI KITA DAPAT BERSILATURRAHIM GUNA MENGIKUTI SIDANG PARIPURNA DENGAN AGENDA PENYAMPAIAN LAPORAN KOMISI-KOMISI DEWAN TERHADAP RANCANGAN PERATURAN DAERAH TENTANG ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH  TAHUN ANGGARAN 2018, DALAM KEADAAN SEHAT WAL’AFIAT, AMIN.

KEMUDIAN SHALAWAT DAN SALAM TIDAK LUPA SENANTIASA KITA PERSEMBAHKAN KEPADA JUNJUNGAN ALAM NABI BESAR MUHAMMAD SAW, PARA SAHABAT, KELUARGA DAN PARA PENGIKUT BELIAU YANG SELALU TAAT MENJALANKAN RISALAH DAN SUNNAH BELIAU HINGGA AKHIR ZAMAN.

HADIRI SIDANG DEWAN YANG TERHORMAT, PARA SAHABAT YANG BERBAHAGIA,

MENGAWALI PENYAMPAIAN LAPORAN INI, KAMI SAMPAIKAN TERIMA KASIHKEPADA BUPATI SUMBAWAYANG TELAH MENYAMPAIKAN LAPORAN PENJELASAN TERHADAP RANCANGAN PERATURAN DAERAH TENTANG ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2018 DAN JAWABAN BUPATI ATAS  PEMANDANGAN UMUM FRAKSI-FRAKSI DEWAN  YANG DISAMPAIKAN PADA SIDANG PARIPURNA YANG LALU.  KAMI, JUGA MENYAMPAIKAN TERIMA KASIH KEPADA FRAKSI-FRAKSI DEWAN YANG TELAH MEMBAHAS DAN MENYAMPAIKAN TANGGAPAN DAN PEMANDANGANNYA PADA SIDANG SEBELUMNYA

PENYAMPAIAN LAPORAN KOMISI-KOMISI DEWAN TERHADAP RANCANGAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2018 INI MERUPAKAN MEKANISME DAN PROSEDUR TERAKHIR DALAM PROSES PENETAPAN APBD YANG HARUS DILAKSANAKAN SESUAI DENGAN MEKANISME YANG ADA

HADIRIN SIDANG DEWAN YANG TERHORMAT, PARA SAHABAT YANG BERBAHAGIA

PEMBAHASAN PROGRAM DAN KEGIATAN TAHUN ANGGARAN 2018 BERSAMA SATUAN PERANGKAT DAERAH YANG DIDAMPINGI TIM ANGGARAN PEMERINTAH DAERAH (TAPD), PADA TAHUN ANGGARAN INI MERUPAKAN PEMBAHASAN YANG SANGAT MENARIK, MENGINGAT KONDISI KEUANGAN DAERAH DAPAT DIKATAKAN CUKUP MEMPRIHATINKAN, HAL ITU TERLIHAT PADA SAAT PEMBAHASAN BERLANGSUNG, HAMPIR SELURUH PERANGKAT DAERAH MENDAPATKAN PAGU ANGGARAN YANG LEBIH RENDAH DARI TAHUN-TAHUN ANGGARAN SEBELUMNYA, AKIBATNYA ADA SEJUMLAH PROGRAM DAN KEGIATAN YANG BERSEKALA PRIORITAS DAN PENTING, HARUS DITUNDA PELAKSANAANYA.

KONDISI KEUANGAN DAERAH YANG DEMIKIAN ITU, JUSTRU MEMBUAT KAMI MEMERAS OTAK, BERFIKIR KERAS DAN BERFIKIR CERDAS UNTUK BERUPAYA SEMAKSIMAL MUNGKIN MENGAKOMODIR APA YANG MENJADI HARAPAN PERANGKAT DAERAH YANG SEBELUMNYA TIDAK TERAKOMODIR DALAM RENCANA KERJA ANGGARAN (RKA) MEREKA. KONDISI ITU JUGA TIDAK MENGURANGI DINAMIKA DAN KEJELIAN PARA ANGGOTA KOMISI DALAM MENGKRITISI,  MENGANALISIA SERTA MENGAKAJI BERBAGAI PROGRAM YANG DIUSULKAN, DALAM UPAYA UNTUK MELAHIRKAN PROGRAM DAN KEGIATAN YANG PRO KEPADA KEPENTINGAN RAKYAT.

BAHKAN, YANG MENARIK DALAM PROSES PEMBAHASAN DI KOMISI I, YAKNI TERHADAP PROGRAM YANG KAMI NILAI SANGAT PENTING DAN URGEN SEPERTI KEGIATAN DIKLAT PIM DAN DIKLAT TEKNIS YANG SEBELUMNYA ANGGARAN YANG DIUSULKAN DITOLAK TAPD DENGAN ALASAN KETERBATASAN ANGGARAN, NAMUN KARENA KAMI MENILAI KEGIATAN TERSEBUT MENYANGKUT HAJAT HIDUP APARATUR SIPIL NEGARA KEDEPAN, SEHINGGA SELURUH ANGGOTA KOMISI I DPRD SUMBAWA BERSEPAKAT UNTUK MEMBERIKAN DUKUNGAN ANGGARAN YANG CUKUP BESAR KEPADA PERANGKAT DAERAH TERSEBUT, YANG ANGGARANYA DIAMBIL DARI ANGGARAN PROGRAM ASPIRASI, DUKUNGAN ITU KAMI BERIKAN SEBAGAI BENTUK KOMITMEN DAN DUKUNGAN KAMI TERHADAP PENYELENGARAAN PEMBANGUNAN DI DAERAH INI DALAM RANGKA MENUJU KABUPATEN SUMBAWA YANG HEBAT DAN BERMARTABAT.

