Home Blog Page 3210

Polemik Iklan Susu Kental Manis, KPI Sering Dapat Aduan

Pertemuan KPI dan YAICI di Kantor KPI

JAKARTA, Sumbawanews.com.- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat mengakui banyak mendapat aduan dari masyarakat terkait penayangan iklan susu kental manis (SKM) di televisi. Masyarakat khawatir kandungan SKM lebih banyak kadar gulanya dibandingkan susu asli.

Bahkan, aduan itu menempati urutan kedua terbanyak di bawah kasus penyehat tradisional. Menurut Komisioner KPI Dewi Setyarini, ada kekhawatiran dari masyarakat kalau kadar gula dalam SKM cukup tinggi. Namun pihaknya belum bisa mengeksekusi karena harus berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selaku pemberi izin peredaran. “Ada kekhawatiran di tengah masyarakat bahwa SKM memiliki kandungan kadar gula tinggi. Tapi kami tidak bisa bilang iklan ini menyesatkan atau tidak, karena kami tak punya orang farmasi untuk meneliti kadar gula seperti yang dimiliki BPOM. Kami kan butuh argumen untuk mengatakan kalau iklan ini menyesatkan atau tidak,” kata Dewi saat dihubungi, Sabtu (11/12).

Dia menuturkan, pihaknya bertugas salah satunya mengawasi iklan yang sudah tayang di televisi. Iklan itu muncul di media butuh proses panjang, yaitu melalui izin BPOM dan digodok lagi di tingkat produsen, lalu baru dibuat iklan untuk ditayangkan. “Jadi ada beberapa proses dan KPI adalah (mengawasi) pasca tayang. Setelah muncul lalu kami review,” terangnya.

Untuk bisa mengeksekusi keluhan dan aduan dari masyarakat, KPI perlu bekerjasama dengan berbagai lembaga lain seperti BPOM dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sehingga proses penghentian tayangan iklan akan lebih mudah. “Penting banget dilakukan sinergi. Misalnya Kemenkes bilang, ini lho SKM menyesatkan, bagaimana BPOM? Tapi kami punya kewenangan masing-masing,” ujar dia.

Sejauh ini, pihaknya juga belum pernah mendapatkan surat dari otoritas seperti BPOM dan Kemenkes terkait pelarangan susu kental manis tertentu. “Sampai sekarang kami belum bisa melakukan tindakan apapun mengenai iklan SKM. Kami juga akan teruskan aduan masyarakat ke BPOM,” ujar Dewi.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik Agus Pambagio mengatakan, perlu dibuatkan aturan khusus jika masalah pangan berdampak merugikan kesehatan anak-anak. Menurut dia, penayangan iklan atau promosinya harus lebih ketat dan tak bisa disamakan dengan regulasi pangan pada umumnya.

Dia pun membandingkan, banyak negara sudah tak menayangkan iklan SKM, tapi di Indonesia masih ada kelonggaran. “Di banyak negara, SKM sudah tidak lagi diiklankan. Misalnya di Eropa. Mengapa di Indonesia masih diiklankan dan menggunakan anak-anak sebagai bintang iklan dan SKM dikonsumsi seperti layaknya susu. Ini harus diatur,” kata Agus Pambagio.

Menurutnya, pangan dengan kadar gula tinggi seperti minuman ringan dengan kadar gula tinggi atau susu kental manis mutlak harus diatur terpisah, termasuk pemberian label khusus. “Pangan seperti ini tidak boleh diiklankan dengan menggunakan model anak-anak atau diperuntukkan anak-anak,” ujarnya.

Agus juga menekankan, SKM bukan susu, tapi larutan gula rasa susu. Ini seperti salah satu permen kopi, rasanya manis rasa kopi. “Jadi jangan dibalik-balik penyebutannya,” tegas Agus.

Sebelumnya Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia atau YAICI telah mengadakan audensi di Kantor KPI Pusat, Selasa (17/10/2017).

Perwakilan dari YAICI menyampaikan maksud tujuan mereka melakukan audiensi dengan KPI Pusat yakni soal pemenuhan hak kesehatan anak dalam informasi yang tepat dalam rangka untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional tahun 2017 yang jatuh pada 12 November 2017 nanti.