HADIRIN SIDANG DEWAN YANG TERHORMAT, PARA SAHABAT YANG BERBAHAGIA

PADA KESEMPATAN KAMI SAMPAIKAN, BAHWA DARI HASIL PEMBAHASAN YANG CUKUP KOMPREHENSIF, KAMI MENYEPAKATI DAN MENYETUJUI PROGRAM DAN KEGIATAN YANG DIUSULKAN OLEH BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA (BPMD), INSPEKTORAT, SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT (SATPOL PP DAN LINMAS), DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL (DISDUKCAPIL), BADAN KESATUAN POLITIK DALAM NEGERI (BAKESBANGPOLDAGRI),  BADAN KEPEGAWAIAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (BKPP), SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SUMBAWA, DAN SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN SUMBAWA, TANPA ADANYA RASIONALISASI DAN SINGKRONISASI, TETAPI HANYA DILAKUKAN PERGESERAN ANGGARAN TANPA MERUBAH PAGU ANGGARAN YANG TELAH DITETAPKAN.

 

KAMI MENILAI PROGRAM DAN KEGIATAN YANG USULKAN SUDAH REALISTIS DAN RASIONAL SERTA SUDAH MENGEDEPANKAN PRINSIP SKALA PRIORIAS, SEHINGGA KAMI MENYEPAKATI AGAR PROGRAM TERSEBUT DAPAT DISETUJUI UNTUK DILAKSANAKAN PADA TAHUN ANGGARAN 2018 MENDATANG.

 

SELAMA PROSES PEMBAHASAN BERLANGSUNG, MASUKAN DAN SARAN JUGA KAMI SAMPAIKAN KEPADA OPD MITRA, SEBAGAI SALAH SATU UPAYA UNTUK MEMACU SEMANGAT DALAM RANGKA MENINGKATKAN KINERJA DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN TERBAIK KEPADA MASYARAKAT

 

HADIRIN SIDANG DEWAN YANG TERHORMAT, PARA SAHABAT YANG BERBAHAGIA

SELANJUTNYA MENCERMATI HAL-HAL YANG BERKEMBANG DALAM PEMBAHASAN, SERTA MEMPERHATIKAN MASUKAN DAN SARAN DARI ANGGOTA KOMISI, DAPAT KAMI SAMPAIKAN BEBERAPA CATATAN-CATATAN PENTING UNTUK DIPERHATIKAN OLEH BUPATI SUMBAWA SEBAGAI BERIKUT :

  1. TERHADAP DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA (DPMD), KAMI HARAPKAN AGAR DAPAT BERPERAN AKTIF DALAM MENGAWAL PELASAKSANAAN PROGRAM YANG ADA DI DESA, TERUTAMA PROGRAM KREDIT SAHABAT YANG DIHAJATKAN UNTUK MEMBEBASKAN DESA DARI RENTENIR, AGAR DILAKSANAKAN SECARA KONSEKWEN DAN TEPAP SASARAN.

 

MENGINGAT MASIH ADA CUKUP BANYAK DESA YANG BELUM TERAKOMODIR DALAM PROGRAM KERABAT TERSEBUT, TERUTAMA DESA-DESA TERPENCIL, KAMI HARAPKAN AGAR KEDEPAN DAPAT DIPRIORITASKAN. DEMIKIAN JUGA TERHADAP  MASYARAKAT YANG MENJADI SASARAN PROGRAM KERABAT, AGAR DAPAT MENGAKOMODIR KEMPONEN  MASYARAKAT LAINNYA.

 

SELANJUTNYA TERHADAP BANTUAN KEUANGAN KHUSUS YANG DIHAJATKAN UNTUK PROGRAM ASPIRASI, DIHARAPKAN KEPADA KEPADA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA,AGAR SENANTIASA DAPAT MELAKUKAN PEMBINAAN SECARA MAKSIMAL, SEHINGGA PROSES PELAKSANAANNYA SESUAI DENGAN YANG DIHARAPKAN.

 

SEMENTARA TERKAIT DENGAN ADANYA IDE UNTUK MENGGELAR PEMILIHAN KEPALA DESA (PILKADES) SERENTAK YANG DISINERGIKAN DENGAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH (PILKADA) PADA TAHUN MENDATANG, KAMI SANGAT MENDUKUNG RENCANA TERSEBUT, KARENA MELALUI MEKANISME PEMILIHAN SEPERTI ITU AKAN LEBIH EFEKTIF DAN EFISIEN TERUTAMA DARI SISI PENGANGGARANNYA.

 

  1. TERHADAP INSPEKTORAT, AGAR TETAP MELAKUKAN PENGAWASAN DAN PEMBINAAN UNTUK MENGURANGI TERJADI PELANGGARAN DISIPLIN APARATUR SIPIL NEGARA DAN DIHARAPKAN AGAR REKOMENDASI YANG DISAMPAIKAN KEPADA BUPATI AGAR LEBIH TEGAS, HAL INI PENTING UNTUK MEMBERIKAN EFEK JERAH KEPADA APARATUR YANG MELANGGAR TERSEBUT, DENGAN TETAP MENGACU KEPADA ATURAN PERUNDANG-UDANGAN YANG BERLAKU.

 

TERKAIT PROGRAM BANTUAN KEUANGAN KHUSUS DI DESA YANG BERSUMBER DARI PEMERINTAH DAERAH, KAMI HARAPKAN AGAR DAPAT DILAKUKAN PENGAWASAN DAN PEMBINAAN, SEHINGGA DALAM IMPLEMETNASI DAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DESA TIDAK TERJADI MASALAH DI KEMUDIAN HARI.

 

  1. TERHADAP SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT , KAMI MENYAMPAIKAN APRESIASI ATAS KINERJA SELAMA INI DALAM MENGGAWAL KEBIJAKAN DAERAH KHUSUSNYA DALAM MELAKUKAN OPERASI PENERTIBAN MASYARAKAT, DAN BERHARAP AGAR KE DEPAN TERUS MENINGKATKAN KINERJA DAN PRESTASI DALAM MEMBERIKAN PENGAYOMAN KEPADA MASYARAKAT.
  2. KEPADA BADAN KEPEGAWAIAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (BKPP), PERLU KAMI INGATKAN AGAR TIDAK MUDAH MENGELUARKAN REKOMENDASI TERKAIT PERPINDAHAN PEGAWAI TERUTAMA TERHADAP PEGAWAI-PEGAWAI FUNGSIONAL YANG BERTUGAS DI DAERAH TERPENCIL, PEGAWAI YANG SUDAH MENETAP DAN BERKELUARGA, TANPA MELALUI KAJIAN DAN PERTIMBANGAN YANG MATANG, KARENA KEKELIRUAN DALAM MEMINDAHKAN PEGAWAI TERSEBUT AKAN MEMBUAT KINERJA  MENJADI KURANG BAIK.

 

  1. TERHADAP SEKRETARIAT DAERAH, KHUSUSNYA BAGIAN PERTANAHAN, KAMI HARAPKAN AGAR BERHATI-HATI DALAM PROSES PENGADAAN TANAH UNTUK KEPENTINGAN UMUM, KARENA TIDAK JARANG PENGADAAN TANAH INI BERUJUNG PADA MASALAH HUKUM.

 

HADIRIN SIDANG DEWAN YANG TERHORMAT, PARA SAHABAT YANG BERBAHAGIA

SEBELUM MENGAKHIRI LAPORAN INI, KAMI INGIN MENYAMPAIKAN SECARA KHUSUS KEPADA TIM ANGGARAN PEMERINTAH DAERAH (TAPD) ATAS KINERJA DAN DEDIKASI SELAMA PROSES PEMBAHASAN ANGGARAN INI BERLANGSUNG, SEHINGGA PEMBAHASAN APBD TAHUN 2018 INI DAPAT DILAKSANAKAN DENGAN BAIK DAN PENUH TANGGUNGJAWAB.

KAMI MENILAI TIM ANGGARAN PEMERINTAH DAERAH, TELAH MELAKSANAKAN TUGAS DAN TANGGUNJAWAB SESUAI DENGAN RUH PEMERINTAHAN YANG HEBAT DAN BERMATRABAT, HAL INI DITANDAI DENGAN CEPATNYA PROSES PEMBAHASAN APBD TAHUN ANGGARAN 2018 YANG DAPAT DILAKUKAN PADA AKHIR BULAN OKTOBER 2018, PEMBAHASAN ANGGARAN INI  LEBIH CEPAT DARI PEMBAHASAN ANGGARAN TAHUN-TAHUN SEBELUMNYA, OLEH KARENA ITU ATAS KINERJA BAIK ITU KAMI BERHARAP KEPADA BUPATI SUMBAWA, AGAR MEMBERIKAN PERHATIAN, KARENA KINERJA YANG BAIK TERSEBUT MERUPAKAN IMPLEMENTASI DARI ARAHAN PIMPINAN DAERAH DIBAWA PEMERINTAHAN HUSNI-MO.

HADIRIN SIDANG DEWAN YANG TERHORMAT, PARA SAHABAT YANG BERBAHAGIA

DEMIKIAN LAPORAN INI KAMI SAMPAIKAN, SERAYA MENGUCAPKAN  BISMILLAHIRROHMANIRRAHIM KOMISI I DPRD KABUPATEN SUMBAWA DAPAT MENYETUJUI RANCANGAN APBD TAHUN ANGGARAN 2018 UNTUK DITETAPKAN MENJADI PERATURAN DAERAH TENTANG APBD TAHUN ANGGARAN 2018.

TERIMAKASIH ATAS SEGALA PERHATIAN, DAN MOHON MAAF ATAS SEGALA KEKURANGAN.

 

 

 

 

                                         WABILLAHITOFIK WAL HIDAYAH

WASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH,

 

SUMBAWA BESAR, 15 NOVEMBER 2018

 

KOMISI I DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH

KABUPATEN SUMBAWA

 

SYAMSUL FIKRI AR, S.AG, M.SI       : KETUA               

EDI SYARIFUDDIN                           : WAKIL KETUA            

  1. ARDI JULIANSYAH, SIP : SEKRETARIS          
  2. NURDIN MARJUNI, SH : ANGGOTA

DRS. H. A. RAHMAN, HMS, SPd        : ANGGOTA                             

RAMLIYANTO, SH                              : ANGGOTA                             

ADIZUL SYAHABUDDIN, SP              : ANGGOTA

SARIPUDDIN, SPd                            : ANGGOTA

HAIRIL                                             : ANGGOTA

 

 

 

 

Laksma TNI Suradi Dukung Pemilikan Rumah Bagi Personel Bakamla RI

sumbawanews.com,- Kepala Biro Umum Bakamla RI Laksma TNI Suradi A.S., S.T., S.Sos., M.M. menghadiri Sosialisasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera dengan Skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), di Kantor Bakamla RI Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (16/11/2017).

 

Dalam sambutannya, Laksma TNI Suradi sangat mendukung adanya program ini. “Ini adalah kesempatan langka sehingga harus ditanggapi serius untuk memenuhi kebutuhan mendasar, yaitu sandang, pangan, dan papan”, ujarnya.

 

Dengan adanya skema FLPP ini, Pegawai Negeri Sipil (PNS) diberikan proses yang mudah dan juga penetapan DP yang ringan, mulai dari 1%. Selain itu bunga yang dikenakan oleh bank yang berpartisipasi dalam program FLPP terbilang cukup rendah dan rentang waktu kredit dapat disesuaikan dengan kemampuan pembeli.