Arif, salah satu perwakilan YAICI mengatakan, pihaknya memiliki kepentingan dalam perlindungan terhadap anak khususnya informasi mengenai pangan yang tidak benar. “Karena itu, pertemuan dan kesepakatan dengan KPI sangat penting untuk perlindungan anak di layar kaca. Kita ingin melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai informasi pangan yang sehat pada saat Hari Kesehatan Nasional nanti,” katanya.

Sementara itu, Komisioner KPI Pusat, Ubaidillah, yang ikut dalam pertemuan tersebut mengatakan, pihaknya akan melakukan tindakan koordinatif dengan pihak terkait seperti BPOM dan Kementerian Kesehatan jika ditemukan adanya informasi atau iklan soal pangan yang tidak jelas atau sumir. “Kami ada kerjasama dengan instansi tersebut terkait siaran atau iklan pangan dan obat,” katanya(**/KPI/sn01)

 

Pasukan Garuda Unifil 2017 Peringati Hari Pahlawan 10 November 2017 di Lebanon

(Pen Konga Unifil. Sabtu, 11 November 2017). Prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian dunia PBB Unifil 2017 Lebanon peringati Hari Pahlawan yang digelar di empat tempat sesuai sektor penugasan masing-masing Satuan Tugas (Satgas). Jumat (10/11/2017).

 

Satuan Tugas yang berada di Markas Unifil Naqoura diantaranya Satgas Force Head Quarter Support Unit (FHQSU), Force Protection Company (FPC), Military Community Outreach Unit (MCOU), Force Commander Civil Military Coordination (CIMIC) Unit, Hospital Level II dan Staff Officer FC melaksanakan Upacara di Sudirman Camp Unifil HQ, bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Komandan Kontingen Kolonel Inf Surya Wibawa S, berikut Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-J/Unifil melaksanakan Upacara di geladak Heli Usman Harun-359 Dermaga Beyrut, bertindak selaku Irup Komandan Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-J/Unifil Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, S.H, selanjutnya Satgas Indobatt XXIII-K/Unifil menggelar Upacara di UNP 7-1 Sector East, bertindak selaku Irup Dansatgas Indobatt Letkol Inf Letkol Inf Yudi Gumilar, S.Pd dan Satgas Military Police Unit (MPU) XXV-I/Unifil menggelar Upacara di UNP 7-3 Sector East, bertindak selaku Irup Wadan Sector East Kolonel Inf Pribadi Sujatmiko.

 

Upacara peringatan Hari Pahlawan ini untuk merenungkan peristiwa-peristiwa yang memiliki dampak terhadap perubahan yang ada di negeri saat ini, sebagai anak bangsa tidak lupa dengan apa yang dilakukan oleh para pendahulu, sehingga menumbuhkan rasa memiliki nilai-nilai kepahlawanan dan semangat kebangsaan.

 

Dalam amanat  Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa yang dibacakan oleh Irup masing-masing Satgas bahwa Bung Karno pernah menegaskan, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa Pahlawan”. Setiap tanggal 10 November, kita seluruh Bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan, mengenang para pendahulu kita, pahlawan dan perintis kemerdekaan, para pendiri Republik Indonesia, mereka dengan segenap pemikiran, tindakan dan gerakan perjuangan kolektif yang mereka lakukan, sehingga saat ini kita semua bisa menikmati hidup di bumi Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, bangsa yang sederajat dengan bangsa lain, bangsa yang menyadari tugas sejarahnya untuk menjadikan kemerdekaan sebagai jembatan emas bagi terwujudnya Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

 

Para Pendiri bangsa mengabarkan pesan penting kepada kita. Pesan itu adalah bahwa setelah kemerdekaan diraih, maka tahapan selanjutnya, kita harus bersatu terlebih dahulu untuk bisa memasuki tahapan bernegara selanjutnya, yakni berdaulat, adil dan makmur. Oleh karena pesan fundamental itulah maka peringatan Hari  Pahlawan 10 November 2017 ini kita mengambil tema “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri”. Apabila  kita  mampu bersatu sebagai satu bangsa maka kita dapat maju bersama-sama dan mendistribusikan berkah kemerdekaan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