 

Pada kesempatan ini, turut hadir pula Direktur Layanan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) D.T. Saraswati. Saraswati menyampaikan apresiasinya kepada Bakamla RI yang telah memfasilitasi pertemuan ini, yang cukup penting bagi personel Bakamla RI. “Kebutuhan papan melalui program FLPP sangatlah dibutuhkan bagi PNS maupun TNI/Polri untuk mensejahterakan masyarakat agar lebih mudah dalam mendapatkan rumah”, imbuhnya. “Kebutuhan sandang dan pangan sudah terpenuhi, namun kebutuhan papan masih dirasa sulit untuk dimiliki oleh semua orang,” tambahnya.

 

Turut hadir pula perwakilan dari 8 pengembang perumahan yang tersebar di wilayah Jabodetak. Tidak hanya memasarkan produk perumahannya, pengembang juga mengedukasi personel dalam memilih properti yang tepat baik dalam hal lokasi dan juga pembiayaannya. Tidak ketinggalan, terdapa pula perwakilan 5 bank nasional yang berpartisipasi dalam program FLPP untuk dapat langsung memberikan simulasi kredit kepada personel yang berminat untuk memiliki rumah. (Ahmad/Puspen TNI)

Panglima TNI : Sidang Ke-5 Ausindo HLC Tunjukkan Persahabatan Kedua Negara

????????????????????????????????????

sumbawanews.com,- Sidang ke-5 Austalia-Indonesia High Level Committee (Ausindo HLC) menunjukkan suatu ikatan hubungan persahabatan kedua negara yang telah terjalin akrab dan erat, baik pada tataran pimpinan maupun Perwira Staf kedua Angkatan Bersenjata.

 

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memimpin Sidang ke-5 Ausindo HLC bersama Pangab Australia Marsekal Mark D. Binskin. A. C., di Gedung Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (16/11/2017).

 

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa harus tetap optimis dalam melaksanakan hubungan dan kerjasama antara TNI dan ADF. “Dengan membangun hubungan dan kerjasama yang sehat maka kedua negara akan ikut serta memberikan kontribusi pada perwujudan kawasan yang aman stabil dan kondusif serta lebih luas lagi perwujudan dunia yang damai dan tertib,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berkeyakinan bahwa kesemuanya itu dapat terwujud manakala semua tindakan dalam mewujudkan hubungan dan kerjasama senantiasa dilandasi semangat membangun hubungan dengan baik. “Atas dasar saling menghormati dan menghargai untuk kepentingan bersama kedua negara dan kedua Angkatan Bersenjata,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut,  Panglima TNI mengatakan bahwa kemajuan yang diperoleh dari masing-masing sub komite secara signifikan dibandingkan dengan pertemuan sebelumnya, hal ini sangat menggembirakan. “Pencapaian yang optimal tersebut merupakan hasil kerja keras kedua pihak yang telah memahami pentingnya hubungan baik antara TNI dan ADF serta lebih luas lagi hubungan bilateral kedua negara yang secara geografis bertetangga dan berbagi garis batas perairan,” katanya.

 

Panglima TNI mengajak para Ketua Sub-Komite dan semua peserta sidang ke-5 Ausindo HLC untuk dapat untuk dapat mengevaluasi dan membahas langkah-langkah komprehensif guna menjawab tantangan di masa mendatang dengan berupaya menciptakan inovasi-inovasi dan ide yang cemerlang sehingga menghasilkan kesepakatan yang lebih strategis produktif dan komprehensif.

 

“Kesemuanya itu akan bermanfaat bagi peningkatan kapasitas, militer peningkatan keamanan perbatasan dan kawasan serta akan membantu terciptanya Confidence Building Measures (CBM),” ungkapnya.

 

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berharap melalui forum Ausindo HLC kedua pihak akan mampu memperkokoh hubungan dan kerjasama militer  kedua negara, yang secara tidak langsung ikut serta dalam memelihara dan menjaga stabilitas keamanan kawasan dan bahkan mampu mencegah kemungkinan timbulnya konflik karena kesalahpahaman.

 

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Marsekal Binskin atas kepemimpinan bersama pada Sidang ke-5 Ausindo HLC tahun 2017, sehingga sidang dapat berlangsung sangat baik dan menghasilkan kesepakatan yang sangat bermanfaat bagi kepentingan kedua pihak.

 

Sementara itu, Pangab Australia Marsekal Mark D. Binskin A.C. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerjasama yang lebih erat antara TNI dan ADF dapat mendukung langkah-langkah kontra teroris di kawasan. “Hal ini memiliki potensi menjadi sumbangsih yang bernilai bagi penciptaan kemanan di kawasan,” katanya.

 

Sebelum pelaksanaan Sidang ke-5 Ausindo HLC, Pangab Australia Marsekal Mark D. Binskin. A. C. melaksanakan kunjungan ke Museum Bhakti TNI,  selanjutnya diterima dengan jajar kehormatan di Plaza Mabes TNI yang dilanjutkan dengan Courtesy Call (CC) dengan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di ruang tamu Panglima TNI Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur. (Ahmad/Puspen TNI)

Bakamla RI dan Masyarakat Pesisir Sambas Bahas Desa Maritim

sumbawanews.com,- Gagasan pembentukan desa maritim dibedah dalam perspektif ilmu pemerintahan. Hal tersebut menjadi pokok pembahasan pada pertemuan Bakamla RI dengan puluhan masyarakat setempat yang berasal dari enam desa pesisir Kab. Sambas, di Kantor Kec. Selakau, Kab. Sambas, Rabu (15/11/2017).