 

Hari Pahlawan yang kita peringati saat ini didasarkan pada peristiwa pertempuran terhebat dalam riwayat sejarah dekolonisasi dunia, yakni peristiwa “Pertempuran 10 November 1945” di Surabaya. Sebuah peristiwa yang memperlihatkan kepada dunia internasional, betapa segenap Rakyat Indonesia dari berbagai ras, suku, agama, budaya dan berbagai bentuk partikularisme golongan bersama-sama melebur menjadi satu untuk berikrar, bergerak dan   menyerahkan hidupnya, jiwa raganya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

 

Diakhir amanatnya Menteri Sosial RI mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus berjuang, bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat maupun pahlawan bagi negeri ini. Selamat Hari Pahlawan Tahun 2017. (Badar/Puspen TNI)

Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017 di Markas Indobatt-03 Sudan

(Darfur-Sudan.  Sabtu, 11 November 2017).  Komandan Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt) 03 Letkol Inf Syamsul Alam, S.E., bertindak selaku Inspektur Upacara, membacakan amanat Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November tahun 2017 dilapangan apel Markas Indobatt-03, El Geneina, Sudan, Afrika, Jum’at. (10/11/2017).

 

Dalam amanat tertulis Menteri Sosial yang dibacakan oleh Komandan Satgas Konga XXXV-C/Unamid Letkol Inf Syamsul Alam, S.E., mengajak untuk mengenang para pendahulu, pahlawan, perintis kemerdekaan dan pendiri Republik Indonesia, karena mereka dengan segenap pemikiran, tindakan dan gerakan perjuangan kolektif yang mereka lakukan hingga saat ini kita semua bisa menikmati hidup sebagai bangsa yang merdeka.

 

Dengan tema “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri” tersebut dimaksudkan bahwa setelah kemerdekaan diraih, maka berikutya adalah bangsa Indonesia harus bersatu untuk memasuki tahapan bernegara yakni berdaulat, adil, dan makmur. Tanpa pengorbanan dan perjuangan para pahlawan dan perintis kemerdekaan, tidak akan ada gagasan besar untuk mendirikan sebuah negara yang bernama Republik Indonesia.

 

Lebih lanjut dikatakan bahwa pada saat ini adalah saatnya bangsa Indonesia menuntaskan perjuangan para pahlawan untuk membangun bangsa dengan sikap mental positif dan konstruktif, agar Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka, maju, berdaulat dan terbuka, hanya dengan revolusi mental yang positif, optimis dan sadar kita dapat menyelami tantangan dan persoalan yang kita  hadapi bersama dengan semangat persatuan didalam kesetaraan seluruh anak bangsa tanpa diskriminasi.

 

Saat ini harapan akan masa depan yang lebih baik tersebut telah ditambatkan oleh pemerintahan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dan Wakil Presiden RI H.M. Yusuf Kalla melalui sebuah visi transformatif yang mengarahkan dan menghimpun gerak seluruh elemen Republik Indonesia yakni terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.

 

Di akhir amanatnya Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus berjuang, bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat maupun bagi negeri ini.

 

Dalam upacara tersebut juga dibacakan pesan-pesan para pahlawan nasional, diantaranya Bung Tomo “Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain merah dan putih, maka selama itu kita tidak akan mau menyerah kepada siapapun juga”.  Gubernur Suryo “Berulang-ulang telah kita katakan, bahwa sikap kita ialah lebih baik hancur daripada di jajah kembali”.

 

Soekarno “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa Pahlawannya” dan “perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri”.  Mohammad Hatta “Jatuh bangunnya negara ini, sangat tergantung dari bangsa ini sendiri, makin pudar persatuan dan kepedulian, Indonesia hanyalah sekedar nama dan gambar seuntaian pulau di peta”. Jangan mengharapkan bangsa lain respek terhadap bangsa ini, bila kita sendiri gemar memperdaya sesama saudara sebangsa, merusak dan mencuri kekayaan Ibu Pertiwi”.

 

Usai upacara tersebut dilaksanakan kegiatan foto dan video, bersama seluruh perwira dan prajurit Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid dengan tema “Selamat Hari Pahlawan, Kobarkan Semangat Perjuangan Didadamu, Jadilah Pahlawan Pengisi Kemerdekaan, Not For Us But For Our Nation…Garuda”. (Badar/Puspen TNI)

Agus Pambagio: Susu Kental Manis Hanya Larutan Gula Rasa Susu

Aksi Teatrikal Kampanyekan Bahaya Susu Kental Manis untuk Anak oleh DKR di acara CFR Minggu (30/7/2017)

Jakarta, Sumbawanews.com.- Polemik Susu Kental Manis (SKM) yang diiklan sebagai susu mendapat tanggapan keras dari Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio. Menurut Agus SKM bukan susu tapi larutan gula rasa susu.

“SKM bukan susu tapi larutan gula rasa susu,” ujar Agus saat dihubungi Sabtu (11/11) pagi.

Dijelaskan dibanyak negara SKM sudah tidak lagi diklankan, misalnya di Eropa. Mengapa di Indonesia masih di iklankan dan menggunakan anaka-anak sebagai bintang iklannya dan SKM di konsumsi seperti layaknya susu, “ini harus diatur,” terangnya seraya menegaskan pengaturan bukan pelarangan.

Lebih lanjut Agus menjelaskan untk pangan yang mempunyai dampak merugikan kesehatan manusia khususnya anak-anak dalam jangka panjang sebaiknya harus ada pengaturan khusus untuk promosi atau iklan yang ketat, tidak bisa menggunakan regulasi yang diperuntukan bagi pangan pada umumnya.

“Contohnya pangan dengan kadar gula tinggi seperti minuman ringan dengan kadar gula tinggi atau susu kental manis mutlak harus diatur terpisah termasuk pemberian label khusus. Pangan seperti ini tidak boleh diiklankan dengan menggunakan model anak-anak atau diperuntukan untuk anak anak,” tutup Agus.

Sebelumnya menurut dr. Rahmat Sentika, Sp.A, MARS, dokter spesialis anak RS Premier Bintaro gizi buruk tidak hanya karena kemiskinan, tetapi kurangnya informasi “Gizi buruk tidak hanya karena kemiskinan, tapi karena ibu tidak tahu. Yang harusnya anak diberi ASI, tapi malah dikasih susu kental manis,” jelasnya.

Seperti diketahui SKM yang beredar saat ini mengandung gula / glukosa hingga 90%, sedangkan kandungan susunya hanya berkisar 5-10%.(sn01)

Panglima TNI Hadiri Penyematan Nama Pesawat Nurtanio

sumbawanews.com,- Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bersama Kepala Staf Angkatan menghadiri acara penyematan nama Nurtanio untuk pesawat transport nasional N-219, karya anak bangsa oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (10/11/2017).

 

Nurtanio Pringgoadisuryo merupakan Laksamana Muda (Anumerta) yang gugur dalam misi uji coba penerbangan. Beliau adalah sosok pembuat pesawat pertama all metal dan fighter Indonesia bernama Sikumbang.

 

Nurtanio adalah pahlawan bangsa yang tanpa pamrih dan seluruh hidupnya didarmabaktikan untuk kedirgantaraan Indonesia. Pesawat N-219 merupakan hasil karya putra-putri Indonesia yang diimpikan Nurtanio dan akan dilanjutkan ke generasi-generasi berikutnya.

Pembuatan pesawat ini kerja sama PT. Dirgantara Indonesia (DI) dengan Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan). Pesawat ini melakukan uji terbang perdana beberapa waktu lalu di Landasan Pacu Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.