 

Kepala desa dan sebagian warga dari enam desa, yaitu Desa Sei Nyirih, desa Kuab, Desa Parit Baru, Desa Sungai Rusa, Desa Sungai Daun, dan Desa Semelagi Besar terlihat memadati ruangan di Kantor Camat Selakau untuk mengikuti kegiatan Sosialisasi Tahapan Pembentukan Desa Maritim yang diselenggarakan subdirektorat Kerja Sama Dalam Negeri dan Subdirektorat Pengembangan Potensi Keamanan Keselamatan Laut tersebut.

 

Membuka acara pagi ini, Direktur Kerja Sama Sandi, S.H., M.H. menyampaikan bahwa tujuan penyelenggaraan desa maritim yang digagas Bakamla RI ini, yaitu untuk membantu komunitas masyarakat dalam memberdayakan sumber daya manusianya, meningkatkan kesejahteraan,  kualitas hidup, dan lingkungan, serta agar dapat menjadi mitra Bakamla RI dalam mendukung patroli laut untuk peningkatan keamanan dan keselamatan laut.

 

Untuk mengetahui lebih dalam tentang konsepsi desa maritim, hadir pakar ilmu pemerintahan dari Unpad Drs. Pipin Hanapiah, M.Si. Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad ini menjelaskan secara rinci tentang pengertian ilmu pengetahuan dan pemerintahan dikaitkan dengan Pembentukan Desa Maritim Nasional.

 

Menurut Pipin, dalam pemerintahan ada urusan-urusan yang harus diperhatikan, seperti urusan regulasi, fasilitasi, pelayanan, pemberdayaan, pembangunan, dst. Selanjutnya perlu dipikirkan juga kepentingan dari sisi pemerintah dan masyarakat. Ada berbagai kepentingan yang harus dipenuhi seperti kepentingan keamanan, keselamatan, perlindungan, perdamaian, kesejahteraan, kebebasan, keadilan, dan kebahagiaan.

 

Menurutnya, desa maritim perlu atau tidak dibentuk, bermanfaat atau tidak, merupakan keputusan masyarakat/rakyat, dan pemerintah hanya sebagai penampung aspirasi tersebut. Selain itu,  tata kelola kerjasama pemerintah-masyarakat-swasta, bersama sama membangun sesuai kemampuannya, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia juga menjadi cara yang sebaiknya ditempuh untuk mewujudkan gagasan desa maritim.

 

Selanjutnya Pipin juga memberikan gambaran tentang tantangan yang dihadapi untuk mewujudkan desa maritim. Pertama, lautan dan daratan yang luas, kedua, fasilitas untuk penghidupan saat ini yang dirasakan masih kurang, ketiga kurangnya pengetahuan masyarakat. Sebagai gambaran, diluar pesisir Sambas, nelayan asing memiliki pengetahuan yang lebih banyak untuk mengetahui kekayaan alam didalam laut melalui citra satelit yang dimiliki. Keempat, lemahnya kesadaran masyarakat tentang peraturan, kelima penegakan hukum yang masih lemah, semangat dan disiplin kerja yang masih rendah. Keenam, tantangan kesejahteraan.

 

Ada pula beberapa ancaman yang harus diwaspadai, diantaranya arus peradaban globalisasi dan teknologi informasi tanpa batas, dimana “siapa kuat, itulah pemenangnya”.

 

Jalan keluarnya, lanjutnya, teguhkan kerjasama dan koordinasi  antara pemerintah, masyarakat dan swasta dalam mengelola sumber daya maritim, serta membentuk pemberdayaan desa-desa maritim. Pipin juga menyatakan perlunya memvitalkan Bakamla RI dengan UU yang dapat menguatkan dengan kewenangan, tupoksi, anggaran, dan sinergi program yang berkelanjutan. Juga memberdayakan masyarakat pesisir dan desa maritim sebagai program kerja andalan dan unggulan.

 

Strategisnya itu adalah program bersama, kepentingan bersama, milik Indonesia. Bukan desa aceh atau desa Papua, misalnya, tapi desa maritim Indonesia, ujarnya mengakhiri sesi paparan.

 

Beberapa pertanyaan muncul pada sesi tanya jawab, diantaranya tentang bagaimana regulasinya, serta bagaimana tindak lanjutnya ke depan. Dibentuk dari desa yang sudah ada atau membentuk kawasan baru, yang semuanya dijawab oleh nara sumber dalam suasana penuh keakraban.

 

Selaku moderator pemandu acara yaitu Kasubdit Potkes Kamla Kombes Pol Suharwiyono, S.H., M.H., menyimpulkan bahwa untuk mencapai kesejahteraan masyarakat maritim diperlukan pembentukan desa maritim, dan untuk mewujudkannya dibutuhkan kerja sama antara pemerintah, masyarakat dan swasta. Pembentukan desa maritim menjadi kebutuhan baik masyarakat maupun negara, simpulnya.

 

Pada sesi terakhir acara diberikan 50 unit life jacket kepada para nelayan. Penyerahan secara simbolis diberikan kepada lima kepala desa yang hadir dan satu perwakilan. Acara diakhiri dengan foto bersama.

 

Turut hadir dalam acara ini Kadis Perikanan, Peternakan, Kesehatan Hewan Kab. Sambas Ir. Ilham Sehan dan Camat Selakau Burhani B. Soni. Selain itu hadir pula perwakilan Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Pemangkat, perwakilan Pos Pengamat TNI-AL Pemangkat Sambas, perwakilan Polairud Polres Sambas, dan perwakilan PSDKP Kab. Sambas.