 

N-219 ini mampu terbang dan mendarat di landasan pendek sehingga mudah beroperasi di daerah terpencil.  Dalam aplikasinya, pesawat ini diharapkan menjadi penyambung tol laut yang berorientasi pada pengangkutan logistik dan penumpang bagi daerah pedalaman, guna mengurangi biaya yang mengakibatkan harga komoditas yang tinggi di daerah pedalaman. (Ahmad/Puspen TNI)

Mabes TNI Selenggarakan Upacara Hari Pahlawan

(Puspen TNI).  Markas Besar (Mabes) TNI menyelenggarakan upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November tahun 2017, dengan Inspektur Upacara Asisten Logistik Panglima TNI  Laksda TNI Ir. Bambang Nariyono, M.M., bertempat di Lapangan Apel B-3 Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (10/11/2017).

 

Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November tahun 2017 yang diikuti oleh seluruh Perwira Tinggi dan Prajurit serta Aparat Sipil Negara (ASN) TNI, mengambil tema Perkokoh Persatuan Membangun Negeri yang mengandung makna bahwa setelah kemerdekaan diraih, maka tahapan selanjutnya harus bersatu untuk memasuki tahapan negara yang berdaulat adil dan makmur, sehingga berkah kemerdekaan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

 

Api semangat perjuangan Pahlawan harus terus dinyalakan agar Republik Indonesia tetap berdiri tegak, menjadi besar dan terus memberi sumbangan penting sebagai bagian dari persaudaraan umat manusia di dunia.

 

Dalam upacara tersebut dibacakan pula pesan-pesan dari para pahlawan, diantaranya Panglima Besar Sudirman “tempat saya yang terbaik adalah di tengah-tengah anak buah. Saya akan meneruskan perjuangan met of zonder pemerintah, TNI akan berjuang terus,”. (Badar/Puspen TNI)

Panglima TNI Ziarah Nasional Hari Pahlawan di Kalibata

(Puspen TNI).   Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo melaksanakan Ziarah Nasional dalam rangka Hari Pahlawan yang dipimpin oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, bertempat di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (10/11/2017).

 

Menjawab pertanyaan wartawan tentang Hari Pahlawan, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa para Pahlawan Bangsa berjuang untuk merebut kemerdekaan Indonesia dari penjajah. “Para Pahlawan dahulu berjuang bersama, tidak pernah melihat asal usul, baik agama, suku maupun warna kulit. Itu yang perlu di contoh sekarang,” ucapnya.

 

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengajak generasi penerus bangsa yang menikmati kemerdekaan dari jasa para pahlawan untuk bersama-sama berjuang mengisi kemerdekaan demi anak dan cucu kita.

 

Terkait penyanderaan warga sipil di Kampung Kimbely dan Kampung Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa TNI dan Kepolisian bekerjasama dalam menangani penyanderaan warga sipil dengan menempuh cara persuasif dan negosiasi. “Bagaimanapun juga rakyat harus kita lindungi,” tegasnya. (Badar/Puspen TNI)

Force Commander Unifil Berkesan Kunjungi Satgas MTF TNI di KRI Usman Harun

sumbawanews.com,- Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) yang mengawaki KRI Usman Harun-359 saat menjadi MIO Commander mendapat kunjungan kehormatan dari Force Commander Unifil Major General Micheal Beary dan Maritime Task Force Commander (MTF Commander) Rear Admiral Sergio Fernando De Amaral Chaves Jr. di pantai Naqoura, Lebanon, Kamis (9/11/2017).

 

Rombongan Force Commander dan MTF Commander dijemput dengan menggunakan RIHB milik KRI Usman Harun-359 menuju KRI berjarak 2 mil dari garis pantai Naqoura, Lebanon.

 

Komandan KRI Usman Harun-359 yang sekaligus Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, S.H. menyambut langsung Force Commander Unifil dan MTF Commanderon board di KRI Usman Harun-359.

Selama Force Commander dan MTF Commander on board di KRI Usman Harun-359, Komandan Satgas MTF TNI beserta personel Satgas menjelaskan peralatan-peralatan dan persenjataan KRI Usman Harun-359. Selanjutnya melaksanakan ship tour ke anjungan, PIT, lounge room dan MCSR.

 

Presentasi peralatan-peralatan dan persenjataan yang dijelaskan oleh Perwira KRI Usman Harun-359 saat ship tour membuat kesan yang luar biasa bagi Force Commander dan MTF Commander. Kemudian saat ramah tamah di lounge Room Perwira KRI Usman Harun-359, Force Commander dan MTF Commander mencicipi makanan khas Indonesia seperti pukis, klepon, bakwan, bika ambon dan wingko. Pada saat yang sama, Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil juga menyerahkan cendramata kepada Force Commander dan MTF Commander.

 

Usai ship tour dan ramah tamah di lounge, Force Commander Major General Micheal Beary mengatakan kepada personel Satgas MTF TNI Konga XXVIII–J/Unifil di geladak heli, pada kunjungannya ke KRI Usman Harun-359 merupakan pengalaman yang mengesankan bagi, karena KRI Usman Harun-359 memiliki kecanggihan senjata yang tinggi dan memiliki kemampuan kru yang handal dan professional. “Saya yakin Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil 2017 dapat melaksanakan  tugas pokok sebagai penjaga pedamaian dengan baik,” ucapnya.

 

Seusai memberi pengarahan, Force Commander dan MTF Commander berkenan melaksanakan foto bersama kru di geladak heli KRI Usman Harun-359 sebagai penutup kunjungannya. (Ahmad/Puspen TNI)

Panglima TNI : Bebaskan Warga Sipil Dengan Persuasif Melalui Negosiasi

sumbawanews.com,- Dalam menangani masalah penyanderaan warga sipil di Kampung Kimbely dan Kampung Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, TNI akan melakukannya dengan cara persuasif melalui negosiasi sehingga jangan sampai ada korban.
 
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dihadapan awak media usai memberikan pengarahan kepada peserta Seminar Sehari Kerjasama TNI dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI),  di Aula Gatot Soebroto Denma Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/11/2017).
 
“Saat ini TNI sedang melaksanakan pengamatan dan pengintaian, karena yang disandera oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) adalah masyarakat umum, maka penanganannya harus teridentifikasi dengan jelas,” ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
 
Lebih lanjut Panglima TNI menuturkan bahwa dalam pelaksanaannya akan dilakukan dengan cara soft dan negosiasi serta himbauan untuk membebaskan warga sipil yang disandera oleh Organisasi Papua Merdeka, bagaimanapun juga rakyat harus kita lindungi. “Kita juga menyiapkan cara-cara yang hard dan harus dilakukan dengan sangat teliti,” katanya.
 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa Pangdam XII/Cenderawasih telah melaporkan peristiwa penyanderaan oleh OPM terhadap warga sipil. “Saat ini TNI telah bekerja sama dengan Kepolisian dan membentuk tim gabungan dalam menangani masalah tersebut,” tuturnya. (Ahmad/Puspen TNI)

Panglima TNI : IDI Miliki Peran Strategis Wujudkan Ketahanan Kesehatan Nasional

sumbawanews.com,- Letak Indonesia yang sangat strategis membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia, namun disisi lain juga menjadi ancaman bagi penyebaran penyakit menular global. Dalam menghadapi perspektif ancaman ini, IDI memiliki peran sangat strategis dalam mewujudkan Ketahanan Kesehatan Nasional.

 

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat menjadi Keynote Speaker sekaligus membuka Seminar Sehari Ketahanan Kesehatan Global Dalam Perspektif Pertahanan Negara yang diikuti oleh 400 dokter TNI dan Sipil,  bertempat di Aula Gatot Soebroto Denma Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/11/2017).

 

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Ketahanan Nasional menyangkut berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga aktualisasinya butuh kerjasama dan sinergitas lintas sektoral. Saat ini,  ancaman global yang menimpa negara-negara di dunia termasuk Indonesia  yang sering dikenal sebagai proxy war salah satunya menggunakan aspek kesehatan sebagai media untuk menghancurkan suatu negara melalui biocrime, bio warfare dan bioterorism.