 

Turut serta dalam rombongan Bakamla RI  mendampingi Direktur Kerma Bakamla RI antara lain Kasubdit Kerjasama Dalam Negeri Kolonel Kav M. Irawadi, S.E., Kasubdit Pengembangan Potkes Kamla Kombes Pol Suharwiyono, S.H., M.H., Kasi Kerjasama Non Pemerintah Ariana Listyawati, S.Pd., Kasi Kerjasama Lembaga Pemerintah Akhmad Firdaus, S.IP., M.Si., dan Kasie Potensi Keselamatan Laut Tri Rah Astuti, S.E. (Ahmad/Puspen TNI)

Mantan Kepala BPOM: SKM Seharusnya Kental Bukan Karena Gula

Aksi Teatrikal Kampanyekan Bahaya Susu Kental Manis untuk Anak oleh DKR di acara CFR Minggu (30/7/2017)

Mantan Kepala BPOM: SKM Seharusnya Kental Bukan Karena Gula

Jakarta, Sumbawanews.com.- Polemik iklan susu kental manis yang terus bergulir hingga hari ini turut menyita perhatian masyarakat periklanan. Susilo Dwihatmanto, Sekretaris Badan Pengawas Periklanan mengakui secara internal permasalahan iklan SKM sudah mulai di bahas.

Dijelaskan Susilo, susu merupakan produk yang memiliki peraturan sangat ketat dalam beriklan. Dibandingkan produk yang lain, iklan susu sebelum beredar harus melalui perizinan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Demikian juga dengan susu kental manis, sebelum tayang di televisi pasti harus mengantongi izin BPOM terlebih dahulu,” jelas Susilo.

Oleh karena itu, jika kemudian terdapat persoalan pada iklan susu kental manis, maka BPOM adalah pihak yang perlu melihat lagi produk yang diiklankan tersebut.

“Selain BPOM, Kemenkes juga punya aturan tentang susu kental manis, sehingga regulasi dari kedua instansi ini yang dijadikan acuan dalam memproduksi iklan,” jelas Susilo.

Dihubungi secara terpisah, mantan Kepala BPOM Roy Sparinga menuturkan berdasarkan kategori, SKM memang termasuk kedalam kelompok susu, tidak hanya di Indonesia, namun juga secara global. Hanya saja, yang menjadi persoalan adalah kesalahan dalam pemanfaatan produk.

“Sebenarnya tidak hanya susu kental manis. Tapi gula garam lemak yang secara umum juga menjadi concern Kemenkes. Seharusnya ini dapat menjadi ancang-ancang bagi industry untuk mereformula produk, sehingga nanti kentalnya itu bukan karena gula,” jelas Roy.

Sebagaimana diketahui, konsumsi gula garam lemak berlebih disinyalir sebagai penyebab meningkatnya angka penyakit tidak menular.

Sebelumnya, saat masih menjabat kepala BPOM, ia pernah memanggil para pelaku industry terkait gula garam lemak.

“Kepada pelaku industry saya sampaikan agar mereformulasi produk pangan dengan mengurangi kadar gula garam lemak,” ujar Roy.

Himbauan untuk reformulasi tersebut mengingat keprihatinan Menteri Kesehatan akan tingginya prevalensi penyakit tidak menular yang disebabkan oleh gula garam lemak semakin tinggi.(**/sn01)

Panglima TNI : Ausindo HLC Refleksi Kerja Sama antara TNI dan ADF

????????????????????????????????????
????????????????????????????????????

(Puspen TNI. Kamis, 16 November 2017).  Australia – Indonesia High Level Committee (Ausindo HLC) merefleksikan tonggak yang kokoh dalam hubungan dan kerja sama antara TNI dan Australia Defense Force (ADF) di satu pihak dan hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia di pihak lain.

 

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada acara jamuan makan malam resmi dengan Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Australia selaku Ketua Delegasi Australia Marsekal Mark D. Binskin. A. C. dalam rangka Forum ke-5 Ausindo HCL, di Wisma A. Yani, kediaman Panglima TNI, Jakarta Pusat, Rabu malam (15/11/2017).

 

Dalam kesempatan tersebut juga Panglima TNI mengatakan bahwa hubungan yang telah terbina dengan sehat tersebut akan merintis pada peningkatan dan perluasan interaksi kolaboratif antara dua pihak guna mencapai masa depan yang lebih cemerlang dalam berbagai kegiatan strategis. “Akhirnya akan memberikan manfaat strategis bagi kedua negara, khususnya kedua Angkatan Bersenjata,” katanya.

 

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa sebagai dua negara bertetangga, langkah terbaik bagi kedua pihak adalah melakukan segala sesuatu yang positif bagi kepentingan strategis kedua negara, terlebih jika dihadapkan pada perkembangan lingkungan strategis dengan beragam tantangan dan ancaman yang berkembang dewasa ini. “Indonesia dan Australia perlu bekerja sama dengan bergandengan tangan guna menghadapi dan mengatasi tantangan dan ancaman,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berharap bahwa kedua pihak dapat memperoleh manfaat besar untuk keamanan wilayah dengan berbagai inovasi dan ide-ide cemerlang yang strategis dalam pertemuan ini. “Pentingnya peningkatan kerja sama yang lebih komprehensif guna manfaat bersama sehingga dapat memberikan kontribusi dan perwujudan kondisi yang aman, stabil dan damai di masing-masing kawasan kita,” ungkapnya.

 

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengucapkan terima kasih atas kehadiran Pangab Australia Marsekal Mark D. Binskin. A. C. beserta segenap Delegasi Australia guna secara bersama memimpin Sidang ke-5 Ausindo HLC tahun 2017.

 

Sementara itu dalam sambutannya, Pangab Australia Marsekal Mark D. Binskin. A. C. menyampaikan bahwa Sidang HLC adalah suatu peluang penting bagi kedua pihak untuk mendiskusikan kesempatan dan tantangan bersama, dan juga untuk saling sepakat dalam menentukan arah ke depan berkaitan dengan kerja sama militer.

 

“Kepentingan bersama ini membuka banyak kesempatan untuk kerja sama yang saling menguntungkan, terutama dalam hal kontra terorisme, keamanan maritim, penanggulangan bencana alam, pasukan penjaga perdamaian dan intelijen,” katanya. (Badar/Puspen TNI)

105 Perwira Siswa Sekkau Angkatan 102 Gelar Latihan Perang

????????????????????????????????????
????????????????????????????????????

Sebanyak 105 Perwira Siswa Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau) Angkatan 102 tahun 2017, terdiri dari 101 personel TNI AU,  dua personel TNI AL dan dua personel TNI AD, menggelar Latihan Perang (Olah Yudha) dalam rangka mengaplikasikan teori yang diajarkan dalam bentuk latihan operasi.

 

Kegiatan Olah Yudha Pasis Sekkau Angkatan 102 tahun 2017, dibuka secara resmi oleh Komandan Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau) Kolonel Pnb Jorry S. Koloay, S.IP, dilanjutkan penyematan tanda peserta latihan kepada perwakilan Pejabat Komando Latihan dan Perwira Siswa sebagai pelaku, bertempat di Lapangan Apel Ksatrian Sekkau, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (14/11/2017).

 

Komandan Sekkau Kolonel Pnb Jorry S. Koloay, S.IP, dalam sambutannya mengatakan bahwa Latihan Olah Yudhamerupakan wahana bagi Perwira Siswa  Sekkau agar  mampu menerapkan Proses Pengambilan Keputusan Militer, Prosedur Teknis Staf, Pembuatan Naskah-Naskah Dinas dan Menguasai Mekanisme Kegiatan Operasi Udara.

 

“Latihan Olah Yudha merupakan puncak kegiatan belajar mengajar bagi para Perwira Siswa yang dilaksanakan selama kurang lebih enam bulan di lingkungan pendidikan Sekkau dan akan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu Olah Yudha Matra I dan Matra II,” kata Kolonel Pnb Jorry S. Koloay.

 

Pada kesempatan tersebut, Komandan Sekkau Kolonel Pnb Jorry S. Koloay menghimbau kepada para Perwira Penuntun Sekkau untuk memberikan bimbingan dan arahan sebaik-baiknya kepada para Perwira Siswa Sekkau Angkatan 102 selaku pelaku latihan serta memberikan penjelasan yang dibutuhkan dalam memecahkan permasalahan.

 

“Dalam pelaksanaan latihan nanti, para Perwira Siswa akan dihadapkan pada persoalan dalam bentuk perencanaan, persiapan dan pelaksanaan serta pengendalian suatu operasi udara,” pungkas Komandan Sekkau.

 

Latihan Perang yang diikuti oleh 105 Perwira Siswa Sekkau tersebut, diskenariokan bahwa negara Sonora  akan melakukan invasi ke wilayah Indonesia, khususnya merebut Pulau Natuna yang kaya akan sumber daya alam. Untuk memuluskan ambisinya tersebut, negara Sonora melakukan berbagai cara termasuk dukungan dunia internasional dengan melakukan cipta kondisi, termasuk mengerahkan kekuatan militernya di Pulau Cosmos yang berada disekitar pulau Natuna untuk dijadikan sebagi pangkalan Aju sebelum melaksanakan invasi ke Indonesia.

 

Menghadapi permasalahan tersebut, 105 Perwira Siswa Sekkau membentuk empat Komando Tugas Udara Gabungan (Kogasudgab), yaitu Kogasudgab Aquila, Kogasudgab Bootes, Kogasudgab Corvus dan Kogasudgab Draco untuk mendapatkan strategi terbaik dalam mengalahkan negara Sonora yang berniat menginvasi Indonesia. Nantinya Pasis akan membuat  rencana berupa persiapan dan pelaksanaan serta pengendalian suatu operasi udara. (Badar/Puspen TNI)

 

Panglima TNI : Masyarakat Harus Cerdas Menyikapi Informasi Media Sosial

sumbawanews.com,- Pengaruh media sosial sangat luas dalam kehidupan baik individu, keluarga, kelompok bahkan mampu mengubah tata kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu diharapkan masyarakat Indonesia harus cerdas dalam menyikapi informasi di media sosial dan berita yang berkembang.

 

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat menjadi Keynote Speaker  dengan tema “Ketahanan NKRI di Era Digital” pada salah satu media online, bertempat di Auditorium Kuningan City, Jakarta Selatan, Selasa (14/11/2017).

 

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, negara Indonesia memiliki bonus demografi dengan jumlah penduduk yang banyak dan usia produktif yang tinggi. Bonus ini harus dapat dimanfaatkan dan dikelola secara tepat dihadapkan dengan kemajuan teknologi saat ini. “Banyak jenis pekerjaan yang menggunakan kecanggihan teknologi sehingga minim akan tenaga kerja. Seperti halnya bidang media yang cenderung menggunakan gadget melalui media online. Sehingga kondisi ini dapat mempengaruhi tatanan kehidupan yang ada saat ini,” ujarnya.

 

Panglima TNI menyampaikan agar peran media dan awak media turut serta bersama memonitor dan mengecek kebenaran berita yang beredar. Langkah utama yang perlu dilakukan oleh setiap orang yaitu bila menerima informasi berita agar mengecek kebenaran informasi tersebut. “Jangan mudah percaya sebelum yakin itu benar,” tuturnya.

 

Menanggapi pertanyaan wartawan tentang peran akun medsos TNI di era sekarang kini, Panglima TNI mengatakan bahwa era kekinian berada pada era digital, TNI perlu turut menyelami kondisi saat ini. Selain itu juga media online dan media sosial sebagai wahana bagi TNI untuk melaporkan tugas pengabdian TNI kepada masyarakat. “Dengan demikian masyarakat langsung mengetahui apa yang sudah dilakukan dan dapat memberikan masukkan kepada TNI,” ucapnya.