 

Panglima TNI menuturkan untuk menghadapi berbagai ancaman khususnya bidang kesehatan, bahwa disetiap daerah ada aparat Babinsa sebagai ujung tombak TNI yang bertugas melakukan deteksi dini, cegah dini, temu cepat dan lapor cepat. Namun laporan hasil deteksi dini dari Babinsa perlu segera diambil langkah yang tepat yaitu bekerja sama dengan dokter dan tenaga kesehatan setempat. “Peran dokter menjadi agen pertahanan terdepan dalam melawan ancaman perang biologi maupun bioterorism sangat dibutuhkan,” tuturnya.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa kesepakatan Global Health Security Agenda (GHSA) Ministerial Meeting di Belanda tahun 2016 menghasilkan keputusan bahwa negara yang tidak serius menangani pendemik alami maupun buatan akan diberikan sanksi. Sanksi yang diberikan secara bertingkat dimulai dari Travel Advisory dan selanjutnya Travel Warming dan Travel Ban (tidak ada keluar masuk turis dan ekspor impor). Pada tahapan Travel Ban merupakan bentuk Embargo terselubung yang berdampak pada ketahanan nasional. “Kita harus mewaspadai hal ini,” tegasnya

 

Menjawab pertanyaan awak media terkait temuan 16 juta bibit beras China yang merusak bibit padi di Indonesia, Panglima TNI menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian sedang melakukan penelitian dan hasilnya perlu disosialisasikan. “Jangan sampai meningkat pada hal-hal terorisme, untuk itu perlu kerjasama yang baik antara TNI dengan instansi terkait,” ucapya.

 

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerangkan akan penting adanya crisis center pada tingkat nasional yang terdiri dari multi instansi seperti Dinas Perhubungan, Kepolisian, Imigrasi, Dinas Kesehatan dan TNI. “Dengan adanya crisis center diharapkan apabila terjadi hal-hal yang berbahaya pada suatu daerah maka dapat diambil langkah tegas dan tepat serta segera diinformasikan pada masyarakat untuk tidak mendekati tempat tersebut,” ujarnya.

 

Seminar Nasional dengan tema “Ketahanan Kesehatan Global Dalam Perspektif Pertahanan Negara” yang diselenggarakan oleh TNI bekerjasama dengan IDI ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh dokter peserta seminar baik TNI maupun dari institusi lainnya akan pentingnya program Global Health Security.

 

Pada kesempatan tersebut Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Prof. Dr. Ilham Oetama Marsis, Sp.OG menyatakan bahwa sebagai komunitas intelektual kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia mempunyai tanggung jawab sosial (Professional Social Responsibility) untuk memajukan kesehatan Indonesia, sebagaimana perannya sebagai pelaksana pelayanan kesehatan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

 

Pada kesempatan itu juga dilakukan penyematan PIN Agen Pertahanan kepada seluruh peserta seminar sebagai bentuk komitmen dalam menjaga negara dari ancaman kesehatan global. Dari kegiatan seminar ini diharapkan akan ditindaklanjuti dengan kegiatan-kegiatan lain yang diselenggarakan di seluruh Indonesia untuk mempercepat penyebaran informasi program serta membangun jejaring pertahanan kesehatan global. (Ahmad/Puspen TNI)

Berita Terkini

Ratusan Warga Ciputat Pawai Obor Sambut 1 Muharram

Sumbawanews.com,- Ratusan warga Ciputat Timur, Tangerang Selatan, memenuhi jalanan dalam pawai obor yang khidmat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Dengan cahaya...

Gibran Sampaikan Aspirasi Mahasiswa ke Presiden Prabowo

Sumbawanews.com,- Jakarta – Usai menerima audiensi perwakilan mahasiswa dari Universitas Bung Karno, Universitas MH Thamrin, dan Universitas Terbuka di Istana Wakil Presiden, Wakil Presiden...

Tito Dorong Perluasan Bedah Rumah Lewat APBD DKI

Sumbawanews.com,- Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meninjau langsung pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di...

BEM UBK Terima Mediasi, Tuntut Jawaban dalam 5 Hari

Sumbawanews.com,- Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) memenuhi undangan mediasi tertutup dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden,...

Prabowo dan Qatar Perkuat Kemitraan Strategis

Sumbawanews.com,- Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Qatar, Sultan bin Saad Al-Muraikhi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6). Pertemuan...

Berita Utama