 

Lebih lanjut menanggapi pertanyaan wartawan tentang pentingnya kurikulum terkait media dan jurnalistik dalam pendidikan militer, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa setiap prajurit dibekali kemampuan seperti wartawan yaitu deteksi dini, temu cepat dan lapor cepat. Berita yang didapat segera dilaporkan kepada atasannya atau satuan terkait dengan meyakini terlebih dahulu kebenarannya. “Hal ini sudah ditanamkan sejak awal dalam berbagai jenjang pendidikan militer,” katanya.

 

Kegiatan tersebut, bertujuan untuk membekali para wartawan muda yang terpilih sebagai wartawan Kumparan agar memiliki jiwa nasionalisme, profesional dan tangguh dalam mencari dan menyampaikan berita secara cepat, tepat dan akurat.  (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI : Tidak Boleh Ada Separatis Bersenjata

(Puspen TNI).   Di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tidak boleh ada Separatis Bersenjata yang dibiarkan. Apabila ada Gerakan Separatis Bersenjata di dalam NKRI, itu urusan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan pasti TNI akan bertindak apabila dengan cara persuasif tidak bisa.

 

Hal tersebut ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kepada wartawan usai acara Penyerahan Tanah yang berasal dari kegiatan Penertiban dan Pendayagunaan Tanah Terlantar, di Aula Prona, lantai 7 Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),  jalan Sisingamangaraja No. 2 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/11/2017).

 

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa berdasarkan video yang telah beredar, dengan adanya korban penyiksaan warga sampai meninggal yang terjadi di Papua, itu dilakukan oleh Gerakan Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM). “TNI dan Kepolisian berusaha semaksimal mungkin melakukan tindakan persuasif, dan menyiapkan langkah-langkah untuk tindakan emergency,” ujarnya.

 

“TNI dan Kepolisian sudah menghimbau Gerakan Separatis Bersenjata di Papua, untuk menyerahkan diri, tapi sampai sekarang belum ada yang menyerahkan diri, dan kita akan tetap berusaha terus sampai berhasil,” tutur Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

 

Sementara itu dalam sambutannya pada acara Penyerahan Tanah yang berasal dari kegiatan Penertiban dan Pendayagunaan Tanah Terlantar, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan terima kasih dan penghargaan karena TNI telah menerima Sertifikat Tanah terlantar dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

 

Pada kesempatan tersebut Panglima TNI menjelaskan bahwa tanah tersebut akan dijadikan  daerah-daerah latihan TNI dan harus disyukuri bersama, walaupun yang diberikan tanah terlantar, tetapi ini sangat bermanfaat. “Permasalahan TNI adalah tempat-tempat latihan, dimana tanah semakin hari semakin menyempit dikarenakan pertumbuhan penduduk di bumi yang semakin besar jumlahnya,” ungkapnya.

 

“TNI selalu menggunakan tempat latihan di daerah-daerah yang kosong. Tidak ada tanah masyarakat yang dijadikan tempat latihan. Setelah dibuat markas tempat latihan, daerah tersebut menjadi berkembang menjadi pusat perekonomian baru,” tutur Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

 

Lebih lanjut Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa bekas Markas-Markas Belanda yang saat ini menjadi Markas-Markas TNI adalah tempat-tempat jalur logistik. “Dalam waktu dekat, kami akan laporkan kepada Menteri ATR / BPN Dr. Sofyan Djalil dan Presiden RI Ir. Joko Widodo tentang gelar Markas TNI yang disesuaikan dengan program pemerintah, untuk memajukan sentra-sentra ekonomi baru di seluruh Indonesia,” katanya.

 

Dalam acara tersebut, TNI menerima Sertifikat Hak Pakai Hasil Pendayagunaan Tanah Terlantar Untuk Latihan Perang seluas 40 Ha diserahkan kepada TNI AD, untuk keperluan pembangunan Batalyon Armed 76 MM/Tarik Kodam III/Slw, untuk latihan perang di Desa Seuseupan, Desa Cikembang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. (Badar/Puspen TNI)

Berita Foto : Mayjen TNI Wuryanto Resmi Jabat Pangdam IV/Diponegoro

sumbawanews.com,- Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si. secara resmi menjabat sebagai Pangdam IV/Diponegoro menggantikan Mayjen TNI Tatang Sulaiman. Upacara serah terima 10 jabatan Pati TNI AD dipimpin oleh Kasad Jenderal TNI Mulyono di Kodiklat TNI AD, Bandung, Jawa Barat, Selasa (14/11/2017). (Mad/Puspen TNI)

Berita Terkini

Jepang Tahan Belanda 2-2, Fans Berpesta di Seluruh Asia

Sumbawanews.com,- Laga sengit di Stadion AT&T pada dini hari Senin (15/6/2026) menjadi sorotan dunia ketika timnas Jepang berhasil menahan imbang Belanda 2-2 dalam pertandingan...

Xbox Gelontorkan Studio Compulsion dan Kehilangan Pemimpin Utama

Sumbawanews.com,- Xbox tengah memperdalam reshuffle besar-besaran dengan mengumumkan penutupan studio Compulsion Games, pengembang di balik judul ambisius *South of Midnight*, sekaligus kepergian dua pemimpin...

BGN Audit Dapur MBG Saat Libur Sekolah, SPPG Tak Layak Dihentikan

Sumbawanews.com,- Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) akan melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah, sekaligus menutup...

Diskusi di UGM Berubah Jadi Adu Mulut Massa

Sumbawanews.com,- Suasana diskusi publik di Auditorium Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, berubah menjadi kerusuhan pada Senin malam (15/6/2026). Acara...

Tangsel Terjebak Polusi, Mobilitas Jadi Akar Masalah

Sumbawanews.com,- Tangerang Selatan kembali menjadi episentrum polusi udara terburuk di Indonesia, dengan konsentrasi partikel PM2.5 yang kerap melampaui ambang batas aman World Health Organization...

Berita Utama